Meriam Esterina
Universitas Muhammadiyah Purworejo, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Modal Psikologis dan Persepsi Gaya Kepemimpinan terhadap Stres Kerja Karyawan Imanuel Jefri Saputra; Widyaning Hapsari; Meriam Esterina
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh modal psikologis dan persepsi gaya kepemimpinan terhadap stres kerja karyawan ditinjau dari jenis kelamin, usia, lama masa kerja. Stres di tempat kerja merupakan hal yang hampir setiap hari dialami oleh para karyawan perusahaan. karyawan sering dihadapkan dengan berbagai masalah dalam perusahaan sehingga sangat tidak mungkin untuk terkena stres. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif metode penelitian yang menggambarkan dan menjelaskan variabel-variabel independen untuk dianalisis pengaruhnya terhadap variabel dependen. Adapun teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling. Sampel penelitian yaitu karyawan sales motor PT.Cendana Giri Purworejo yang berjumlah 100 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner Modal Psikologis, Persepsi Gaya Kepemimpinan, Stres Kerja dengan skala Likert 1 – 4 yang dibagikan secara offline dalam bentuk Kuesioner. Sedangkan untuk analisis data menggunakan uji asumsi klasik. Dapat disimpulkan bahwa modal psikologis lebih berpengaruh daripada persepsi gaya kepemimpinan dari hasil penelitian pengaruh dari antar individu variabel menurut hasil yang telah peneliti uji menunjukan bahwa pengaruh utama dari stres kerja disebabkan oleh optimis. karyawan yang memiliki optimis adalah kaum yang selalu berpikir positif, dan mempunyai tingkat keberhasilan yang menjanjikan dalam bekerja, sikap optimis yang dimiliki karyawan dapat berdampak pada stres kerja, karena dalam menghadapi kesulitan maupun persaingan di tempat kerja akan dilalui dengan semangat dan pantang menyerah. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan oleh peneliti mengatakan bahwa atas hasil dan juga kesimpulan dari penelitian tentang “Pengaruh Modal Psikologis Dan Persepsi Gaya Kepemimpinan Terhadap Stres Kerja Karyawan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara modal psikologis dan persepsi gaya kepemimpinan terhadap stres kerja.
Subjective Well-Being Pasien Kanker Pasca Mastektomi Ika Yuliana Putri Solehah; Wanodya Kusumastuti; Meriam Esterina
Borobudur Psychology Review Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bpsr.8059

Abstract

Menjadi pasien kanker payudara dan harus kehilangan aset terpenting seorang wanita merupakan masalah yang memerlukan proses penyesuaian baik dengan diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Kondisi awal terdiagnosis hingga menjalani mastektomi atau pengangkatan payudara tentu mengalami perubahan dari berbagai aspek kognitif, sosial dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan subjective well-being pasien kanker payudara pasca mastektomi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Responden pada penelitian ini berjumlah 3 orang yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Kriteria responden dalam penelitian ini adalah pasien kanker payudara yang melakukan mastektomi, kemoterapi dan masih menjalani pengobatan. Hasil penelitian ini menunjukkan ketiga responden memiliki gambaran subjective well-being yang baik. Gambaran subjective well-being yang bervariasi yang dimiliki ketiga responden membuat mereka mampu menghadapi kehidupan setelah terdiagnosis kanker. Adapun faktor yang mempengaruhi subjective well-being ketiga responden adalah kepribadian, optimis, dukungan sosial dan keluarga, religiusitas, kebersyukuran dan pekerjaan. Hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran faktor-faktor yang bisa meningkatkan subjective well -being pada pasien kanker payudara pasca mastektomi.