Maulidatul Khoiriyah
Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI EDUWISATA DAN EKOWISATA Rahmat; Maulidatul Khoiriyah
BHAKTI: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 02 (2023): Desember
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/bjppm.v2i02.4361

Abstract

The aim of the service activities is to innovate in empowering tourism villages Tanjungan Village, edutourism and ecotourism is able to boost the wheels of a new economy for the Tanjungan community in particular. The method used in this service is Participatory Action Research or what is often called PAR with the approach used is problem solving and participation, because it is considered the most relevant to community empowerment efforts. The results of service activities in Tanjungan Village, Kemlagi District, Mojokerto Regency include 1) Implementation of edutourism in the form of transformative leadership training for Karangtaruna youth and 2) Ecotourism assistance, including a) A book on the history of Tanjungan Village has been published, b) There is a documentary video of silver handicrafts, c) Reforestation of tourist attractions and d) Production of typical Tanjungan Village merchandise. This activity is also for branding and developing Tanjungan Village as a tourist village as well as innovation to stimulate the economy.
Teknik Cerita dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Tafsir Isra’iliyyat Rahmat Rahmat; Maulidatul Khoiriyah; Muhammad Syauqillah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v1i1.1216

Abstract

Artikel ini memuat tips implementasi teknik cerita dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), dengan mengambil sampel materi terkait Kisah Keteladanan Ashabul Kahfi yang diajarkan di Kelas 6 SD/MI. Secara garis besar, ada lima tahap implementasi teknik cerita. Pertama, guru dan siswa mengawali pembelajaran dengan membaca ayat Al-Qur’an, terutama Surat al-Fatihah. Kedua, guru meminta beberapa siswa untuk membaca ayat Al-Qur’an dan terjemahnya yang relevan dan siginifikan terkait Ashabul Kahfi. Ketiga, guru bercerita tentang Ashabul Kahfi dengan diperkaya Tafsir Isra’iliyyat yang merujuk pada tafsir terpercaya, seperti Tafsir al-Munir karya Wahbah al-Zuhaili. Keempat, guru menayangkan video pendek terkait gua yang dipercaya sebagai gua Ashabul Kahfi dan/atau film pendek terkait kisah Ashabul Kahfi. Sebagai alternatif media video, guru dapat menggunakan media gambar yang dicetak dan ditempelkan di papan tulis. Kelima, sebagai evaluasi pembelajaran, guru memberi tugas kepada siswa agar mencatat hikmah-hikmah yang dapat dipetik oleh siswa untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Teknik Cerita dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Tafsir Isra’iliyyat Rahmat Rahmat; Maulidatul Khoiriyah; Muhammad Syauqillah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v1i1.1216

Abstract

Artikel ini memuat tips implementasi teknik cerita dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), dengan mengambil sampel materi terkait Kisah Keteladanan Ashabul Kahfi yang diajarkan di Kelas 6 SD/MI. Secara garis besar, ada lima tahap implementasi teknik cerita. Pertama, guru dan siswa mengawali pembelajaran dengan membaca ayat Al-Qur’an, terutama Surat al-Fatihah. Kedua, guru meminta beberapa siswa untuk membaca ayat Al-Qur’an dan terjemahnya yang relevan dan siginifikan terkait Ashabul Kahfi. Ketiga, guru bercerita tentang Ashabul Kahfi dengan diperkaya Tafsir Isra’iliyyat yang merujuk pada tafsir terpercaya, seperti Tafsir al-Munir karya Wahbah al-Zuhaili. Keempat, guru menayangkan video pendek terkait gua yang dipercaya sebagai gua Ashabul Kahfi dan/atau film pendek terkait kisah Ashabul Kahfi. Sebagai alternatif media video, guru dapat menggunakan media gambar yang dicetak dan ditempelkan di papan tulis. Kelima, sebagai evaluasi pembelajaran, guru memberi tugas kepada siswa agar mencatat hikmah-hikmah yang dapat dipetik oleh siswa untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.