Linda Handayani Sukaemi
Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Potensi Pedesaan DIY Melalui Pelatihan Pembuatan Paket Wisata Budaya Upacara Wiwitan Lusia Marliana Nurani; Bagas Dwipantara Putra; Linda Handayani Sukaemi; Puthut Ardianto
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2022): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v6i6.11993

Abstract

Since the outbreak of Covid-19 pandemic, the Special Region of Yogyakarta (henceforth DIY) had experienced a dramatic economic downturn particularly in the tourism industry. The worst effect was faced by those who earned their living, either direct or indirect income, from tourism activities. In response to this issue, this community service program was conducted to contribute to the recovery of tourism by fostering the potency of villages in DIY as tourism villages using Wiwitan ceremony as a tourist attraction. Wiwitan is a rice harvest ritual which is an expression of gratitude because the time to harvest crop finally comes. Gratitude is also everyone’s feeling when the height of global pandemic finally is already over and people are eager to welcome the new normal. Therefore, Wiwitan is worth to be highlighted as the main tourist attraction because of its universal philosophy. To achieve the goal, a training program was carried out and used four approaches, namely lecture, discussion, hands-on practice, and simulation. The results of this activity was to open the eyes that Wiwitan can become an interesting tourist attraction. Keywords: tourism villages, package tour, Wiwitan ceremony Abstrak. Sejak pandemi Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami penurunan perekonomian yang tajam karena terganggunya sektor pariwisata. Dampak paling signifikan dirasakan oleh para pelaku pariwisata dan masyarakat yang memperoleh pendapatan secara langsung dan tidak langsung dari aktivitas pariwisata. Dengan mempertimbangkan masalah tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu pemulihan kembali sektor pariwisata di propinsi DIY melalui pengembangan potensi kawasan pedesaan di DIY sebagai desa wisata budaya khususnya melalui upacara Wiwitan. Upacara yang dilakukan sebelum panen padi ini melambangkan rasa syukur karena panen tiba. Rasa syukur ini juga dirasakan umat manusia karena puncak pandemi terlewati dan mulai menyongsong fase normalisasi. Maka Wiwitan layak dijadikan atraksi wisata utama karena maknanya yang universal bagi umat manusia. Kegiatan ini menggunakan metode pelatihan dengan pendekatan ceramah, diskusi, praktik langsung, dan simulasi. Hasil dari kegiatan ini adalah terbangunnya kesadaran peserta bahwa upacara Wiwitan dapat menjadi daya tarik wisata.
PELATIHAN JURNALISME WARGA DAN MANAJEMEN KONTEN UNTUK MENINGKATKAN PUBLISITAS MEDIA SOSIAL DESA ADOBALA Linda Handayani Sukaemi; Tri Sulistyaningtyas; Yani Suryani; Harifa Ali Albar Siregar; Sira Kamila
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.7944

Abstract

In the era of information technology, publicity has become an important component in assessing the progress of a village. Increasing the publicity of a village is not only the responsibility of the village public relations officer but also the residents who live in the village. Adobala Village, Kelubagolit Sub-district, East Flores Regency, East Nusa Tenggara, has a public relations officer who is actively promoting the village. The village already has adequate publication channels. However, local residents still need digital literacy to improve the publicity of the village from the residents' perspective. Therefore, citizen journalism training is very effective in improving the publicity of the village through the village's social media channels and social media of the community that is active in village activities. Based on the results of the study, digital literacy regarding citizen journalism and content management in Adobala Village, has increased the literacy of residents and village public relations officers regarding the creation of village content. This increase in literacy can be seen from the increased publicity of Adobala Village through the improved quality of content and number of views on the @adobaladesa social media account on Instagram. There is a variety of artificial intelligence (AI)-based video content, national holiday content, and local cultural content that increases views on social media @adobaladesa. ABSTRAK Pada era teknologi informasi publisitas menjadi komponen yang penting dalam penilaian kemajuan sebuah desa. Peningkatan publisitas desa tidak hanya menjadi tanggung jawab humas desa tetapi juga para warga. Desa Adobala, Kecamatan Kelubagolit, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur memiliki media sosial dengan publisitas yang masih terbatas. Desa sudah memiliki kanal-kanal publikasi tetapi konten yang disajikan masih sangat formal dan tidak beragam. Warga sekitar masih memerlukan literasi digital untuk meningkatkan publisitas desa dari perspektif warga. Oleh sebab itu, pelatihan jurnalisme warga dan manajemen konten dibutuhkan untuk meningkatkan keragaman jenis dan variasi konten. Berdasarkan hasil penelitian, literasi digital mengenai jurnalisme warga dan manajemen konten di Desa Adobala memberikan peningkatan literasi pada warga dan humas desa mengenai pembuatan konten desa. Peningkatan literasi ini terbukti melalui peningkatan publisitas Desa Adobala melalui peningkatan kualitas konten dan jumlah views pada media sosial @adobaladesa di Instagram. Terdapat variasi konten video berbasis artificial intelligence (AI), konten peringatan hari besar nasional, dan konten budaya lokal yang meningkatkan views di media sosial @adobaladesa.