Ibrahim Paneo
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KINERJA DENGAN TINGKAT PENDAPATAN PERAWAT HONORER DI RSUD TOTO KABILA Ibrahim Paneo; Firmawati Firmawati; Muhlis Tahir; Nofiyanto Nofiyanto
JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA Vol. 2 No. 2 (2020): Juli : Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jufdikes.v2i2.196

Abstract

Kinerja seseorang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti sistem perusahaan dalam hal ini pendapatan. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kinerja dengan tingkat pendapatan perawat honorer di RSUD Toto Kabila.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah perawat honorer di RSUD Toto Kabila yang berjumlah 87 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 87 orang perawat honorer terdapat 11 orang perawat honorer yang memiliki kinerja kurang dengan pendapatan yang sudah sesuai berjumlah 7 orang (64%) dan terdapat 76 orang perawat yang memiliki kinerja baik dengan pendapatan yang sudah sesuai. Hasil analisa chi square menunjukkan bahwa nilai chi square sebesar 8,129 dengan tingkat signifikan sebesar 0.004 yang lebih kecil dari ? = 0.05 artinya bahwa terdapat hubungan antara kinerja dengan tingkat pendapatan perawat honorer di RSUD Toto Kabila. Saran dari penelitian ini yakni bagi perawat honorer dapat meningkatkan kinerja yang sudah baik dan bagi manajemen RSUD Toto dapat memperhatikan kinerja perawat dan memberikan beban kerja yang sesuai dengan pendapatan yang diterimakan.
Pengaruh Pemberian Terapi Reminiscence Terhadap Penurunan Ansietas Pada Lansia Di Desa Satria Kecamatan Mootilango Kabupaten Gorontalo Rahma Wahyunensi Hamzah; Ibrahim Paneo; Andi Nur Aina Sudirman; Inne Ariane Gobel
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.476

Abstract

Ansietas merupakan gangguan psikologis yang umum terjadi pada lansia akibat perubahan fisik, sosial, dan emosional seiring bertambahnya usia. Salah satu intervensi non farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan tingkat ansietas adalah terapi reminiscence, yaitu terapi psikologis yang mengajak individu untuk mengingat kembali pengalaman hidup yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi reminiscence terhadap penurunan ansietas pada lansia di Desa Satria, Kecamatan Mootilango. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimental One Group Pretest-Posttest Design. Sampel terdiri dari 20 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Terapi diberikan dalam tiga sesi selama dua minggu, mencakup tahap kehidupan masa anak-anak, remaja, dan dewasa. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat ansietas setelah pemberian terapi reminiscence, dengan nilai p = 0,000 (p<0,05), sehingga hipotesis alternatif diterima. Hal ini membuktikan bahwa terapi reminiscence dapat secara efektif menurunkan ansietas pada lansia. Kesimpulannya, terapi reminiscence memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan ansietas dan dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif intervensi keperawatan non farmakologis yang efektif dalam meningkatkan kesehatan mental lansia.
Perbandingan Pemberian Konsumsi Madu terhadap Kualitas Tidur pada Lansia di Desa Pangkalaseang Nurfahmi Nurfahmi; Ibrahim Paneo; Inne Ariane Gobel
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.796

Abstract

Kualitas tidur adalah suatu keadaan tidur yang dialami seseorang individu bisa dapat menghasilkan kesegaran dan kebugaran saat terbangun, Kualitas tidur merupakan salah satu indikator penting dalam menentukan derajat kesehatan pada lansia, dimana lansia sering mengalami gangguan tidur seperti insomnia, sering terbangun di malam hari, serta tidak merasa segar saat bangun pagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pemberian konsumsi madu terhadap kualitas tidur pada lansia di Desa Pangkalaseang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment dengan rancangan Pretest-Posttest with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di Desa Pangkalaseang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling metode purposive sampling. Sampel dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi yang diberikan konsumsi madu dan kelompok kontrol tanpa intervensi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), dengan analisis data menggunakan uji Mann Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi memiliki Mean Rank sebesar 32,50 dan Sum of Ranks 715,00, sedangkan kelompok kontrol memiliki Mean Rank sebesar 12,50 dan Sum of Ranks 275,00, dengan nilai Z sebesar -5,961 dan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Kesimpulan penelitian ini adalah konsumsi madu lebih efektif dalam meningkatkan kualitas tidur lansia dibandingkan tanpa intervensi, sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif terapi non-farmakologis. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi alternatif terapi non-farmakologis dalam meningkatkan kualitas tidur pada lansia.
Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Hiperkolesterolemia Pada Lansia Di Desa Mongolato Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo Rara Aeshverni F. Gani; Hamna Vonny Lasanudin; Ibrahim Paneo
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.918

Abstract

Kolestrol adalah komponen lemak darah, yang tidak dibutuhkan dalam makanan, karena dalam jumlah khusus telah disintesis oleh tubuh. Kadar kolestrol tinggi (Hiperkolesterolemia) dalam darah dapat menyebabkan penumpukan lemak yang membentuk plak pada pembuluh darah sehingga terjadi penyumbatan.Pola makan adalah suatu cara tertentu dalam mengatur jumlah  dan jenis asupan makanan dengan maksud untuk mempertahankan kesehatan, status gizi serta mencegah atau membantu proses penyembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kejadian hiperkolesterolemia pada lansia di Desa Mongolato Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan rancangan cross-sectional. Sampel yang di ambil purposive sampling atau random sampling sebanyak 30 sampling. Data dikumpulkan melalui kuisioner pola makan dan pemeriksaan hiperkolesterolemia dengan menggunakan alat easy touch gcu (3-in-1). Analisis data dilakukan secara univariate dan bivariate menggunakan uji chi square dengan tingkat signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar lansia memiliki pola makan dalam kategori buruk 24 (80,0%) dan hiperkolestrolemia juga sebagian besar dalam kategori buruk 24 (80, 0%). Hasil uji chi square menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian hiperkolesterolemia pada lansia (ρ Value = 0,000). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian hiperkolesterolemia pada lansia di desa Mongolato Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo. Semakin buruk pola makan lansia, maka semakin buruk pula hiperkolesterolemia yang di derita.