Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Strategi Blended Learning Enriched Virtual Model Pada Mata Kuliah Komputer dan Media Pembelajaran Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Malang Siyamta, Siyamta
978-602-7561-566
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.835 KB)

Abstract

Permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan kegiatan Tutorial Mahasiswa Universitas Terbuka di Indonesia adalah minimnya waktu tutorial tatap muka (TTM) antara Mahasiswa dengan Tutor di kelas. Dalam satu semester, kegiatan Tutorial yang dilakukan sebanyak 8 kali, masing-masing selama 2 Jam. Dengan beban materi yang cukup banyak, serta waktu yang terbatas, maka perlu dilakukan inovasi dengan mengembangkan digital content sebagai pelengkap modul yang sudah diterimanya pada awal semester, serta menggunakan strategi blended learning untuk memantau pengumpulan tugas dan kegiatan diskusi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menerapkan strategi blended learning enriched virtual model (2) mengembangkan content digital pada mata Kuliah Komputer dan Media Pembelajaran Semester IX, (3) mengetahu efektifitas dan kemudahan penggunaan content digital, (4) mengetahui kemudahan feature Social Learning Network (SLN) Edmodo sebagai pelengkap kegiatan Tutorial yang dilaksanakan secara Online, melalui alamat http://www.edmodo.com.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yang akan mendeskripsikan keadaan selama kegiatan tutorial berlangsung serta dilakukan pengumpulan data menggunakan angket yang dibagikan kepada mahasiswa. Populasi dan sekaligus sebagai sampelnya adalah seluruh mahasiswa PGSD semester IX Pokjar Gondang Wetan dan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah berhasil dikembangkan content digital dengan format EPUB, FlipBook dan Video Pembelajaran yang digunakan sebagai suplemen materi pembelajaran. Berdasarkan angket dari responden, maka sebesar 54 % menyatakan sangat setuju dan 46 % setuju terkait dengan  efektifitas pembelajaran. Sebanyak 58% responden menyatakan sangat setuju dan 42 % menyatakan setuju terkait dengan feature Edmodo sebagai Social Learning Network (SLN) dapat digunakan secara  mudah untuk mendukung kegiatan pembelajaran dengan strategi blended learning enriched virtual model.  Kata Kunci :  digital content, enriched virtual model, blended learning, EPUB, FlipBook. 
Strategi Blended Learning Flex Model pada Pembelajaran Administrasi Jaringan Komputer untuk Meningkatkan Pengalaman Belajar Siyamta, Siyamta
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.832 KB) | DOI: 10.17977/um031v1i12014p122

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya tarik pembelajaran, kemudahan penggunaan feature edmodo untuk pembelajaran serta efektifitas dan efisiensi pembelajaran pada mahasiswa yang menggunakan flex model, dengan mengkombinasikan antara online instruction dan face to face sebagai pelengkap pada pembelajaran administrasi jaringan komputer. Data dikumpulkan dari 30 mahasiswa yang mengikuti pembelajaran administrasi jaringan komputer pada mahasiswa Joint Program VEDC Malang semester 5 tahun 2014. Pembelajaran ini menggunakan blended learning tipe flex model dengan menggunakan Edmodo sebagai social social network (SLN). Untuk mengumpulkan data digunakan skala linkert dengan empat kategori, yaitu sangat setuju (SS) setuju (S), ragu-ragu (R), dan tidak setuju (TS). Berdasarkan data yang diperoleh dari responden, dapat disimpulkan bahwa daya tarik pembelajaran cukup tinggi sebesar 67% menyatakan sangat setuju dan 33 % setuju. Feature edmodo dapat digunakan secara mudah dengan jawaban responden sebanyak 57 % sangat setuju, 40 % setuju dan 3 % ragu-ragu. Sebanyak 55 % menjawab sangat setuju dan 45 % menyatakan setuju, berkaitan dengan efektifitas dan efisiensi pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan strategi ini akan diperoleh efektitifas dan efisiensi pembelajaran. Temuan ini dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan strategi baru dalam pembelajaran yang melibatkan social learning network (SLN) untuk pembelajaran.
PENERAPAN MODEL DIKLAT DARING GURU KEJURUAN PADA MATA DIKLAT PERENCANAAN JARINGAN KOMPUTER DI BBPPMPV BOE MALANG: Online Training Model for Vocational Teachers on the Subject of Computer Network Planning at BBPPMPV BOE Malang Nasution, Zainuddin; Siyamta, Siyamta; Dewi, Kusuma
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 27 No. 1, Juni 2023
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32550/teknodik.vi.883

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model dan pola pembelajaran yang dapat diterapkan pada masa pandemi covid-19. Pandemi virus corona (Covid -19) saat ini sedang melanda seluruh penjuru dunia, termasuk di Indonesia. Dengan adanya Covid -19 ini, maka telah mengubah strategi dan model pembelajaran, baik pada preservice training maupun inservice training. Karena kebijakan pemerintah yang melarang pembelajaran tatap muka selama pandemi covid-19, perlu dicarikan alternatif pembelajaran lain yang tidak mempertemukan secara fisik pada dimensi ruangan dan waktu yang sama. Salah satu model yang diterapkan oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika Malang (BBPPMPV BOE Malang) adalah pelaksanaan diklat pada mata diklat Perencanaan Jaringan Komputer dengan model daring. Penelitian ini menggunakan metode R&D. Dalam pengembangannya, diklat ini menggunakan ADDIE model, yang terdiri dari Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Berdasarkan dari hasil kajian pustaka, penerapan model, dan pengamatan di lapangan, diperoleh model pembelajaran daring penuh dengan pola 45 JP yang terdiri dari materi umum (3 JP), materi pokok (40JP), dan materi penunjang (2 JP). Materi tersebut disampaikan secara online. Sementara itu, untuk menghadirkan kelas praktik kepada peserta diklat daring guru kejuruan secara sinkronous dan real time, digunakan kegiatan Live Session (LS) sebanyak 4 kali dalam 1 diklat daring. Model ini cocok diterapkan sebagai salah satu alternatif pembelajaran daring guru kejuruan terutama di era pandemi. The objective of this study is to discover learning models and patterns that could be applied during the COVID-19 pandemic era. The coronavirus pandemic (Covid -19) is currently sweeping all over the world, including Indonesia. The existence of Covid -19 has been changing the learning strategies and models, both in preservice training and in-service training. Vecause the government forbids face-to-face learning to take place during the Covid-19 pandemic era, alternative learning that doesn’t apply face-to-face learning in the same space and time dimension should be made. One of the models applied by the Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE) Malang is the implementation of online training on the Subject of Computer Network Planning. This Research is conducted based on the R & D method with ADDIE stepping i.e. Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Based on the results of the literature review, application of models, and field observations, a full online learning model is obtained with 45 LH pattern consisting of general material (3 LH), subject matter (40 LH), and supporting material (2 LH). The material is delivered online. Meanwhile, to present online practical classes to vocational teachers synchronously and in real-time, 4 Live Sessions (LS) are applied in a single training. This model is suitable to apply as an alternative for vocational teacher training, especially during the pandemic era.