Aji Tri Pamungkas
KPOTI Kabupaten Semarang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Permainan hadang sebagai media kpoti dalam peningkatan aktivitas fisik melalui lestari budayaku bugar bangsaku Fajar Awang Irawan; Dhias Fajar Widya Permana; Yuwono Yuwono; Slamet Asnawi; Aji Tri Pamungkas; Alfa Budi Setiawan Yunior; Lulus Baktiyaningsih
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.5.1.1-10

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi permainan Hadang dalam peningkatan aktivitas fisik melalui lestari budayaku bugar bangsaku. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan diskusi dan praktik langsung dilapangan. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Semarang tepatnya si ruang lingkup KPOTI kabupaten Semarang yang berjumlah 38 peserta dari 19 kecamatan di Kabupaten Semarang. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dan survei. Hasil dari penelitian permainan Hadang aspek Kognitif sebesar 88% dalam pelaksanaan permainan Hadang. Pemahaman dalam permainan Hadang ini tidak terlalu sulit, karena beberapa peserta juga telah mengetahui permainan ini sebelumnya meskipun menggunakan nama yang berbeda. Sedangkan Aspek Afektif, didapatkan rerata 86% terkait penilaian tingkah laku para peserta. Nilai dari aspek Psikomotor dalam permainan Hadang ini cukup tinggi, yaitu pada prosentasi 90%. menemukan bahwa Permainan Hadang memiliki kontribusi dalam peningkatan aktivitas fisik. Permainan Hadang juga merupakan permainan yang menarik dan dapat diterima oleh masyarakat. Keterbatasan dalam penelitian ini yaitu hanya menggunakan perwakilan dari masing masing koordinator guru olahraga sebagai partisipan. Penelitian selanjutnya harapannya dapat diaplikasikan hingga tingkat daerah dan bahkan nasional untuk lebih merata dalam pemahaman dan pengetahuan terkait permainan hadang sebagai sebuah warisan permainan tradisional di Nusantara. Copyright © The Author (s) 2022Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penguatan Disiplin dan Sportivitas Siswa Melalui Permainan Tradisional dalam Pembelajaran PJOK Muhammad Khoiruddin Alvin; Fajar Awang Irawan; Aji Tri Pamungkas
Jurnal Pengabdian Olahraga Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): October 2026 (Article In Progress)
Publisher : Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpoi.v2i2.39762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran permainan tradisional dalam membentuk perilaku disiplin dan sportivitas siswa pada pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan siswa SDN 1 Sidomulyo sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, catatan lapangan, dan dokumentasi visual selama pelaksanaan permainan tradisional seperti rangku alu dan egrang balok. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, verifikasi Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan tradisional mampu menumbuhkan disiplin siswa yang ditunjukkan melalui kepatuhan terhadap aturan, keteraturan dalam mengikuti pembelajaran, serta tanggung jawab selama kegiatan berlangsung. Selain itu sikap sportivitas siswa juga berkembang, yang tercermin dari perilaku adil, saling menghargai, kerja sama, serta kemampuan menerima hasil permainan dengan sikap yang positif. Temuan ini mengidentifikasi mengidentifikasi bahwa permainan tradisional berperan sebagai media pembelajaran yang efektif, tidak hanya untuk aktivitas fisik, tetapi juga dalam mendukung penguatan karakter disiplin dan sportivitas siswa di sekolah dasar.
Revitalisasi Permainan Tradisional Balap Karung sebagai Sarana Pendidikan Karakter dan Pelestarian Budaya Romayuli Pardede; Aji Tri Pamungkas
Jurnal Pengabdian Olahraga Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): October 2026 (Article In Progress)
Publisher : Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpoi.v2i2.41283

Abstract

Permainan tradisional merupakan bagian dari warisan budaya bangsa yang memiliki nilai edukatif, sosial, dan karakter. Namun, seiring perkembangan teknologi dan maraknya permainan digital, keberadaan permainan tradisional mulai ditinggalkan oleh anak-anak, khususnya di lingkungan sekolah dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merevitalisasi permainan tradisional balap karung sebagai sarana pendidikan karakter dan pelestarian budaya di SDN Samban 02. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh siswa SDN Samban 02 yang dilibatkan secara aktif dalam rangkaian kegiatan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung permainan balap karung di lapangan sekolah. Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman mengenai sejarah, manfaat, dan nilai karakter yang terkandung dalam permainan tradisional. Selanjutnya, demonstrasi dilakukan untuk memperagakan cara bermain balap karung yang benar dan aman, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung oleh seluruh siswa dengan pendampingan tim mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa sangat antusias mengikuti kegiatan permainan tradisional balap karung. Melalui permainan ini, siswa mampu menumbuhkan nilai-nilai karakter seperti sportivitas, kerja sama, disiplin, dan kebersamaan. Selain itu, aktivitas balap karung juga mendorong peningkatan aktivitas fisik dan kemampuan motorik siswa. Kegiatan ini juga berkontribusi dalam menumbuhkan kesadaran siswa terhadap pentingnya melestarikan permainan tradisional sebagai bagian dari budaya bangsa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional balap karung merupakan media yang efektif dan menyenangkan untuk pendidikan karakter serta pelestarian budaya di lingkungan sekolah dasar.
Eksistensi Permainan Tradisional Engklek Dalam Menjaga Ingatan Sosial Dan Identitas Budaya Nusantara Safina Azzahra; Aji Tri Pamungkas
Jurnal Pengabdian Olahraga Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): October 2026 (Article In Progress)
Publisher : Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpoi.v2i2.42135

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan eksistensi permainan tradisional engklek dalam menjaga ingatan sosial dan identitas budaya Nusantara di kalangan peserta didik sekolah dasar. pengabdian ini didasarkan pada fenomena pergeseran minat anak terhadap permainan modern yang berdampak pada semakin berkurangnya praktik permainan tradisional, padahal permainan tradisional memiliki nilai edukatif, sosial, dan budaya yang penting bagi perkembangan anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah observasi partisipatif, dengan melibatkan tim pengabdi secara langsung dalam proses sosialisasi, demonstrasi, dan praktik permainan engklek pada siswa kelas I–VI di beberapa sekolah dasar di Kabupaten Semarang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi permainan engklek mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa terhadap nilai budaya, sekaligus berkontribusi pada perkembangan keterampilan motorik kasar, aspek kognitif, kedisiplinan, dan daya ingat anak melalui aktivitas bermain yang terstruktur. Selain itu, metode demonstrasi dan praktik langsung terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta didik, sedangkan peran mitra lokal, seperti sekolah dan komunitas, menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan pelestarian permainan tradisional. Pengabdian ini menunjukkan bahwa permainan engklek tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang efektif untuk memperkuat literasi budaya dan perkembangan anak.