Lukman Nulhakim
Universitas Sultan Agung Tirtayasa

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kompetensi Guru Dalam Pengembangan Kurikulum Sd Desi Pristiwanti; Bai Badariah; Lukman Nulhakim
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10057

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kompetensi guru dalam pengembangan kurikulum di Sekolah Dasar. Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Kurikulum memegang kedudukan penting dalam penyelenggaraan praktik Pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dimana peneliti akan mendeskripsikan kompetensi yang dimiliki oleh guru implementasinya dalam pengembangan kurikulum. Kompetensi guru itu antara lain kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompetensi professional, dan kompetensi sosial. Untuk itu guru harus bekerja secara profesional sesuai standar kompetensi guru di Indonesia. Guru sebagai faktor kunci dalam dunia pendidikan tentu harus siap dan mampu mengikuti perkembangan IPTEK terutama yang berkaitan dalam dunia pendidikan. Agar tercapai prestasi belajar peserta didik yang tinggi, tentu didukung oleh kurikulum yang bagus, karena kurikulum memegang peranan penting bagi pembentukkan dan perkembangan karakter anak bangsa. Guru pelaku kurikulum di lapangan, untuk itu guru benar-benar dituntut bekerja secara kreatif, inovatif, dan profesional Kata Kunci : Kompetensi, Kurikulum, Pengembangan
Penerapan Kurikulum Di Sekolah Dasar Marjohan Marjohan; Dhena Delviana Aulia; Roihatul Parida Maulidi; Lukman Nulhakim
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10132

Abstract

Kurikulum merupakan pedoman mendasar dalam proses belajar dan mengajar di dunia pendidikan. Keberhasilan dan kegagalan suatu proses pendidikan pada satuan pendidikan sangat ditentukan penerapan kurikulum yang sudah dirancang. Pengetahuan dan proses pelaksanaan pendidikan itu dinamis. Perubahan dan penyempurnaan kurikulum sudah seharusnya terjadi seiring dengan kebutuhan memfasilitasi pengetahuan dan proses pendidikan yang dinamis serta berpacu bersama berlari seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi.
From Culture to Concept: Deep Learning Approaches to Science Literacy through Baduy Local Knowledge in Banten High Schools Lukman Nulhakim
International Journal of Education and Learning Studies Vol. 1 No. 1 (2025): International Journal of Education and Learning Studies (IJELS)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijels.v1i1.3

Abstract

This study explores the integration of Baduy Indigenous knowledge into high school science learning in Banten, Indonesia, using a deep learning approach. Grounded in qualitative case study methodology, data were collected through classroom observations, student reflections, interviews, and teaching materials. The findings reveal that contextualizing scientific concepts through Baduy ecological wisdom—such as chemical-free farming and forest conservation—enhanced students’ conceptual understanding, engagement, and cultural identity. Students demonstrated deep learning indicators, including critical thinking, systems thinking, and knowledge transfer, especially when engaging with science through culturally embedded narratives. The presence of a Baduy community member in the classroom further validated cultural interpretations and strengthened socially mediated learning. This research shows that Indigenous knowledge, when used as a pedagogical core rather than supplementary content, can foster meaningful, ethical, and place-based science education. It highlights the importance of culturally responsive pedagogy in promoting scientific literacy and identity affirmation in underrepresented communities.