Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

GAMBARAN KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU PADA PENGGUNA KONTRASEPSI PIL KB DI PUSKESMAS DERMAYU KABUPATEN SELUMA Mardiyansyah Bahar; Eka Nuradianty Anwar
Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan Vol 10 No 2 (2022): Desember
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/klinikal_sains.v10i2.2701

Abstract

Abstract Hormonal contraceptives are one of the modern types of contraceptives that contain the hormones estrogen and progesterone where the pill method is also widely used in birth control users, Side effects caused include abnormalities in glucose metabolism in the body which results in an increased risk of developing DM (Diabetes Mellitus). The purpose of this study was to determine the picture of blood glucose levels when in contraceptive users of birth control pills at the Dermayu Health Center, Seluma Regency. Method: This research was carried out on May 20-25, 2021 at the Clinical Chemistry Laboratory of the Harapan Bangsa Bengkulu Health Analyst Academy. The sampling technique uses purposive sampling, the sample taken is 30 mothers who use contraceptive birth control pills over 1 year at the Dermayu Health Center, Seluma Regency. This type of research is descriptive. Results and discussion: Blood sample results from 30 samples obtained 1 sample of low blood glucose levels (3.3%), 20 samples of normal levels (66.7%), 6 samples of high levels (20%) and 3 samples of very high levels (10%). Conclusion: It was concluded that the use of birth control pills does not have a significant negative impact so there is no need to worry about long-term use while maintaining a healthy lifestyle. Keywords: Glucose Levels, Birth Control Pill Contraceptives
EDUKASI PEMANFAATAN TANAMAN SEBAGAI PENGUSIR NYAMUK UNTUK MENCEGAH DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) puspitasari, Septi; Lilis Suryani; Yurman; Inayah Hayati; Hepiyansori; Mardiyansyah Bahar
Setawar Abdimas Vol. 3 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v3i2.6356

Abstract

Indonesia sebagai negara tropis dengan iklim hujan dan kemarau menyebabkan timbulnya berbagai penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. Salah satunya penyakit demam berdarah. Berbagai cara telah dilakukan untuk mengatasi wabah penyakit akibat nyamuk, namun masih banyak ditemukan kelemahan khususnya menyangkut masalah lingkungan. Salah satu alternatif pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD) yaitu dengan pemanfaatan tanaman sebagai pengusir nyamuk. Daerah Kelurahan Kebun Beler Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu merupakan daerah yang dekat dengan pantai yang berpotensi terjadinya penularan DBD. Saat musim hujan tiba kelurahan ini muncul banyak genangan air yang menjadi perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti pembawa virus dengue. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pada masyarakat Kelurahan Kebun Beler Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu tentang Pemanfaatan Tanaman Sebagai Pengusir Nyamuk Untuk Mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD). Metode yang digunakan berupa penyuluhan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah antusias  masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan dan mulai timbul ketertarikan dalam memanfaatkan tanaman sebagai pengusir  nyamuk untuk mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD). Pelaksanaan penyuluhan dapat dikategorikan berhasil dan berjalan dengan lancar dan hasil evaluasi ke masyarakat, para masyarakat mengatakan memahami mengenai pemanfaatan tanaman sebagai pengusir nyamuk untuk mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Kata kunci : Aedes aegypti, Demam berdarah dengue, Tanaman pengusir nyamuk
EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI PADA SISWA SMKS 21 QAWIY SHABAB KOTA BENGKULU Hayati, Inayah; Septi Puspitasari; Lilis Suryani; Mardiyansyah Bahar; Yurman; Eka Nurdianty Anwar; Rica Denis
Setawar Abdimas Vol. 4 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v4i1.7425

Abstract

Perkambangan organ reproduksi harus diikuti oleh pengetahuan yang baik tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi, termasuk akses terhadap informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi. Pendidikan kesehatan merupakan salah satu upaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi. Sasaran kegiatan Pendidikan Kesehatan reproduksi melalui pengabdian masyarakat ini adalah seluruh siswa SMKS 21 Qawiy Shabab Kota Bengkulu. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada bulan November 2023 dengan tujuan untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada siswa SMKS 21 Qawiy Shabab terkait kesehatan reproduksi. Kegiatan dilakukan dengan tahap pre test, tahap pelaksanaan edukasi dan diskusi serta tahap evaluasi dengan post test. Peningkatan pengetahuan dapat dilihat dari hasil pre test dan post test siswa. Distribusi nilai rata-rata pengetahuan siswa siswi SMKS qawiy Shabab Kota Bengkulu pada nilai pre test adalah 56,1750 dan rata-rata nilai post test adalah 88,8000 dengan nilai sig = 0,000 (<0,05) yang menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan siswa yang signifikan tentang kesehatan reproduksi
Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Panti Asuhan Asrama Yatim Piatu Al-Amin Kota Bengkulu Mardiyansyah Bahar; Eka Nurdianty Anwar; Muhammad Dzaky Pasharli; Yurman; Hepiyansori; Inayah Hayati; Lilis Suryani; Septi Puspitasari; Dela Pebriani; Eka Sangga Putra
Jurnal PADAMU NEGERI (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Eksakta) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/padamunegeri.v6i2.832

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada anak-anak Panti Asuhan Asrama Yatim Piatu Al-Amin Kota Bengkulu. PHBS memiliki peran penting dalam mencegah berbagai penyakit menular maupun tidak menular dan membentuk kebiasaan hidup sehat sejak usia dini. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri dari tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, dilakukan survei lokasi dan penyusunan materi serta media penyuluhan. Pada tahap pelaksanaan, dilakukan edukasi PHBS menggunakan metode ceramah dengan media leaflet dan diskusi. Pada tahap evaluasi, pre-test dan post-test digunakan untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai PHBS setelah diberikannya edukasi. Rata-rata skor pre-test peserta adalah 46,6%, sementara setelah edukasi rata-rata skor post-test meningkat menjadi 85,2%. Peningkatan terbesar terjadi pada pengetahuan mengenai cara menggosok gigi, waktu mencuci tangan, dan kebersihan diri. Hal ini membuktikan bahwa metode penyuluhan yang disertai dengan demonstrasi langsung dapat efektif dalam meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai pentingnya hidup bersih dan sehat. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil mendorong anak-anak untuk menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari dan diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan derajat kesehatan mereka.