Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perkembangan Peradaban Islam Fase Madinah Abdul Aziz Hasibuan; Dina Mardiana Siagian; Faadila Reva Alfazira; Serli Handayani Br Surbakti; Mardinal Tarigan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10002

Abstract

Kajian ini berkaitan dengan perkembangan peradaban Islam pada periode Madinah. Negara Madinah terbentuk pada hasiil perkembangan umat islam yang akan terbentuk dari kelompok sosial maupun mempunyai suatu kekuatan politi yang fakta dengan pasca Makkah dibawah kekuasaan Dewan Islam. Tujuan dari suatu penelitian ini ialah: 1) Memperluas suatu pembentukan sistem pada masyarakat dengan cara membangun Masjid Nabawi. 2) Mempelajari sistem politik dan khusus terhadap keberadaan piagam Madinah. 3) Mempelajari sistem militer supaya menyelamatkan dakwah umat Islam godaan orang kafir, dan 4) Mengetahui sistem ekonomi yaitu diubahnya sistem ekonomi oleh Nabi Muhammad dengan menyesuaikan pada sebuah prinsip kearifan ekonomi menurut pendapat Al-Qur’an. Penelitian tersebut memakai metode kualitatif dengan menggunakan penelitian kepustakaan. Dan sumber data penelitian menggunakai buku sejarah peradaban Islam ataupun jurnal ilmiah yang berkaitan dengan perkembangan peradaban islam fase Madinah. Kemudian Analisis yang dipakai berkaitan dengan penggunaan data pada perkembangan peradaban islam fase madinah yang bertujuan untuk mendapatkan sebuah kesimpulan. Deskriptif Analatik ialah suatu metode yang dipakai supaya dapat menganalisis data. Hasil penelitian ini akan mempercayai mengenai Madinah yang merupakan sebuah kisah keberhasilan Nabi dalam meningkatkan suatu tatanan sosial yang adil, damai bahkan beradab. Kesukssan akan menjadikan sumber kegembiraan untuk menginspirasi pada umat islam sejak dahulu kala hingga sat ini dan Madinah merupakan simbol kemenangan yang akan mengobarkan semangat persatuan dan kegembiraan pada kalangan umat Islam.
Analysis of Mandailing Tribe Students Who Experience Inner Child Dynamics Towards Social Life Dina Mardiana Siagian; Nuriza Dora
Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ejpis.v7i1.19201

Abstract

This study aims to analyze the dynamics of the inner child experienced by Mandailing students and its impact on their social life in the State Islamic University of North Sumatra. The background of this study is based on the importance of understanding unresolved childhood wounds (inner child), especially in the context of Mandailing culture which is known to have a strong, hierarchical, and thick parenting pattern with traditional values. The approach used in this study is qualitative with a case study method. Data were obtained through in-depth interviews, observations, and documentation of several Mandailing student informants who were selected purposively. The results of the study indicate that childhood experiences related to emotional stress, authoritarian parenting patterns, and social expectations from families and traditional communities have a significant impact on students' social relationships on campus. Some of them have difficulty expressing emotions, building healthy interpersonal relationships, and a tendency to suppress inner conflicts. However, there are also forms of resilience that emerge, such as the drive to be independent and academic success as a form of compensation. This study concludes that the dynamics of the inner child in the context of Mandailing culture have a complex influence on the social life of students, which requires a psychosocial approach that is sensitive to cultural values ​​and personal experiences