Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Komunikasi Organisasi, Seperti: Cultural Approach to Organization, Strukturisasi Model Weberian, Critical Theory of Communication Winda Kustiawan; Sarmila Haerani Siregar; Izzatul Muthmainnah; Nur Syahfitri; Riska Amanda Pratiwi; M Alpa Rizky; Salsabillah Ritongga
Jutkel: Jurnal Telekomunikasi, Kendali dan Listrik Vol 3 No 1 (2022): Jutkel: Jurnal Telekomunikasi, Kendali dan Listrik
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare kerjasama P3M STKIP Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu organisasi tidak akan berjalan tanpa adanya komunikasi. Pada dasarnya, komunikasi digunakan untuk menyampaikan kebutuhan organisasi. Manusia melakukan komunikasi sebagai bentuk penyampaian ilmu dan pengalaman. Komunikasi menjadi instrumen yang sangat berguna untuk menyampaikan atau menerima informasi dan pesan dari dan kepada orang lain. Kelalaian dalam melakukan kegiatan komunikasi dapat memberi dampak buruk yang cukup parah. Komunikasi yang buruk merupakan asal perselisihan dan konflik antar individu atau organisasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research). Data yang diperoleh dari hasil referensi-referensi penulis didapatkan dalam berbagai buku-buku dan jurnal-jurnal yang diolah dan dianalisa berdasarkan hasil referensi yang didapatkan, kemudian dikembangkan dengan imajinasi dari penulis agar dapat menghasilkan sebuah tujuan dari penulisan ini. Dengan mempelajari teori-teori komunikasi seperti cultural approach to organization, strukturisasi model weberian, critical theory of communication kiranya organisasi itu akan dapat berjalan dengan lancar dan lebih efektif, dimana komunikasi yang efektif itu dapat memperlancar komunikasi antara komunikator dan komunikan.
Fungsi Komunikasi Pembangunan Dalam Meningkatkan Wisata di Kampung Lama Irma Yusriani Simamora; Alya Hamzah Panggabean; Riska Amanda Pratiwi; Daffa Yusriyah Daulay; Yughni Faidah
TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Februari: TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/tuturan.v2i1.759

Abstract

In this study, we examined about a tourism that is famous for its culture. Introduction to culture and history that is the main destination on this tour, namely the old comrades located in the old village, Labu Beach. Culture is a legacy from ancestors that must continue to be developed, but because of the many factors that make culture farther from civilization, making the next generation forget and even do not know the existing heritage. Technology is one way to know a culture that has long been lost and even forgotten. In addition, kawan lama tourism is a way to introduce the culture in the old kampung village, the culture is in the form of Malay customs, both dances, typical foods, traditional clothes and traditional Malay tools.