Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pelatihan Aplikasi Rencana Anggaran Biaya Proyek Pada PT.Archivelo Group Juna Eska; Hidayatullah Hidayatullah; Afni Nia Sari
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i1.1270

Abstract

Abstarct : Budgeting Plan (RAB) is one of the main processes in a construction project because it is the basis for making an offer of a financing system and a schedule for construction implementation. Currently RAB is mostly done by using Microsoft Excel to simplify the calculation process. In the implementation of construction projects, calculating the weight is very important to estimate the expenditure of funds based on the existing budget plan (RAB). The method used in this community service is the Preparation Stage, socialization of activities, practice of making project cost budgets, and the evaluation stage. The purpose of this report is to show an application model that can be used to facilitate the calculation of a budget plan made based on the Indonesian National Standard Cost Analysis (SNI). This application is made with Visual Basic 6.0 Programming Language and MySQL database. Keywords: cost budget plan; cost analysis; SNI.  Abstrak : Rencana Anggaran Biaya (RAB) merupakan salah satu proses utama dalam proyek konstruksi karena merupakan dasar untuk membuat penawaran sistem pembiayaan dan jadwal pelaksanaan konstruksi. Saat ini RAB banyak dilakukan dengan cara menggunakan Microsoft Excel untuk mempermudah  proses perhitungan. Dalam  pelaksanaan proyek konstruksi perhitungan bobot sangat penting untuk memperkirakan pengeluaran dana berdasarkan rencana anggaran biaya (RAB) yang ada. Adapun Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini adalah Tahap Persiapan , sosialisasi kegiatan, praktek membuat anggaran biaya proyek, dan tahap evaluasi. Tujuan dari laporan ini adalah untuk menunjukan suatu model  aplikasi yang dapat digunakan untuk mempermudah perhitungan rencana anggaran biaya yang dibuat berdasarkan analisa biaya standar nasional indonesia (SNI). Aplikasi ini dibuat dengan Bahasa Pemrograman Visual Basic 6.0 dan database MySQL. Kata Kunci : rencana anggaran biaya; analisa biaya; SNI.
IMPLEMENTASI METODE WEIGHTED PRODUCT SELEKSI PENERIMA BANTUAN DISABILITAS PADA DINAS SOSIAL KABUPATEN BATUBARA Juna Eska; Afni Nia Sari; Hidayatullah Hidayatullah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i1.1688

Abstract

Penyandang Cacat atau Disabilitas merupakan keadaan seseorang yang mengalami keterbatasan fisik, mental dan intelektual dimana keadaan tersebut terjadi dikarenakan kecelakaan atau pun terlahir cacat dalam jangka waktu yang lama sehingga terjadinya penghambatan dirinya untuk melakukan kegiatan selayaknya orang normal. Pada penelitian ini, penulis mencoba membuat suatu sistem informasi yang mampu mengelola data Penyandang Cacat atau Disabilitas yang berada di Dinas Sosial Kabupaten Batubara dengan menggunakan Metode Metode Weighted Product (WP). Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah Metode Weighted Product (WP) merupakan perkalian untuk menghubungkan rating atribut, dimana rating setiap atribut harus dipangkatkan dengan bobot atribut yang bersangkutan. Metode weighted product memerlukan proses normalisasi karena metode ini mengalikan hasil penilaian setiap atribut. Hasil perkalian tersebut belum bermakna jika belum dibandingkan (dibagi) dengan nilai standar. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan calon yang berhak  menerima bantuan Penyandng Cacat atau Disabilitas, dengan melakukan penyeleksian proposal satu persatu oleh pegawai Dinas Sosial. Aplikasi pada penelitian ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP,  database MySQL dan Sublime Text 3.
PENERAPAN METODE K-MEDOIDS TERHADAP ANGGARAN PENDAPATAN ASLI DAERAHDI WILAYAH PROVINSI SUMATERA UTARA Juna Eska; Afni Nia Sari; Hidayatullah Hidayatullah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 3 (2024): August 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i3.2068

Abstract

Belum adanya teknik yang dilakukan untuk mengelompokkan Anggaran Pendapatan Asli Daerah.Maka sering terjadi pendistribusiaan anggaran tidak tepat sasaran dan mengakibatkan pembangunan daerah tidak merata.Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisa pengelompokan Anggaran Pendapatan Asli Daerah di Wilayah Provinsi Sumatera Utara dengan menggunakan datamining klastering metode K-Medoids. Data penelitian diperoleh dari BPS (Badan Pusat Statistik) wilayah Sumatera Utara melalui situs https://sumut.bps.go.id/. Teknik ilmu komputer yang digunakan adalah dengan memanfaatkan datamining klastering K-Medoids. Diharapkan hasil penelitian dapat membangun sebuah aplikasi dengan teknik datamining klastering K-Medoids dalam mengelompokkan Anggaran Pendapatan Asli Daerah di Wilayah Provinsi Sumatera Utara. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan hasil cluster yang sesuia sehingga dapat membantu pemerintah dalam menggali sumber-sumber PAD agar terus dapat melakukan pembangunan terhadap masing-masing daerah.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN SISWA PENERIMA BEASISWA DENGAN METODE MOORA Juna Eska; Riandana Afira; Afni Nia Sari
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2657

Abstract

Pendidikan merupakan dasar utama dalam pembangunan suatu negara, dan beasiswa adalah alat penting dalam memastikan akses pendidikan yang adil dan merata. Sekolah Dasar Negeri 04 Kampung Batu Dalam, sebagai bagian dari sistem pendidikan dibawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Solok, memiliki tanggung jawab untuk memilih siswa penerima beasiswa yang kurang mampu. Namun, proses pemilihan siswa penerima beasiswa di sekolah ini masih dilakukan secara manual, dengan membandingkan satu per satu calon penerima beasiswa. Hal ini telah mengakibatkan ketidak-efisienan dalam waktu dan potensi kesalahan dalam pengambilan keputusan, terutama ketika jumlah calon penerima beasiswa menjadi banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan membangun sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu pihak sekolah dalam menyeleksi siswa yang layak menerima beasiswa berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan di SDN 04 Kampung Batu Dalam. Metode yang diterapkan dalam sistem ini adalah Multi-Objective Optimazation on the basis Analysis (MOORA), sebuah metode yang mampu mengolah dan membandingkan berbagai kriteria secara efisien. SPK ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP untuk menciptakan antarmuka pengguna yang interaktif dan database MySQL untuk menyimpan data siswa, data kriteria serta hasil perhitungan MOORA. Dengan bantuan SPK ini, pihak sekolah dapat memasukkan data siswa, mengatur bobot kriteria sesuai dengan prioritas, dan secara akurat menghasilkan rekomendasi tentang siswa yang paling layak menerima beasiswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan efesiensi proses seleksi siswa penerima beasiswa di SDN 04 Kampung Batu Dalam, menjadikannya lebih transparan, dan mengurangi potensi kesalahan. Selain itu, sistem ini bisa dijadikan panduan bagi SDN 04 Kampung Batu Dalam dalam meningkatkan proses pemilihan siswa penerima beasiswa. Dalam konteks yang lebih khusus, penelitian ini berkontribusi dalam upaya mewujudkan akses pendidikan lebih merata dan adil di lingkungan sekolah tersebut. Kata kunci: Pendidikan, Beasiswa, Sistem Pendukung Keputusan, Multi-Objective Optimazation on the basis Analyisis (MOORA).
ANALISIS SWOT PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KESEHATAN (SIMKES) DI PUSKESMAS DAERAH 3 T (TERTINGGAL, TERDEPAN, TERLUAR) Rizalina Rizalina; Afni Nia Sari; Elvira Sawitri; Deby Erdriani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4172

Abstract

Abstract: The Health Management Information System (SIMKes) is an important instrument in supporting effective, efficient, and data-driven health services. In Indonesia, the implementation of SIMKes has been extended to Puskesmas as the spearhead of primary care. However, its implementation in the 3T (Disadvantaged, Frontier, and Outermost) areas faces significant challenges due to geographical, socio-economic, and infrastructure limitations. This study aims to analyze the internal and external factors that influence the success of SIMKes implementation in 3T areas through a SWOT analysis approach. Data was obtained from a comprehensive literature study as well as in-depth interviews with health workers in 3T health centers. Results show that the main strengths of SIMKes lie in its ability to integrate health data and support decision-making, while weaknesses include technical limitations and low digital literacy. Opportunities arise from national policies on health digitization, while threats stem from technological disparities and system resilience. This article recommends strategies for strengthening local capacity, regional needs-based system design, and inter-agency synergy. Keywords: SIMKes, SWOT, Puskesmas, 3T Area, Health Information System, Service Digitalization Abstrak: Sistem Informasi Manajemen Kesehatan (SIMKes) merupakan instrumen penting dalam mendukung pelayanan kesehatan yang efektif, efisien, dan berbasis data. Di Indonesia, implementasi SIMKes telah diperluas hingga ke Puskesmas sebagai ujung tombak layanan primer. Namun, penerapannya di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) menghadapi tantangan signifikan karena kondisi geografis, sosial-ekonomi, serta keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi keberhasilan implementasi SIMKes di daerah 3T melalui pendekatan analisis SWOT. Data diperoleh dari studi literatur yang komprehensif serta wawancara mendalam dengan tenaga kesehatan di Puskesmas 3T. Hasil menunjukkan bahwa kekuatan utama SIMKes terletak pada kemampuannya mengintegrasikan data kesehatan dan mendukung pengambilan keputusan, sementara kelemahan mencakup keterbatasan teknis dan rendahnya literasi digital. Peluang muncul dari kebijakan nasional digitalisasi kesehatan, sedangkan ancaman berasal dari disparitas teknologi dan ketahanan sistem. Artikel ini merekomendasikan strategi penguatan kapasitas lokal, desain sistem berbasis kebutuhan daerah, dan sinergi antar-lembaga. Kata Kunci: SIMKes, SWOT, Puskesmas, Daerah 3T, Sistem Informasi Kesehatan, Digitalisasi Layanan
PENINGKATAN PEMAHAMAN TEKNOLOGI INTERNET OF THING BAGI SISWA SMA NEGERI 1 TALAMAU Juna Eska; Hidayatullah Hidayatullah; Afni Nia Sari
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i2.1507

Abstract

Abstarct : SMA Negeri 1 Talamau is a high school, especially classes X, From the results of interviews conducted by the PKM team with the SMA Negeri 1 Talamau school, it was found that within the SMA Negeri 1 Talamau environment, Internet of Things technology had never been introduced. The target audience is Class XI Students of Talamau 1 Public High School. The method used in PKM is in the form of seminars or lectures. The place for this community service is in the area of SMA Negeri 1 Talamau which will last for 3 hours and the time for implementing this community service is estimated to be in October 2023. The results achieved from this PKM activity are an increase in the ability of SMA Negeri 1 Talamau students to understand concepts. IoT and its implementation. Keywords: Internet of Things (IoT); Internet Technology  Abstrak : SMA Negeri 1 Talamau adalah Sekolah Menengah Atas khususnya kelas X, XI, XII yang memiliki ekstra kurikuler komputer dan tentu mendapatkan pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di sekolahnya. Dari hasil wawancara yang dilakukan oleh tim PKM kepada pihak sekolah SMA Negeri 1 Talamau didapatkan fakta bahwa di dalam lingkungan SMA Negeri 1 Talamau belum pernah diperkenalkan teknologi Internet of Things. Khalayak sasaran ditujukan bagi Siswa Kelas XI “SMA Negeri 1 Talamau . Metode yang digunakan dalam PKM ini dalam bentuk seminar atau ceramah. Untuk tempat pengabdian masyarakat ini berada pada lingkungan SMA Negeri 1 Talamau yang nantinya akan berlangsung selama 3 jam dan mengenai waktu pelaksanaan pengabdian masyarakat ini estimasi pada bulan Oktober 2023. Hasil yang dicapai dari kegiatan PKM ini adalah peningkatan kemampuan siswa SMA Negeri 1 Talamau untuk memahami konsep IoT dan implementasinya. Kata Kunci : Internet of Things (IoT);  Internet Technology 
Model Evaluasi Kesiapan Digitalisasi UMKM Daerah 3T Menggunakan AHP-TOPSIS sebagai Sistem Penunjang Keputusan Rizalina; Juna Eska; Dinda Djesmedi; Afni Nia Sari
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Vol. 13 No. 4 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/jurikom.v13i4.10103

Abstract

Transformasi digital menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Namun, kesiapan digital UMKM masih belum merata dan sulit diukur secara objektif karena sebagian besar proses penilaian masih dilakukan secara manual dan subjektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model evaluasi dan sistem penunjang keputusan berbasis Multi-Criteria Decision Making (MCDM) untuk mengevaluasi kesiapan digitalisasi UMKM secara objektif, konsisten, dan sistematis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Research and Development (R&D). Metode yang digunakan adalah kombinasi Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk pembobotan kriteria dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk perankingan alternatif. Penelitian ini menggunakan sembilan kriteria utama, yaitu kepemimpinan digital, infrastruktur teknologi informasi, sumber daya manusia digital, keuangan, operasional digital, digital marketing, dukungan eksternal, budaya organisasi, dan keamanan informasi. Data diperoleh dari 30 UMKM hasil observasi lapangan di daerah 3T. Model yang dikembangkan selanjutnya diimplementasikan ke dalam Sistem Penunjang Keputusan berbasis web dan diuji menggunakan Black Box Testing serta User Acceptance Testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria kepemimpinan digital memperoleh bobot tertinggi, dengan nilai preferensi TOPSIS tertinggi sebesar 0,796 dan terendah sebesar 0,40. Sistem yang dikembangkan mampu memberikan evaluasi yang objektif dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam strategi digitalisasi UMKM, khususnya di daerah 3T.