Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pembuatan Alat Peraga Secara Sederhana dan Pengeditan Film sebagai Media untuk Meningkatkan Pembelajaran Matematika SMP di Kabupaten Kepahiang Alperi, Muzanip; Handayani, Dewi
978-602-7561-566
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.042 KB)

Abstract

Permasalahan pembelajaran matematika di Kabupaten Kepahiang adalah kurangnya penggunaan media dalam pembelajaran matematika hal ini berakibat rendahnya hasil belajar Matematika siswa SMP di Kabupaten Kepahiang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pembuatan alat peraga dan film pembelajaran Matematika dan proses pembelajarannya. Penelitian ini diawali dengan pelatihan dan workshop yang dibagi menjadi 2 tahap. Pada tahap 1 peserta (guru matematika) diberikan materi tentang pembuatan alat peraga matematika dan langsung praktek pembuatannya. Alat peraga matematika yang dibuat adalah menara hanoi, loncat katak, segitiga ajaib, permainan kartu fungsi dan permainan sepak bola. Pada tahap 2 peserta (guru matematika) diberikan materi tentang pembuatan video pembelajaran. Setelah melakukan pelatihan dan workshop, peserta diberikan waktu selama 2 bulan untuk menerapkan pembelajaran dengan menggunakan media (alat peraga dan film) di sekolah masing-masing. Peserta kegiatan adalah guru matematika se kabupaten Kepahiang yang berjumlah 40 orang. Selanjutnya dilakukan observasi proses pembelajaran yang dilakukan guru dengan lembar evaluasi dan lembar angket. Dari penelitian yang telah dilaksanakan, guru dapat membuat alat peraga dan film pembelajaran yang menarik dan sederhana. Dengan penerapan media pembelajaran Matematika, guru dapat menjelaskan pelajaran matematika di sekolah menjadi lebih sistematis, menarik, mudah dipahami dan waktu menjadi lebih efisien. Akibatnya pembelajaran menjadi lebih menarik dan keaktifan siswa meningkat.Kata Kunci : Alat peraga, film, pembelajaran Matematika. 
PELATIHAN PEMANFAATAN PLATFORM MERDEKA MENGAJAR (PMM) DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU MIPA Handayani, Dewi; Amir, Hermansyah; Candra, I Nyoman; Alperi, Muzanip
Jurnal Pengabdian Masyarakat Polmanbabel Vol. 4 No. 02 (2024): DULANG : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/dulang.v4i02.340

Abstract

Observations carried out at SMAN 2 Rejang Lebong show that readiness to implement the independent curriculum and the use of the Platform Merdeka Mengajar (PMM) in its implementation is still lacking. So, it is necessary to assist in the use of PMM in implementing the independent curriculum at SMAN 2 Rejang Lebong. The aim of this service is to introduce the features in PMM for Mathematics and Science (MIPA) teachers at SMAN 2 Rejang Lebong. Providing knowledge and skills for MIPA teachers at SMAN 2 Rejang Lebong regarding the use of PMM in implementing the independent curriculum. The target of this activity is MIPA teachers at SMAN 2 Rejang Lebong. The total number of targets is around 22 people. Furthermore, participants who had received training directed teachers in other fields of study who had not been invited to this activity. The methods used in this activity are training and workshops, guided assignment work and evaluation monitoring at the final stage. Based on the results of the service that has been carried out, teachers are very enthusiastic about participating in the training. As many as 100% of teachers have successfully opened an account at PMM and 85% have utilized the features available at PMM.
PERAN BAHAN AJAR DIGITAL SIGIL DALAM MEMPERSIAPKAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK Alperi, Muzanip
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 23 No. 2, Desember 2019
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.82 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i1.479

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana realitas kemandirian belajar siswa sekolah menengah pertama (SMP), menjelaskan peran bahan ajar digital sigil untuk kemandirian belajar anak SMP, dan merancang tahapan pembuatan bahan ajar digital sigil. Metode penelitian adalah dengan menggunakan kajian pustaka. Kajian pustaka yang digunakan adalah literatur berupa buku, hasil-hasil penelitian yang terkait dengan buku digital sigil. Teori-teori dikaitkan dengan pembahasan permasalahan yang terjadi untuk menemukan solusinya. Hasil kajian ini menyatakan kemandirian belajar siswa SMP masih rendah sehingga perlu suatu media yang disenangi siswa yang membangkitkan kemandirian belajar. Penggunaan bahan ajar digital Sigil yang dirancang berbentuk modul dengan fungsi dan kelebihannya, dapat membuat siswa tertarik belajar dan berperan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa SMP. Tahapan pengembangan bahan ajar (modul) digital Sigil adalah analisis, rancangan, uji coba dan pengembangan, penerapan dan penyempurnaan, evaluasi dan revisi, terakhir penggunaan sesuai sasaran.
PENGEMBANGAN VIDEO ASAM BASA BERBASIS LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS XI Handayani, Dewi; Elvia, Rina; Aditia, Mia Maysella; Alperi, Muzanip
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 2, Desember 2021
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32550/teknodik.v25i2.620

Abstract

Pemahaman siswa terhadap konsep materi asam basa masih rendah. Hal ini ditunjukkan dengan masih banyaknya siswa yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Pemahaman konsep dari siswa yang masih kurang ini disebabkan oleh belum adanya penerapan konsep yang tepat, efisien, dan akurat dalam memecahkan masalah. Salah satu solusi yang diberikan adalah penggunaan video pembelajaran berbasis lingkungan. Pengembangan video pembelajaran berbasis lingkungan ini dibuat agar siswa menjadi lebih tertarik dan senang belajar. Dengan demikian, siswa lebih mudah memahami konsep asam basa. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pemahaman konsep siswa kelas XI IPA di SMA Negeri 03 Bengkulu Utara. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Four D yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebarluasan. Namun demikian, pada penelitian ini, tahap penyebarluasan tidak dilakukan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 03 Bengkulu Utara yang berjumlah 100 orang. Sampel yang didapat dari uji normalitas pada uji coba skala kecil terdiri atas 12 siswa di kelas XI IPA 4 dan uji coba skala besar terdiri atas 25 siswa di kelas XI IPA 1. Data penelitian ini diperoleh dari hasil soal tes uraian untuk mengukur pemahaman konsep siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video asam basa berbasis lingkungan dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa, yang tergambarkan dengan peningkatan persentase nilai rata-rata sebesar 88,8% dengan “kategori baik sekali”.Students' understanding on acid-base concept is still low. It is indicated by high number of students who have not reached the minimum completion criteria (KKM). The students’ low understanding is caused by the fact that there has not been any proper, efficient, as well as accurate concept application to solve problems. One of the solutions is the use of environment-based learning videos. Environment-based learning video is made to make the students more interested and happier to learn. Therefore, they can understand the concept of acid-base more easily. The aim of this research is to measure the understanding on acid-base concept of class XI IPA students in SMA Negeri 03 Bengkulu Utara. This research applies Four D development model, i.e. defining, designing, developing, and disseminating. However, this research doesn’t go until “disseminating”. The population of this research is all students of class XI IPA in SMA Negeri 03 Bengkulu Utara amounting of 100 students. Sampling is from normality test to small scale trial, i.e. 12 students of class XI IPA 4 and big scale trial, i.e. 25 students of class XI IPA 1. The data of this research is from the result of essay question test to measure the students’ understanding. The result shows that the use of environment-based acid-base video can increase the students’ conceptual understanding, indicated by the increase of the students’ average score of 88,8% which belongs to the category of “very good”.Â