Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FORMULASI DAN EVALUASI FISIK MASKER GEL PEEL OFF EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus Polyrhizus) Nofriyanti - Nofriyanti; wira noviana suhery; nesa agistia; wildan khairi muhtadi
Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia Vol. 11 No. 2 (2022): JPFI
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Jl. Kamboja Simpang Baru-Panam, Pekanbaru, Riau 28293 Telp. (0761) 588006, Fax. (0761) 588007 e-mail: editor-jpfi@stifar-riau.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51887/jpfi.v11i2.1741

Abstract

Kulit adalah organ penting dari tubuh kita, umumnya wanita menginginkan kulit yang bersih dan cerah terutama pada kulit wajah, salah satu sediaan kosmetik untuk menjaga kebersihan dan perawatan kulit wajah adalah masker wajah. Jenis masker wajah yang praktis digunakan yaitu masker gel yang setelah kering dapat langsung dikelupas atau biasa dikenal dengan sebutan masker gel peel off. Masker gel peel off merupakan masker gel yang mudah dalam penggunaannya, setelah kering masker dapat langsung dilepas dan menghilangkan sisa-sisa kotoran yang menempel pada permukaan kulit wajah. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi sediaan masker gel peel off dengan variasi konsentrasi F1 (3%), F2 (5%) dan F3 (7%), yang memiliki stabilitas fisik yang baik dari ekstrak kulit buah naga merah, serta menegetahui variasi konsentrasi zat aktif manakah yang lebih baik. Dari hasil yang didapatkan selama empat minggu penyimpanan didapatkan F1, F2, dan F3 homogen pada minggu pertama dan kedua penyimpanan, namun pada minggu ketiga sampai keempat penyimpanan sediaan tidak homogen lagi karena membentuk dua bagian yaitu air dan basis, pemeriksaan pH pada sediaan menunjukan bahwa pH masker gel selama empat minggu penyimpanan menunjukan penurunan pH yaitu basis dengan rentang 6,48-5,38, F1 dengan rentang 5,22-4,71, F2 dengan rentang 5,19-4,91, dan F3 dengan rentang 5,06-4,79 tetapi masih dalam range pH kulit yaitu 4,5-6,5. Untuk daya sebar dan waktu mengering tidak masuk dalam syarat masing-masing evaluasi karena sediaan tidak homogen selama penyimpanan empat minggu.
Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Serum Spray Gel Minyak Rosemary (Rosmarinus officinalis L.) Nesa Agistia; Nofriyanti Nofriyanti; Suci Nurhafizah
Jurnal Farmasi Indonesia Vol 21 No 2 (2024): Jurnal Farmasi Indonesia
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31001/jfi.v21i2.2079

Abstract

Free radicals can trigger premature aging which can affect the skin structure. Therefore, we need antioxidants that can stabilize reactive free radicals so that they inhibit the free radical oxidation process. One of the plants that can be used as an antioxidant is rosemary (Rosmarinus officinalis L.) in the form of essential oil which contains compounds 1,8-cineole, α-pinene and β-pinene. This study aims to produce a topical preparation of rosemary oil in the form of a serum spray gel and has antioxidant activity. The concentrations of rosemary oil used at F1, F2, F3 and F4 were 0%, 5%, 10%, and 15%, respectively. Evaluation of rosemary oil serum spray gel formulation which includes organoleptic, pH, homogeneity, stickiness, viscosity, stability and spraying pattern. The evaluation results meet the requirements. The conclusion of this study is that rosemary oil serum gel spray preparation is physically stable and the best antioxidant activity is F4 with a rosemary oil concentration of 15% and an IC50 value of 152.6274 µg/mL.
OPTIMASI DAN UJI AKTIFITAS ANTIOKSIDAN FORMULA TONER MINYAK DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L.) Nesa Agistia; Benni Iskandar; Nofriyanti Nofriyanti
Journal of Pharmascience Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v13i1.23886

Abstract

Exposure to free radicals can damage the skin. Green betel leaf oil, which has antioxidant activity, can be formulated into a toner. This study aimed to determine the optimal toner formula and  to evaluate its antioxidant activity. Optimization was performed using a factorial design with two factors: Tween 80 and PEG 400 concentrations. The optimum formula, determined with Design Expert 13, consisted of 10% Tween 80 and 5% PEG 400, with a predicted pH of 5.66 and 99% transmittance. Validation using a One-Sample T-Test showed no significant difference (p > 0.05) between the predicted and actual results. The optimized toner had a pH of 5.69, a transmittance of 99.2%, a particle size of 12.2 nm, and very strong antioxidant activity (IC50 = 43.29 µg/mL). In this research, an optimum toner formula was obtained which has good physical properties and very strong antioxidant activity.Â