Vinny Dwi Melliny
Universitas Sriwijaya

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Monetary Policy and Demographics: Empirical Evidence for Housing Prices in Indonesia Alghifari Mahdi Igamo; Azwardi Azwardi; Ardi Saputra; Rizky Ghoffar Ismail; Gustriani Gustriani; Vinny Dwi Melliny
SRIWIJAYA INTERNATIONAL JOURNAL OF DYNAMIC ECONOMICS AND BUSINESS SIJDEB, Vol. 6, No. 4, December 2022
Publisher : Faculty of Economics, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29259/sijdeb.v6i4.371-384

Abstract

The housing market in Indonesia has different characteristics for each region. These differences underlie changes in house prices, factors that affect house prices include Loan to Value (LTV), mortgage rate, income, and population. The data was obtained from relevant agencies of Bank Indonesia and the Statistics Indonesia, using data from 2012-2021, which is a combination of time-series data and a cross-section of 18 cities in Indonesia. The research method used is a regression panel. The results of the study of income levels, population, and Loan to Ratio (LTV) are significant to house prices, except for mortgage rates which not be effective in depressing housing price during the observation period.
Monetary Policy and Demographics: Empirical Evidence for Housing Prices in Indonesia Alghifari Mahdi Igamo; Azwardi Azwardi; Ardi Saputra; Rizky Ghoffar Ismail; Gustriani Gustriani; Vinny Dwi Melliny
SRIWIJAYA INTERNATIONAL JOURNAL OF DYNAMIC ECONOMICS AND BUSINESS SIJDEB, Vol. 6, No. 4, December 2022
Publisher : Faculty of Economics, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29259/sijdeb.v6i4.371-384

Abstract

The housing market in Indonesia has different characteristics for each region. These differences underlie changes in house prices, factors that affect house prices include Loan to Value (LTV), mortgage rate, income, and population. The data was obtained from relevant agencies of Bank Indonesia and the Statistics Indonesia, using data from 2012-2021, which is a combination of time-series data and a cross-section of 18 cities in Indonesia. The research method used is a regression panel. The results of the study of income levels, population, and Loan to Ratio (LTV) are significant to house prices, except for mortgage rates which not be effective in depressing housing price during the observation period.
KONTRIBUSI KONSUMSI RUMAH TANGGA DAN NPISHs TERHADAP KONSUMSI AKHIR DALAM PEREKONOMIAN DI SINGAPURA Dwi Darma Puspita sari; feny Marissa; Amelia Virgianita; Rasyida Pratiwi; Wiga Ayu Desmanita; Vinny Dwi Melliny
E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 14 No. 6 (2025): Vol. 14, No. 6, JUNI 2025 (pp.449-534)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEP.2025.v14.i06.p05

Abstract

Konsumsi rumah tangga tidak hanya mencerminkan aktivitas belanja, tetapi juga menjadi indikator kesejahteraan masyarakat, distribusi pendapatan, serta efektivitas kebijakan ekonomi. Lembaga NPISHs berperan penting karena menyediakan barang dan jasa non-komersial di bidang sosial, pendidikan, dan keagamaan yang memperkuat fondasi ekonomi domestik. Pemahaman terhadap kontribusi NPISHs menjadi penting dalam menilai ketahanan ekonomi dan pembangunan inklusif di Singapura. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi konsumsi rumah tangga dan lembaga nirlaba yang melayani rumah tangga (NPISHs) terhadap konsumsi akhir dalam perekonomian Singapura. Konsumsi domestik berperan penting dalam stabilitas dan ketahanan ekonomi, terutama di negara dengan struktur ekonomi terbuka seperti Singapura. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder makroekonomi dari Bank Dunia periode 2009–2023. Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga dan NPISH berpengaruh signifikan terhadap konsumsi akhir (p-value 0,0005) dengan arah hubungan negatif. Nilai R² sebesar 0,622 menunjukkan bahwa 62,2% variasi konsumsi akhir dijelaskan oleh konsumsi rumah tangga dan NPISHs. Hasil ini menunjukkan adanya perubahan struktur perekonomian Singapura, di mana dominasi sektor ekspor dan investasi menyebabkan kontribusi konsumsi domestik terhadap PDB relatif menurun.
Penguatan Motivasi Dan Edukasi Penggalian Potensi Talent Scounting  Santri Pondok Pesantren Dalam Upaya Pemberantas Kemiskinan Vinny Dwi Melliny; Anna Yulianita; Rasyida Pertiwi; Muhammad Teguh
Battuta-Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): Edisi Januari
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat motivasi, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengedukasi santri pondok pesantren dalam menggali potensi diri melalui pendekatan Talent Scouting sebagai strategi pendukung pemberantasan kemiskinan. Sasaran kegiatan adalah 30 santri perempuan Pondok Pesantren Az-Zahra Palembang. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, penyuluhan, pelatihan peningkatan motivasi, penggalian bakat dan minat, serta evaluasi melalui kuesioner. Materi yang diberikan mencakup pengembangan soft skill dan hard skill, pemaparan kisah inspiratif study abroad, pengenalan program student exchange, serta teknik identifikasi potensi diri secara sederhana dan aplikatif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini memperoleh tingkat kepuasan peserta di atas 93 persen, yang mencerminkan peningkatan pemahaman santri terhadap pentingnya motivasi, pengembangan potensi, dan perencanaan masa depan. Santri menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam mengenali bakat dan minat serta keberanian untuk merencanakan langkah konkret dalam pendidikan dan karier. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan santri berbasis pesantren yang berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung upaya pengentasan kemiskinan.