Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah KOMPUTASI

Specification and Visualization of Policy Model in RBAC Rafif Favian; I Made Wiryana; Cahyawati Diah Kusumarini
Jurnal Ilmiah KOMPUTASI Vol. 21 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Komputasi Volume: 21 No. 2, Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian STMIK Jakarta STI&K

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The application of the State Civil Apparatus Information System is an application that manages all stages of civil service management of the state civil apparatus, in line with technological developments and the needs of the state civil apparatus for digital data, the State Civil Apparatus Information System needs to be developed. There are 18 application developments, one of which is the user management function. The problem with this function is that the user has quite a lot of roles, where 1 user can have access to several applications. Therefore, a clear user management is needed to manage this, namely using access control with an RBAC (Role Based Access Control) approach. The purpose of this study is to produce a role model on user management features using XACML and produce an RBAC policy design on user management access control in the state Civil Apparatus Information System application. The research method consists of: (1) Literature Review, (2) Role Modeling Using XACML, (3) Result Visualization, and (4) Merge Operation Process. This research has produced 6 role models, where the six models have been visualized in the form of a graph in the form of images, visualization is carried out to detect if there is an error in defining roles in the State Civil Apparatus Information System service. and secondly, this research has produced an RBAC policy written using the XACML scheme as its specification.
Arsitektur Infrastruktur Single Sign-on dengan Akses Pengguna yang Masif Koko Bachrudin; I Made Wiryana; Elyna Fazriyati
Jurnal Ilmiah KOMPUTASI Vol. 21 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Komputasi Volume: 21 No. 2, Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian STMIK Jakarta STI&K

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat suatu instansi pemerintahan yang memiliki pengguna lebih dari 4 juta ingin mengembangkan sebuah sistem autentikasi yang terpadu dan saling terintegrasi. Instansi ini telah mengembangkan lebih dari sepuluh sistem elektronik untuk menunjang pelayanan. sepuluh sistem elektronik ini dikembangkan dengan menggunakan metode semi microservice dan dibagi menjadi dua bagian yaitu Frontend dengan Client base programing dan backend, komunikasi antar FE dan BE ini juga diperlukan sebuah mekanisme untuk mengetahui wewenang dari pengguna yang telah melakukan autentikasi di sisi Frontend. Untuk mengembangkan sistem yang dapat memenuhi kebutuhan ini perlu dibangun sebuah arsitektur SSO yang tepat. Penelitian ini berfokus pada pengembangan arsitektur SSO dengan berbasis pada analisis kebutuhan yang telah dilakukan sebelumnya. Penggunaan teori graf menjadikan desain arsitektur menjadi jelas dan tidak terjadi ambiguitas. Penggunaan teori graf juga dapat mengidentifikasi komponen mana yang sifatnya kritis dan menentukan solusi untuk menangani masalah yang ditemukan.
Bisnis Proses Engineering Dengan BPMN (Business Process Model Notation) dan Gap Analysis pada Penerimaan Mahasiswa Baru Kurnia Ramadhani; I Made Wiryana
Jurnal Ilmiah Komputasi Vol. 20 No. 4 (2021): Jurnal Ilmiah Komputasi Volume: 20 No. 4, Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32409/jikstik.20.4.2810

Abstract

Informasi Teknologi (IT) berperan penting sebagai bagian dari Sistem Informasi (SI) serta ilmu pengetahuan pada era globalisasi yang telah berkolaborasi dengan banyak bidang ilmu lainnya, sehingga dapat merambah segala bidang. Hampir semua bidang yang telah memanfaatkan dan mengikuti perkembangan teknologi informasi, salah satu bidang yang memanfaatkan dan mengikuti perkembangan teknologi informasi adalah di bidang pelayanan. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui proses bisnis yang dimodelkan dengan BPMN (Bisnis Proses Model dan Notasi) yang memanfaatkan alur kerangka penelitian pada tempat pendaftaran penerimaan mahasiswa baru Universitas Gunadarma dalam menganalisis proses bisnis dengan bahasa pemodelan formal sehingga dapat menganalisis dan menjelaskan sistem dalam bersamaan dengan alur kerja yang kompleks.
Pengembangan Strategi Pembelajaran Mesin untuk Membangun Visualisasi Cerdas Berdasarkan Preferensi Pengguna: Array Evans Winanda Wirga; Johan Harlan; I Made Wiryana; Ernianti Hasibuan
Jurnal Ilmiah Komputasi Vol. 21 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Komputasi : Vol. 21 No 3, September 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32409/jikstik.21.3.2936

Abstract

Presentasi dan visualisasi yang didukung pola interaksi yang tepat antara pengguna sebagaipengambil keputusan berdasarkan pertimbangan data yang tepat akan mendukung Decision SupportSystem yang baik. Penelitian ini memaparkan pengembangan strategi pembelajaran mesin dalam membangun visualiasi yang berdasarkan preferensi pengguna. Data diklasifikan menjadi data pengontrol visualisasi (Dc) dan data visualisasi (Dv), Selanjutnya dibuat pattern visualiasi data sebagai bahan untuk pembelajaran mesin dalam menentukan hasil visualiasi. Penerapan strategi learning pada machine learning ini memungkinkan untuk menghasilkan smart visualization berdasarkan preferensi pengguna saat memilih visualisasi yang sesuai dengan kebutuhannya
Arsitektur Infrastruktur Single Sign-on dengan Akses Pengguna yang Masif Koko Bachrudin; I Made Wiryana; Elyna Fazriyati
Jurnal Ilmiah Komputasi Vol. 21 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Komputasi Volume: 21 No. 2, Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32409/jikstik.21.2.3059

Abstract

erdapat suatu instansi pemerintahan yang memiliki pengguna lebih dari 4 juta ingin mengembangkan sebuah sistem autentikasi yang terpadu dan saling terintegrasi. Instansi ini telah mengembangkan lebih dari sepuluh sistem elektronik untuk menunjang pelayanan. Sepu- luh sistem elektronik ini dikembangkan dengan menggunakan metode semi microservice dan dibagi menjadi dua bagian yaitu Frontend dengan Client base programing dan backend , komu- nikasi antar FE dan BE ini juga diperlukan sebuah mekanisme untuk mengetahui wewenang dari pengguna yang telah melakukan autentikasi di sisi Frontend . Untuk mengembangkan sistem yang dapat memenuhi kebutuhan ini perlu dibangun sebuah arsitektur Single Sign- On (SSO) yang tepat. Penelitian ini berfokus pada pengembangan arsitektur SSO dengan berbasis pada analisis kebutuhan yang telah dilakukan sebelumnya. Penggunaan teori graf menjadikan desain arsitektur menjadi jelas dan tidak terjadi ambiguitas. Penggunaan teori graf juga dapat mengidentifikasi komponen mana yang sifatnya kritis dan menentukan solusi untuk menangani masalah yang ditemukan. Dari hasil pengujian yang dilakukan penggunaan teori graf berhasil dalam mengidentifikasi komponen kritis dari arsitektur yang dikembangkan dan dapat memberikan solusi. Dengan pengembangan arsitektur menggunakan teori graf ar- sitektur ini telah berhasil diterapkan pada implementasi produksi dengan melayani 4 juta pengguna dengan pengguna konkuren lebih dari 200.000 dan melakukan validasi token lebih dari 28.000 setiap detik
Specification and Visualization of Policy Model in RBAC Rafif Favian; I Made Wiryana; Cahyawati Diah Kusumarini
Jurnal Ilmiah Komputasi Vol. 21 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Komputasi Volume: 21 No. 2, Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32409/jikstik.21.2.3057

Abstract

Aplikasi Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara adalah aplikasi yang mengelola selu- ruh tahapan manajemen kepagawaian aparatur sipil negara, sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan aparatur sipil negara akan data digital, maka Sistem Informasi Aparatur Sipil negara perlu dilakukan pengembangan. terdapat 18 pengembangan aplikasi salah satunya adalah pada fungsi manajemen user. Adapun permasalahan yang ada pada fungsi tersebut yaitu user memiliki role yang cukup banyak, dimana 1 user bisa memiliki akses untuk beberapa aplikasi. maka dari itu dibutuhkan sebuah manajemen user yang jelas untuk mengatur hal tersebut, yaitu menggunakan akses kontrol dengan pendekatan RBAC (Role Based Access Control). Tujuan dari penelitian ini adalah Menghasilkan model role pada fitur manajemen user menggunakan XACML dan Menghasilkan desain policy RBAC pada akses kontrol manajemen user di aplikasi Sistem Informasi Aparatur Sipil negara. Metode penelitian terdiri dari : (1) Literature Review , (2) Role Modelling Using XACML, (3) Result Visualization, dan (4) Merge Operation Process . Penelitian ini telah menghasilkan 6 model role, dimana keenam model tersebut telah di visualisasikan dalam bentuk graph berupa gam- bar, visualisasi dilakukan guna mendeteksi apabila terjadi kesalahan dalam pendefinisian role pada layanan Sistem Informasi Aparatur Sipil negara. dan yang kedua, penelitian ini telah menghasilkan policy RBAC yang ditulis menggunakan skema XACML sebagai spesifikasinya.
Arsitektur Infrastruktur Single Sign-on dengan Akses Pengguna yang Masif Koko Bachrudin; I Made Wiryana; Elyna Fazriyati
Jurnal Ilmiah Komputasi Vol. 21 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Komputasi Volume: 21 No. 2, Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32409/jikstik.21.2.3059

Abstract

erdapat suatu instansi pemerintahan yang memiliki pengguna lebih dari 4 juta ingin mengembangkan sebuah sistem autentikasi yang terpadu dan saling terintegrasi. Instansi ini telah mengembangkan lebih dari sepuluh sistem elektronik untuk menunjang pelayanan. Sepu- luh sistem elektronik ini dikembangkan dengan menggunakan metode semi microservice dan dibagi menjadi dua bagian yaitu Frontend dengan Client base programing dan backend , komu- nikasi antar FE dan BE ini juga diperlukan sebuah mekanisme untuk mengetahui wewenang dari pengguna yang telah melakukan autentikasi di sisi Frontend . Untuk mengembangkan sistem yang dapat memenuhi kebutuhan ini perlu dibangun sebuah arsitektur Single Sign- On (SSO) yang tepat. Penelitian ini berfokus pada pengembangan arsitektur SSO dengan berbasis pada analisis kebutuhan yang telah dilakukan sebelumnya. Penggunaan teori graf menjadikan desain arsitektur menjadi jelas dan tidak terjadi ambiguitas. Penggunaan teori graf juga dapat mengidentifikasi komponen mana yang sifatnya kritis dan menentukan solusi untuk menangani masalah yang ditemukan. Dari hasil pengujian yang dilakukan penggunaan teori graf berhasil dalam mengidentifikasi komponen kritis dari arsitektur yang dikembangkan dan dapat memberikan solusi. Dengan pengembangan arsitektur menggunakan teori graf ar- sitektur ini telah berhasil diterapkan pada implementasi produksi dengan melayani 4 juta pengguna dengan pengguna konkuren lebih dari 200.000 dan melakukan validasi token lebih dari 28.000 setiap detik