Wawan Wibisono
Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Tari Jathilan: Dari Tradisi Budaya hingga Ajang Mencari Uang di Perempatan Lampu Merah Wawan Wibisono
Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/soshumdik.v2i1.910

Abstract

Tari Jathilan, sebuah seni tradisional Jawa yang memiliki makna budaya dan digunakan dalam upacara adat, telah mengalami transformasi yang signifikan di era modern. Pengaruh modernisasi dan perubahan ekonomi telah mengubah tari Jathilan menjadi ajang mencari uang di perempatan lampu merah. Fenomena ini mendorong perdebatan tentang dampaknya terhadap martabat budaya dan nilai-nilai tradisional. Beberapa mengkhawatirkan penurunan martabat budaya dan perubahan persepsi masyarakat terhadap tari Jathilan, sementara yang lain melihat potensi pemberdayaan budaya melalui transformasi ini. Dalam konteks sosial, ekonomi, dan budaya yang terus berubah, pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mendorong transformasi ini dan dampaknya terhadap budaya lokal menjadi penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor pendorong transformasi tari Jathilan menjadi ajang mencari uang serta mengkaji implikasi sosial, budaya, dan ekonomi dari transformasi ini. Dengan menggali pemahaman tentang transformasi tari Jathilan, penelitian ini berkontribusi dalam pelestarian budaya dan pemberdayaan seni tradisional di masa depan.
Students’ Perceptions on the Use of Lecture and Presentation Method in an Online Learning Diah Ayu Mawarti; Novita Al Ihyak Dieni; Wawan Wibisono
Acitya: Journal of Teaching and Education Vol. 6 No. 1 (2024): ACITYA Journal of Teaching and Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30650/ajte.v6i1.3684

Abstract

The use of lecture and group presentation method in the Islamic Religious Education (PAI) course in online learning at 17 Agustus 1945 Semarang University (Untag Semarang) in the first semester of academic year 2021-2022 has an impact on the students’ acceptance. It is studied using qualitative approach. From the result of interview which was then associated with the result of observations during the teaching and learning process and then compared it with the result of the questionnaire, it can be seen that the application of the lecture method through the explanation of the material from the lecturer make students easier to understand the material than having to learn themselves. 79.8% of students like the lecture method and only 52.9% of students choose group presentation method. They also do not understand the explanation of online group presentations from other students. Judging from 41.3% of students, the reason is because they cannot discuss the material face to face.
Penguatan Manajemen Bisnis untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Gerai Puan Hayati Diah Ayu Mawarti; Wawan Wibisono; Sony Junaedi; Andhika Nanda Perdhana
Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/perigel.v5i2.3773

Abstract

This article discusses the strengthening of business management at Gerai Puan Hayati, an MSME in Central Java, through participatory mentoring. The partner faced problems including disorganised financial records, ad-hoc business planning, inconsistent branding, and limited use of digital media for promotion and market expansion. The programme was carried out through observation, interviews, focus group discussions, training, guided practice, and mentoring. The materials covered bookkeeping, cash flow management, business strategy, service enhancement, digital marketing, and mapping local cultural values as product strengths. Evaluation was conducted qualitatively by comparing the partner’s condition before and after the activities, supported by field notes and reflection. The results showed improved business administration, better understanding of cost and revenue separation, more planned use of digital media, and confidence in developing product innovation and marketing networks. This initiative also strengthened women’s participation, motivation, and awareness that local culture can serve as a sustainable competitive resource for MSMEs.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Keterampilan Pemecahan Masalah Murid Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Dan BudiPekerti Di SMP Negeri 1 Andam Dewi Jeprianto Butarbutar; Wawan Wibisono
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 2 No. 4 (2026): MURADIK : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v2i4.546

Abstract

Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti mempelajari keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang merupakan warisan budaya dan kearifan lokal bangsa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan besaran peningkatan keterampilan pemecahan masalah murid sebelum dan setelah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning pada mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Pre-eksperimental jenis one group pre-test and post-test design dengan melibatkan 15 murid penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa di SMP Negeri 1 Andam Dewi yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan kuesioner, dengan keterampilan pemecahan masalah diukur berdasarkan indikator keterampilan pemecahan masalah, meliputi: memahami masalah, merencanakan strategi, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali hasil. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretest 32,60 meningkat menjadi 73,93 pada posttest. Uji Paired Sample T-Test membuktikan peningkatan ini signifikan (t = -16,973; p = 0,000), dengan besaran pengaruh sangat besar (nilai d_rm = 3,576) dan besaran peningkatan kategori sedang (N-Gain = 0,6202) secara keseluruhan menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning memiliki pengaruh signifikan yang besar dengan peningkatan yang merata pada keempat indikator keterampilan pemecahan masalah tanpa satu pun murid berada pada kategori rendah. Penerapanan model pembelajaran Problem Based Learning dapat diterapkan secara efektif untuk mengembangkan keterampilan pemecahan masalah dan menjadi alternatif model pembelajaran yang relevan pada mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti di SMP Negeri 1 Andam Dewi.
Efektivitas Model Pembelajaran Jigsaw Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Murid Pada Mata Pelajaran  Pendidikan Kepercayaan TerhadapTuhan Yang  Maha Esa Dan Budi Pekerti Di SMP Negeri 1 Andam Dewi Lukman Sihombing; Wawan Wibisono
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 2 No. 4 (2026): MURADIK : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v2i4.547

Abstract

Pendidikan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti merupakan mata pelajaran yang berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai spiritual, moral, dan akhlak mulia pada murid. Akan tetapi, berdasarkan observasi yang dilakukan di SMP Negeri 1 Andam Dewi, proses pembelajaran pada mata pelajaran ini masih cenderung bersifat teacher centered (berpusat pada pendidik), sehingga hasil belajar yang dicapai tidak maksimal. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan model pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif. Salah satu alternatif yang potensial adalah model pembelajaran jigsaw, yang telah terbukti meningkatkan pemahaman materi dan keterampilan sosial murid dalam berbagai konteks, termasuk pendidikan karakter dan agama. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas model pembelajaran jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar murid pada mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti di SMP Negeri 1 Andam Dewi dengan jumlah sample 15 orang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu One Group Pretest–Posttest. Data dikumpulkan melalui tes sebelum dan setelah penerapan model jigsaw, lalu dianalisis secara statistik menggunakan uji t-pasangan dan analisis gain. Hasil dan kesimpulan  pada penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran jigsaw efektif dalam meningkatkan hasil belajar murid dengan nilai signifikansi 0.00 < 0.05 dan nilai N-Gain persen berada pada angka 78.6% dengan kategori efektif. Nilai tersebut dapat dibuktikan dengan perbandingan hasil pretest dan posttest yang menunjukkan peningkatan yang signifikan setelah melakukan penerapan model pembelajaran jigsaw.