Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Target Aksi Obat Gefitinib Pada Reseptor Tirosin Kinase Terhadap Penyakit Kanker Paru Arline Rahmadianti Kusumawardhani; Asri Yuniar; Elvira Julia Ariyanto; Muhammad Fajri Maariz; Tiwi Ambarati; Yumareta Anggun; Munir Alinu Mulki; Jekmal Malau
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9796

Abstract

Kanker paru merupakan tumor ganas di paru-paru yang asalnya dari epitel saluran nafas. Faktor penyebab kanker paru adalah mutasi gen pada jalur sinyal Epidermal Growth Factor Receptor (EGFR). EGFR merupakan kelompok reseptor tirosin kinase yang dapat mentriger jalur molekuler yang mendorong pertumbuhan sel, proliferasi dan survival sel. Review jurnal ini bertujuan untuk mengetahui target aksi obat gefitinib pada reseptor tirosin kinase terhadap penyakit kanker paru. Dalam review jurnal dilakukan dengan menggunakan metode tinjauan pustaka sistematis dan meta-analisis. Salah satu obat terapi Non Small Cell Lung (NSCLC) adalah gefitinib yang mengalami mutasi EGFR TK. Mekanisme kerja obat gefitinib adalah dengan menghambat kerja EGFR tyrosine kinase dengan mengikat ATP untuk berikatan dengan domain intraseluler EGFR tyrosine kinase katalitik sehingga menghambat proliferasi sel kanker dan menghambat angiogenesis tumor. Terapi molekuler tertarget diberikan biasanya pada penderita kanker paru dengan stadium lanjut dengan EGFR positif.
Isolasi Kandungan Senyawa Flavonoid Pada Tanaman Cengkeh (Syzygium Aromaticum) Elvira Julia Ariyanto; Welly Windari; Alfina Oktavianti; Shafira Intan Anggraini; Aliya Azkia Zahra; Vriezka Mierza
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10283

Abstract

Senyawa kimia yang terkandung pada tumbuhan ada yang bersifat racun dan ada juga yang bersifat menyembuhkan penyakit pada manusia. kandungan cengkeh menunjukkan sifat antivirus, anti radang, antitrombotik, imunostimulasi, antibakteri. Cengkeh mengandung beberapa komponen fenol, yaitu eugenol, asetil eugenol, a dan b kariofilen, eugenia, vanillin, asam galotanin. Metode yang digunakan yaitu studi literatur ilmiah. Pengumpulan data dilakukan secara online melalui database Google Scholar dan PubMed dengan tahun terbit 2012 hingga 2022 menggunakan kata kunci cengkeh, isolasi cengkeh, aktivitas cengkeh, flavonoid. Flavonoid berperan sebagai antioksidan dengan cara mendonasikan atom hidrogennya atau melalui kemampuannya mengkelat logam dan berada dalam bentuk glikosida atau dalam bentuk bebas. Identifikasi terhadap isolate diperlukan untuk mengetahui jenis senyawa flavonoid. Isolasi flavonoid pada cengkeh (Syzygium aromaticum) yaitu, pembuatan serbuk simplisia, pembuatan ekstrak metanol, skrining fitokimia, dan pemeriksaan flavonoid secara kualitatif dengan metode kromatografi lapis tipis (KLT) noda yang berpendar kuning kehijauan semakin intensif menunjukkan adanya senyawa flavonoid.
Kasus Temuan Produk Obat dan Makanan Ilegal Yang Dijual Melalui E-Commerce dan Korelasinya dengan Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 8 Tahun 2020 Nissa Hanum; Siti Nafisa; Siti Rohmah; Yumareta Anggun Nihan; Elvira Julia Ariyanto
PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science Vol. 5 No. 1 (2024): PharmaCine: Journal of Pharmacy, Medical and Health Science
Publisher : Bachelor of Pharmacy Study Program, Faculty of Health Sciences, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/pc.v5i1.11066

Abstract

Background: The advancement of information and communication technology has led society to rely on the use of communication devices and the internet. The global increase in e-commerce, coupled with the growth of digital health services, provides direct access to healthcare for patients, as well as globalization of production and distribution of medications. However, it is important to note that these activities can become illegal if e-commerce actors or involved institutions lack the necessary business permits and fail to comply with certification, licensing, registration, and other legal requirements. Aim: This article explores findings of illegal drug products within the context of online drug circulation through e-commerce. Method: The approach employed in this research is qualitative, utilizing descriptive analysis methods and data collection techniques through literature review. Result: It has been revealed that the sale of illegal drugs online occurs on the Marketplace through accounts using official pharmacy names. The illegal drugs and food products discovered do not adhere to good manufacturing standards and have unknown dosages. This poses a serious risk to public health if consumed. The identified types of illegal products include drugs specifically for men, illegal weight loss products, fake health supplements, illegal cosmetics, and counterfeit processed foods. Conclusion: The misuse of e-commerce platforms for the sale of illegal products must be taken seriously to safeguard the health and overall safety of the public. Keywords:  Illegal drugs, Online distribution, Supervision, Prevention, Legality