Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perencanaan Sistem Penampungan Mata Air dan Sistem Pemompaan Transmisi Air Bersih di Komplek Pesantren Bayt Al-Quds Soreang Muhammad Ridwan; Dimas Muhammad Rifqi; Muhammad Pramuda Nugraha Sirodz; Muhammad Rangga Sururi
Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika Vol 2, No 2 (2022): JREM
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/JREM.v2i2.154

Abstract

ABSTRAK Pesantren Bayt Al-Quds merupakan kompleks pesantren yang dekat dengan sumber mata air yang digunakan sebagai kebutuhan air bersih. Komplek terletak di kaki bukit, namun mata air berada di lembah sehingga untuk mendapatkan suplai air bersih diperlukan sistem yang dapat mengalirkan air dari mata air ke reservoir di kompleks. Sistem pompa dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dalam merencanakan sistem pompa, tahapan yang dilalui meliputi survey lapangan, mengidentifikasi masalah, studi literatur, mengumpulkan data, menganalisa data, merancang sistem mekanis tandon air bersih, perbaikan sistem pompa eksisting, dan dokumentasi hasil. Data primer diperoleh dari hasil survei dan pengukuran secara langsung, sedangkan data sekunder bersumber dari data warga sekitar dan pengurus pondok pesantren Bayt al-Quds serta data penelitian sebelumnya. Kebutuhan debit per hari di kompleks pesantren sebesar 10.165 L/hari dengan debit ketersediaan air sebesar 17.928 L/hari. Kompleks pesantren ini akan menggunakan bangunan penangkap dan penampung mata air dengan kapasitas 10 m3 (2 buah) yang kemudian ditransmisikan ke 2 posisi reservoir. Pompa diperlukan untuk memindahkan air dari penampung ke reservoir menggunakan pompa 1, dengan head 47,10 m, dan pompa 2, dengan head 23,26 m, dan pompa 3 yang hanya digunakan jika ada kerusakan atau sedang dilakukan perawatan. Kata Kunci: Mata air, Pengumpul, Penampung, Pompa. ABSTRACT The Bayt Al-Quds Islamic Boarding School complex is located near water spring that were used for clean water supply. The complex is located at the hillside and the spring is at the valley, therefore it will requires a system that can deliver water from the spring to the reservoir at the complex. A pump system can be used to accommodate the problem. Pump system designing includes field survey, problems identifying, research references, data collecting, data analyzing, reservoir mechanical system design, existing pump repairing, and documentation. Primary data is obtained from survey results and measurements directly, while secondary data is sourced from data from local residents and Bayt al-Quds boarding school administrators as well as data from previous research. The need for discharge per day in the complex amounted to 10,165 L/day with a water availability discharge of 17,928 L/day. This complex will use 2 tubs of spring reservoirs for different purposes, with a capacity of 10 m3 (2 apparatus). of spring reservoirs is 20,000 liters. A pump is needed to move water from the reservoir to the tubs using pump 1st, with a head of 47.10 m, pump 2nd, with a head of 23.26 m, and pump 3rd, which is only used if there is damage or maintenance is being done. Keywords: Spring Water, broncapture, reservoir, pump.
Simulasi Desain Alat Pengujian Crashworthiness dengan Metode Drop Test untuk Spesimen Berukuran 25 cm x 25 cm Muhammad Ridwan; Marsono Marsono; Rafil Adnan Zibara; Arrabi Pasya
Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika Vol 6, No 1 (2026): JREM
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/JREM.v6i1.62

Abstract

Penelitian ini bertujuan mensimulasikan desain alat uji crashworthiness dengan metode drop test untuk spesimen berukuran 25×25 cm. Crashworthiness adalah kemampuan struktur menyerap energi benturan guna meningkatkan keselamatan pada bidang otomotif dan teknik struktur. Untuk memperoleh hasil pengujian optimal, dilakukan simulasi desain guna menentukan rangka yang sesuai dan aman. Simulasi bertujuan mengetahui serta mengevaluasi kekuatan rangka melalui parameter tegangan, defleksi, dan faktor keamanan. Alat dirancang dengan komponen utama berbahan baja AISI 1045 dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SolidWorks melalui metode FEA (Finite Element Analysis) pada uji pembebanan statik. Variasi ketinggian jatuh bola baja impaktor dibuat dari 1 m hingga 6 m dengan interval 1 m. Hasil simulasi menunjukkan seluruh komponen, yaitu rangka utama, poros penyangga pegas, dan dudukan spesimen, memiliki tegangan di bawah batas ijin bahan () 202,5 mpa, defleksi sangat kecil (<0,1 mm), dan faktor keamanan di atas 4. Desain dinyatakan aman, kaku, dan tidak menimbulkan kesalahan pengukuran signifikan. Perubahan parameter terhadap ketinggian jatuh menunjukkan struktur mampu menyerap energi tumbukan secara efisien melalui deformasi elastis dominan, sehingga layak digunakan untuk uji crashworthiness.