Hamna Vonny Lasanudin
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Hiperkolesterolemia Pada Lansia Di Desa Mongolato Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo Rara Aeshverni F. Gani; Hamna Vonny Lasanudin; Ibrahim Paneo
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.918

Abstract

Kolestrol adalah komponen lemak darah, yang tidak dibutuhkan dalam makanan, karena dalam jumlah khusus telah disintesis oleh tubuh. Kadar kolestrol tinggi (Hiperkolesterolemia) dalam darah dapat menyebabkan penumpukan lemak yang membentuk plak pada pembuluh darah sehingga terjadi penyumbatan.Pola makan adalah suatu cara tertentu dalam mengatur jumlah  dan jenis asupan makanan dengan maksud untuk mempertahankan kesehatan, status gizi serta mencegah atau membantu proses penyembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kejadian hiperkolesterolemia pada lansia di Desa Mongolato Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan rancangan cross-sectional. Sampel yang di ambil purposive sampling atau random sampling sebanyak 30 sampling. Data dikumpulkan melalui kuisioner pola makan dan pemeriksaan hiperkolesterolemia dengan menggunakan alat easy touch gcu (3-in-1). Analisis data dilakukan secara univariate dan bivariate menggunakan uji chi square dengan tingkat signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar lansia memiliki pola makan dalam kategori buruk 24 (80,0%) dan hiperkolestrolemia juga sebagian besar dalam kategori buruk 24 (80, 0%). Hasil uji chi square menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian hiperkolesterolemia pada lansia (ρ Value = 0,000). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian hiperkolesterolemia pada lansia di desa Mongolato Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo. Semakin buruk pola makan lansia, maka semakin buruk pula hiperkolesterolemia yang di derita. 
Pengaruh Anger Management Terhadap Pengontrolan Rasa Marah Pada Pasien Dengan Resiko Perilaku Kekerasan Di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Hermawati Harun; Hamna Vonny Lasanudin; Inne Ariane Gobel; Nur Uyuun I Biahimo
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v9i1.524

Abstract

Emotional instability in schizophrenia sufferers often triggers the risk of violent behavior (VBD). The phenomenon at Limboto Community Health Center indicates that VBD occurs due to poor anger management in patients, which puts them at risk of harm to themselves and those around them. The purpose of this study was to determine the effect of anger management on anger control in RPK patients in the Limboto Community Health Center work area. This research method was a quantitative quasi-experiment with a one-group pretest-posttest design approach. The sample consisted of 38 schizophrenia respondents with RPK who were taken using the Slovin formula through a purposive sampling technique. The data collection instrument used the Clinical Anger Scale (CAS) questionnaire which was analyzed using a parametric paired t-test. The results of the study, where before the intervention, the average score of respondents' anger control was 51.74 (moderate category). After being given anger management therapy, the average score of anger control decreased significantly to 31.50 (high category) with a decrease difference of 20.23. The paired t-test results showed a p-value of 0.000 (p < 0.05). The conclusion is that there is a significant effect of anger management intervention on improving anger control skills in patients with RPK at the Limboto Community Health Center. Community health center nurses can implement this intervention as part of independent or group nursing actions to consistently train patients' self-control skills, so that it is effective in minimizing aggressive behavior and reducing relapse rates.