p-Index From 2021 - 2026
0.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal APTEK JPMAT
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Efisiensi Sistem Energi Hybrid Solar dan Hidro Melalui Monitoring dan Perawatan Preventif: Studi Kasus Tahap 1 Suripto, Heri; Aprizal; Saiful Anwar; Arifal Hidayat
JPMAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Aplikasi Teknologi Jurnal Pengabdian Masyrakat Aplikasi Teknologi (JPMAT) : Edisi II, No. 01 Desember 2023
Publisher : FKULTAS TEKNIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jpmat.v2i1.2279

Abstract

Peningkatan keberlanjutan sistem energi merupakan tantangan utama dalam era modern ini. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi sistem energi hybrid yang mengintegrasikan sumber daya surya dan hidro melalui implementasi monitoring dan perawatan preventif. Fokus utama adalah pada tahap 1 dari studi kasus ini yang mencakup desain, implementasi, dan evaluasi sistem yang terintegrasi. Metode yang digunakan melibatkan analisis data real-time dari panel surya dan sistem hidro, serta penerapan teknik perawatan preventif yang tepat waktu. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam efisiensi energi melalui pengoptimalan operasional sistem, pemantauan kinerja, dan deteksi dini masalah potensial. Temuan ini memberikan landasan yang kuat bagi pengembangan tahap berikutnya dalam upaya meningkatkan ketersediaan dan efisiensi energi sistem hybrid untuk masa depan yang berkelanjutan. Keberhasilan pendekatan ini menegaskan pentingnya perawatan preventif dan monitoring yang terus-menerus dalam meningkatkan kinerja sistem energi terbarukan.
Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Kerja Pada Proyek Peningkatan Jalan Pasir Rambah Menuju Rantau Upih Kabupaten Rokan Hulu Zamri; Arifal Hidayat; Khairul Fahmi
Aptek Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 01, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i1.3975

Abstract

Sistem manajemen keselamatan kerja merupakan bagian dari sistem manajemen pelaksanaan pekerjaan konstruksi untuk menjamin terwujudnya keselamatan konstruksi. Keselamatan konstruksi adalah segala kegiatan keteknikan untuk mendukung pekerjaan konstruksi dalam mewujudkan pemenuhan standar keamanan, keselamatan, kesehatan dan keberlanjutan yang menjamin keselamatan konstruksi. Untuk menghindari risiko kecelakaan di tempat kerja, beberapa metode perlu diadopsi, yaitu kontrol teknis, kontrol administratif, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Kerja (SMKK) dan faktor perilaku pekerja yang paling dominan mempengaruhi penerapan SMKK pada proyek Peningkatan Jalan Pasir Rambah Menuju Rantau Upih di Kabupaten Rokan Hulu. Jenis penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif yaitu metode yang didasarkan pada data hasil pengukuran variabel penelitian melalui studi pustaka dan penyebaran angket kepada 15 responden. Data kuesioner yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem manajemen keselamatan kerja terhadap perilaku penggunaan alat pelindung diri pada proyek peningkatan jalan Pasir Rambah Menuju Rantau Upih di Kabupaten Rokan Hulu didapatkan hasil presentase sebesar = 71,48%, artinya masuk dalam kategori sedang. Faktor perilaku pekerja yang paling dominan mempengaruhi penerapan SMKK yaitu perilaku pengetahuan = (90%), sikap = (84%), pengawasan = (78,3%), pelatihan = (66,7%), dan penghargaan = (64,4%).
Pengembangan Job Mix Design Beton Struktural Untuk Peningkatan Efisiensi Dan Kualitas Arifal Hidayat; Khairul Fahmi; Rismalinda
Aptek Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 01, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i1.4149

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang paling umum digunakan dalam pembangunan infrastruktur. Kualitas beton yang baik sangat penting untuk memastikan kekuatan dan ketahanan struktur bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan komposisi campuran beton struktural fc' 30 MPa menggunakan metode DoE (Departemen of Environment) untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas beton. Tahapan penelitian meliputi pengujian saringan agregat, berat jenis dan penyerapan agregat, berat isi agregat, kadar lumpur, dan kadar air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi campuran beton metode DoE untuk beton fc' 30 MPa per meter kubik secara teoritis untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas betonadalah: Semen = 513,16 kg (11 sak semen), Agregat halus = 426,88 kg, Agregat kasar= 1214,97 kg, dan Air = 195 liter
Analisis Nilai California Bearing Ratio (CBR) Pada Ruas Jalan Boter Pasir Pengaraian Rismalinda; Bambang Edison; Arifal Hidayat; Riska Nadia
Aptek Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 01, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i1.4150

Abstract

Tanah dasar merupakan material yang sangat berpengaruh dan berperan penting dalam pembangunan konstruksi, dengan hal ini diperlukan tanah yang stabil agar memiliki nilai daya dukung yang tinggi untuk menahan beban lalu lintas yang berada di atasnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sifat fisik tanah yang ada di Jalan Boter Pasir Pengaraian serta mengetahui nilai California Bearing Ratio (CBR) di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis tanah subgrade pada 6 titik Lokasi pengambilan sampel berdasarkan AASHTO termasuk kelompok A – 6 dengan jenis tanah berlempung dan bedasarkan USCS termasuk dalam kelompok SC yaitu pasir lempung, campuran pasir-lempung. Nilai CBR laboratorium titik 1 sebesar 7,50%, titik 2 sebesar 10,09%, titik 3 sebesar 9,57% titik 4 sebesar 13,37%, titik 5 sebesar 6,31% dan titik 6 sebesar 6,63%. Hasil ini menunjukan bahwa nilai CBR tersebut berdasarkan AASHTO dan SNI 1744:2012 termasuk kategori cukup – baik sebagai bahan subgrade.