Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peranan PT. Pertamina EP Prabumulih Field dalam Mendukung Danau Shuji Menjadi Desa Wisata di Kabupaten Muara Enim Hengky Rosadi; Erwin Hendra Putra; Emi Ulfianah; Almira Chairunnisa; Renny Maulidda; Nyayu Latifah Husni; Ade Silvia Handayan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6732

Abstract

Desa Lembak yang berada di Kabupaten Muara Enim, memiliki sektor wisata yang sangat potensial untuk dikembangkan. Maka pemerintah Kabupaten Muara Enim membuat kebijakan untuk melibatkan pelaksana usaha dalam rangka berkontribusi dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Untuk mendukung kebijakan tersebut, Pertamina EP Prabumulih Field merespon kebijakan tersebut sebagai suatu inovasi sosial dan memenuhi kebutuhan sosial warga-warga di Desa Lembak yang disebut dengan Program Lembak Desa Wisata Shuji (Mbak Dewi Shuji). Adapun tujuan dilakukan program ini adalah untuk memberikan solusi dalam peningkatan pendapatan ekonomi bagi warga Desa Lembak dan sekitarnya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pendampingan dengan teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan adanya desa wisata Danau Shuji ini, telah mampu menciptakan lapangan kerja bagi warga lokal dan menjadi salah satu penggerak perekonomian di Desa Lembak melalui program ekowisata dan hasilnya telah dapat menstimulasi dan bahkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh sebagai perwujudan dan pembangunan sosial. Sehingga kebermanfaatan dari program ini bukan hanya dirasakan oleh segelintir orang atau kelompok saja, tetapi juga oleh warga disekitaran Kabupaten Muara Enim.
Inovasi Sosial PT. Pertamina EP Pendopo Field dalam Konservasi Tanaman Anggrek untuk Mewujudkan Desa Wisata Anggrek di Desa Selangit, Kabupaten Musi Rawas Mohammad Nur Samudin W; Dwi Novanda Sari; Suharyadi; Renny Maulidda; Hengky Rosadi
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 06 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i06.967

Abstract

Tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan sumber daya alam dan kelestarian lingkungan akibat dampak perubahan iklim dapat diatasi dengan konservasi. Salah satu jenis tanaman yang perlu untuk dilakukan konservasi yaitu tanaman anggrek. Selain memiliki keunikan tersendiri, tanaman anggrek juga sangat populer di masyarkat dunia maupun Indonesia. PT. Pertamina EP Pendopo Field melakukan kegiatan konservasi tanaman anggrek bersama masyarakat dan berkolaborasi dengan BKSDA Sumatra Selatan sejak tahun 2020 hingga tahun 2023. Kegiatan yang dilakukan yaitu tahapan inisiasi, pengembangan, pemantapan dan penguatan. Berdasarkan observasi dan kegiatan yang dilakukan di Desa Selangit, dapat disimpulkan bahwa belum ada penggerak penyelamatan spesies tumbuhan langka akibat pembalakan liar. Maka dari itu kegiatan konservasi tanaman anggrek ini merupakan inovasi sosial yang penting untuk dilakukan dan dipertahankan juga dikembangkan untuk mewujudkan Desa Wisata Anggrek Selangit sebagai kegiatan penyelamatan lingkungan dan peningkatan ekonomi pendapatan masyarkat Desa Selangit.
Sosialisasi Pemanfaatan Sampah Organik Rumah Tangga Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Biobriket di KSM Maju Jaya Palembang Renny Maulidda; Hidayati Ami; Rima Daniar; Yogi Eka Fernandes
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v3i2.1901

Abstract

Sampah yang menumpuk menjadi masalah utama lingkungan akibat dari semakin meningkatnya aktivitas masyarakat. Jika tidak ditangani, tumpukan sampah tersebut akan mencemari lingkungan baik tanah, air maupun udara. Dalam hal ini, masyarakat berperan penting dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Jika masyarakat sudah mengetahui manfaatnya, maka akan lebih mudah untuk mengelola sampah dalam lingkup yang lebih besar. Beberapa cara yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi tumpukan tersebut adalah dengan memilah sampah berdasarkan jenisnya dan mendaur ulang sampah rumah tangga. Salah satu jenis sampah yang dihasilkan dari sampah rumah tangga adalah sampah organik, yang dapat dimanfaatkan untuk bahan dasar biobriket. Mengingat bahwa ketersediaan energi konvensional yang cenderung mengalami penurunan, maka inovasi dan perluasan sumber energi alternatif dilakukan untuk mempertahankan kebutuhan energi yang dibutuhkan secara terus menerus. Kegiatan sosialisasi pemanfaatan sampah organik sebagai bahan dasar pembuatan biobriket telah berjalan efektif dengan antusiasme yang sangat tinggi dari para peserta. Kedepannya, kegiatan ini akan dilanjutkan dalam upaya untuk memberikan pengetahuan tentang pengelolaan, pembuatan, pemanfaatan dan penggunaan energi alternatif berupa biobriket yang berbahan dasar sampah organik rumah tangga untuk mendukung aktivitas masyarakat baik industri maupun rumah tangga.
KLASIFIKASI TELUR AYAM KAMPUNG FERTIL DAN INFERTIL MENGGUNAKAN TRANSFER LEARNING MOBILENETV2 Muhammad Daffa; Renny Maulidda; Muhammad Nawawi
JUPITER (Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Komputer) Vol 18 No 2 (2026): Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Komputer (JUPITER)
Publisher : Teknik Komputer Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/jupiter.v18i2.11953

Abstract

Proses Pemilihan telur ayam kampung secara manual dengan metode peneropongan masih bergantung pada keterampilan operator dan rentan terhadap kesalahan akibat kelelahan. Dalam penelitian ini, diusulkan sistem klasifikasi otomatis telur fertil dan infertil berdasarkan pendekatan Transfer Learning berbasis MobileNetV2 dengan 870 dataset gambar (436 fertil dan 434 infertil) yang diambil melalui proses peneropongan pada hari ke-7. Pelatihan dilakukan dalam dua langkah, langkah pertama adalah melatih kepala klasifikasi dengan model dasar yang dibekukan selama 30 epoch dan langkah kedua adalah penyempurnaan 30 lapisan terakhir MobileNetV2 selama 20 epoch. Untuk augmentasi data, variasi rotasi, pergeseran, shear, zoom, dan kecerahan digunakan untuk meningkatkan keragaman data pelatihan. Hasil evaluasi pada data validasi (pembagian 80/20) adalah 98,84%, 98,87%, 98,84%, 98,84% dan 0,9997 untuk akurasi, presisi, recall, F1-Score dan AUC-ROC secara berturut-turut. Pengujian pada 11 butir telur dengan verifikasi kebenaran data pada hari ke-21 memberikan akurasi 100,00%. Studi ini menunjukkan efektivitas MobileNetV2 dengan transfer learning sebagai solusi untuk mengotomatisasi seleksi telur ayam kampung.
Comparative Evaluation of Optuna-Optimized Radial Basis Function and Sigmoid Kernels in Support Vector Machine for Smart Air Quality Classification Nanda Galea; A Rahman; Renny Maulidda; Nyayu Latifah Husni
Indonesian Journal of Artificial Intelligence and Data Mining Vol. 8 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poor air quality can have a serious impact on human health, so a classification system capable of accurately identifying air conditions is needed. This research proposes an air quality classification method using the Support Vector Machine (SVM) algorithm with two types of non-linear kernels, namely Radial Basis Function (RBF) and Sigmoid. The data used is obtained from various environmental sensors that record parameters such as CO, smoke, HC, TVOC, eCO₂, temperature, and humidity, and then collected in the form of historical datasets. To enhance the accuracy and efficiency of the model, hyperparameter optimization was performed automatically using Optuna. The evaluation results showed that SVM with RBF kernel performed better than Sigmoid kernel, achieving an accuracy value of 96.67% and F1-score of 96.80%. In addition, RBF also showed higher stability in 5-fold cross validation. This research shows that the combination of SVM and Optuna is effective in building an accurate air quality classification system, and has the potential to be further developed as a sensor based in air monitoring system and IoT.
Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban pada Inkubator Telur Ayam Berbasis Mikrokontroler Menggunakan Modul Surya Renny Maulidda; Azizah Gusvira
JUPITER (Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Komputer) Vol 18 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Komputer (JUPITER)
Publisher : Teknik Komputer Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18150317

Abstract

Inkubator telur ayam merupakan alat yang dirancang untuk menyediakan penetasan buatan dengan suhu dan kelembaban yang terkendali sehingga dapat meningkatkan daya tetas. Pada penelitian ini, membahas tentang perancangand an implementasi inkubator telur ayam yang berbasis mikrokontroler untuk memonitoring suhu dan kelembaban dengan suplai daya modul surya. Sistem dikembangkan dengan mengintegrasikan sensor DHT22 untuk deteksi suhu dan kelembaban, Arduino UNO sebagai pengendali utama, lampu halogen, sensor deteksi gerakan, motor dan buzzer serta perangkat modul surya. Metode yang digunakan berupa rekayasa prototipe yang meliputi perancangan mekanik, elektronika, pemrograman, dan perhitungan kapasitas suplai daya. Pengujian dilakukan dengan pengamatan bahwa suplai daya cukup stabil sebagai penyedia daya selama proses inkubasi telur ayam yaitu 19-21 hari. Selain itu, hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mempertahankan suhu inkubasi pada kisaran sekitar 37–38 °C dengan kelembaban pada rentang 55–60%. Sehingga penelitian ini mengindikasikan bahwa integrasi mikrokontroler dan modul surya pada inkubator telur ayam berpotensi menjadi solusi teknis yang aplikatif untuk mendukung kegiatan prose penetasan telur ayam pagi peternak kecil dan menengah.