Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Integrated System

Perencanaan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Kentang Merah di UMKM Keripik Kentang Uwais Medan Rr. Ruth Citra Handayani; Fitriani Tupa Ronauli Silalahi
Journal of Integrated System Vol. 5 No. 2 (2022): Journal of Integrated System Vol. 5 No. 2 (Desember 2022)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v5i2.5321

Abstract

Kekurangan persediaan bahan baku kentang merah dapat berdampak pada hasil produksi yang tidak mencapai target. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah pesanan bahan baku kentang merah yang ekonomis untuk tahun 2022 dan cara pengendalian yang mendukung. Pemilihan cara pengendalian dapat dilihat dari total biaya pengendalian terendah dan harus memenuhi keadaan ekonomis, yang ditandai dengan adanya keseimbangan antara biaya pemesanan dan biaya penyimpanan, serta ada penghematan biaya yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode peramalan Weighted Moving Averages (WMA) dan Trend Projections, metode Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock (SS), Reorder Point (ROP), Maximum Inventory (MI), dan metode Lot-Sizing with EOQ. Berdasarkan peramalan dengan kedua metode tersebut, hasil peramalan dengan metode Trend Projections dapat dipertimbangkan karena memiliki nilai error terendah yakni 25%. Kemudian, hasil perhitungan EOQ menunjukkan jumlah pesanan bahan baku kentang merah yang ekonomis untuk tahun 2022 adalah 1.136 kg. Ada dua cara pengendalian yang direncanakan. Cara pengendalian pertama adalah pengendalian yang didukung dengan metode Lot-Sizing with EOQ pada jadwal produksi bulanan tahun 2022. Sementara itu, cara pengendalian kedua adalah pengendalian yang didukung dengan metode Lot-Sizing with EOQ pada jadwal produksi bulanan tahun 2022 yang ditambah SS (423 kg) dan ketentuan ROP (467 kg) dan MI (1.559 kg). Berdasarkan kedua cara tersebut, UMKM Keripik Kentang Uwais Medan dapat mempertimbangkan cara pengendalian pertama karena hasil yang ditawarkan lebih rendah daripada cara kedua dan telah memenuhi keadaan ekonomis, dimana pengeluaran biaya inventory-nya adalah Rp6.295.360.
Analisis Strategi Pemeliharaan Preventive Maintenance Excavator Menggunakan Pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Analisis Sensitivitas Futry Rejeky Sitinjak; Fitriani Tupa R. Silalahi
Journal of Integrated System Vol. 6 No. 2 (2023): Journal of Integrated System Vol. 6 No. 2 (Desember 2023)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v6i2.7633

Abstract

PT Toba Pulp Lestari, Tbk adalah produsen pulp industri yang berkembang pesat pada beberapa tahun terakhir ini. Excavator merupakan salah satu alat produksi yang penting bagi PT TPL untuk digunakan untuk kegiatan pre bunching, extraction, pengupasan kayu dan pemuatan. Perusahaan membutuhkan perawatan yang tepat pada excavator untuk meningkatkan kinerja dan menghindari terjadinya kerusakan karena eskavator masih mengalami kerusakan sebanyak 3 – 4 kali dalam sebulan. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk dapat menentukan pemilihan strategi pemeliharaan preventive maintenance pada excavator yang tepat sasaran supaya dapat meminimalisir kerusakan, dapat mempertahankan keandalan dari excavator, serta dapat memberikan pemeliharaan yang optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah Analytical hierarchy process (AHP) dan Analisis Sensitivitas. Hasil yang diperoleh dari metode AHP adalah kriteria safety memiliki bobot prioritas paling besar yaitu 0,317 dan alternatif yang memiliki bobot prioritas paling besar yaitu perawatan berkala (periodic maintenance) dengan bobot sebesar 0,577. Kemudian diikuti dengan perawatan berbasis kondisi (condition base maintenance) sebesar 0,212 dan yang terakhir adalah perawatan perbaikan (schedule overhaul) sebesar 0,211. Selanjutnya pada metode Analisis Sensitivitas terdapat dua kriteria yang sensitif terhadap perubahan bobot yaitu kriteria Safety dan kriteria Kualitas. Strategi pemeliharaan perawatan berkala (periodic maintenance) memiliki bobot terbesar, maka dipilih sebagai strategi yang paling tepat digunakan sebagai pemeliharaan yang optimal serta diharapkan mampu menjadi solusi yang efektif sehingga berhasil mengurangi kerusakan dan dapat mempertahankan keandalan dari excavator.