Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Cempelove: Champeden Peel Off Mask Sebagai Masker Alami Anti Acne Dan Anti Aging Faizah Alivia Putri; Widia Widia; Syarmila Syarmila; Andri Yanto; Abduh Fitrah Ramadhan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8646

Abstract

Masker wajah merupakan sediaan kosmetik yang berbentuk cairan maupun pasta dan digunakan pada daerah kulit wajah. Keunggulan dari masker ini yaitu dapat memperbaiki serta merawat kulit wajah dari masalah keriput, penuaan, jerawat, meningkatkan hidrasi pada kulit, membersihkan dan melembabkan kulit wajah, serta dapat merelaksasi otot-otot wajah. Kandungan antioksidan dapat ditemukan dalam sneyawa flavonoid pada daun cempedak. Oleh sebab itu, diperlukan penelitian terhadap senyawa pada daun cempedak untuk membuktikan bahwa antioksidan yang terkandung dapat dinilai efektif dalam pembuatan masker gel peel off anti-aging serta diperlukan penelitian ekstrak etanol daun cempedak terhadap bakteri penyebab jerawat (Propionibacterium acnes). Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu uji fitokimia, uji antibakteri, dan pembuatan formulasi masker wajah gel peel off. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan ekstrak etanol daun cempedak memiliki kandungan alkaloid, flavonoid dan tanin. Kandungan ini diperkuat dengan adanya analisis FTIR. Ekstrak daun cempedak memiliki daya hambat terhadap bakteri Propionibacterium acnes sehingga dapat dipastikan aman dalam pembuatan masker wajah gel peel off karena memiliki antibakteri terhadap bakteri penyebab jerawat. Berdasarkan data hasil penelitian yang telah dilakukan dan hasil pengujian terhadap formulasi masker, daun cempedak dapat berpotensi menjadi masker wajah gel peel off yang dapat digunakan dan dipasarkan.
Perlindungan Hak Ekonomi Bagi Pemilik Hak Cipta Dalam Perspektif Hukum Kekayaan Intelektual di Indonesia Faidatul Hikmah; Andri Yanto; Kelvin Ariski
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13503

Abstract

Indonesia sebagai negara hukum sebagaimana termaktub dalam Pasal 1 ayat (3) UUD 1945 telah memberikan perlindungan inklusif terhadap karya cipta melalui pembaruan regulasi dengan ditetapkannya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Hak Cipta dalam Kekayaan Intelektual mengandung hak moral dan hak ekonomi. Dalam pelaksanaanya, hak ekonomi menjadi sektor yang kerap bermasalah dengan masih banyaknya pelanggaran dan kurang efektifnya penegakan hukum. Dengan pendekatan yuridis-normatif, penelitian ini mengelaborasi bentuk perlindungan hak ekonomi dalam perspektif hukum kekayaan intelektual di Indonesia. Secara normatif, negara telah menetapkan instrumen hukum perlindungan yang baku, dengan ancaman sanksi yang inheren. Namun, pembatasan bentuk delik aduan sebagai pilihan dalam prosedur pemidanaan pelanggaran hak ekonomi menjadi pembatas bagi efektifnya upaya penegakan hukum. Problematika yang demikian perlu diselesaikan dengan reformulasi Kebijakan, penguatan struktur penegakan hukum, dan peningkatan budaya hukum masyarakat terhadap perlindungan hak ekonomi dalam properti kekayaan intelektual.
Revitalisasi Kewenangan Pengelolaan Pertambangan Oleh Pemerintah Daerah Dalam Mengoptimalisasi Pelaksanaan Otonomi Daerah Di Bangka Belitung Andri Yanto; Nabila Azzahra; Azzura Gladisya; Mohammad Mardifa Zakirin; Muhammad Syaiful Anawar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1386

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode normatif, atau dalam terminologi lain, yuridis-normatif. Ini adalah metode dengan pendekatan hukum untuk mengetahui norma-norma das sollen, dan implementasinya di das sein di masyarakat. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penegakan norma, serta mencari solusi untuk mendukung reformulasi aturan agar lebih prospektif di masa depan. Analisis dilakukan dengan mencari relevansi data pendukung selama era pelaksanaan otonomi daerah di sektor pertambangan di Bangka Belitung, mengidentifikasi kelemahan kebijakan yang menyebabkan berbagai permasalahan, dan upaya solutif yang dilakukan baik oleh pemerintah pusat maupun daerah. Dari penelitian ini, diketahui bahwa pasca pelaksanaan otonomi daerah, pemerintah Bangka Belitung telah menetapkan sejumlah regulasi yang mendukung kebebasan masyarakat untuk menambang. Meski mampu memberikan keuntungan ekonomi, hal ini mengakibatkan menjamurnya penambang ilegal dan kerusakan alam yang masif. Dengan mengoptimalkan kewenangannya, pemerintah daerah dapat menghasilkan ekosistem pertambangan timah yang baik dan berorientasi pada pelaksanaan otonomi daerah yang baik.