Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP SEBAGAI PEMBELAJARAN DI ERA PENDIDIKAN 4.0 BAGI GURU GEOGRAFI DI DAERAH SUMATERA SELATAN Muhammad Rendana; Stevanus Nalendra Jati; Ardi Saputra; Nurhayati Damiri
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i1.12772

Abstract

In education 4.0, digital technology and information systems need to be implemente in the education sector from the school to the university level. Specifically, the Geographic Information System (GIS) application needs to be mastered for the geography teachers to develop creativity related to their learning material. Based on this reason, the community dedication activity aims to improve the competency of geography teachers in the South Sumatera Province in the application of GIS for environmental studies. The method used in this activity is the GIS webinar activity and the evaluation of the action using a questionnaire. The results found that all participating teachers have well understood the webinar material. It indicates the output of the comprehension index polls before and after joining the webinar, which increased from 35% to 86%. Besides, another result also showed that the majority of teachers gave high assessments of the percentage satisfaction index that related to some aspects such as webinar activity (91.9%), speaker (87.9%), and the relevance of webinar materials to their job (96.8%). In conclusion, this webinar activity has a tremendous positive impact in improving the competency of geography teachers, especially for the application of GIS for environmental studies. --- Pada era pendidikan 4.0 ini, penggunaan teknologi digital dan sistem informasi perlu diimplementasikan dalam bidang pendidikan dari tingkat sekolah hingga universitas. Untuk guru geografi khususnya, aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) sangat perlu dikuasai sehingga guru bisa mengembangkan kreativitas terkait materi ajar kepada siswa. Berdasarkan hal tersebut, tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru-guru geografi di daerah Provinsi Sumatera Selatan dalam pemanfaatan SIG untuk kajian lingkungan hidup. Metode yang digunakan yaitu kegiatan webinar SIG dan evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner. Hasil kegiatan mendapatkan bahwa semua guru mampu memahami materi webinar yang disampaikan oleh narasumber dengan baik, ini ditunjukkan dengan hasil polling tingkat pemahaman peserta pada sebelum dan setelah pembekalan materi yang mengalami peningkatan dari 35% kepada 86%. Hasil evaluasi kegiatan juga menunjukkan bahwa mayoritas guru memberikan persentase indeks kepuasan yang tinggi terkait kegiatan webinar (91,9%), narasumber (87,9%), dan relevansi materi dengan pekerjaan (96,8%). Secara keseluruhan, kegiatan webinar ini memberikan dampak positif yang besar dalam peningkatan kompetensi guru-guru geografi terutama untuk penerapan SIG untuk kajian lingkungan hidup.
DIMENSI RELIGIUSITAS LANSIA DI DESA LABUHAN MARINGGAI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Dian Sri Andriani; Ardi Saputra; Yulasteriyani Yulasteriyani
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 8, No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v8i2.15667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan rutinitas ibadah lansia dan 2) mengetahui hubungan antara religiusitas terhadap kesehatan lansia. Penelitian ini dilakukan di Desa Labuhan Maringgai, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling (sensus), yaitu seluruh lansia yang berada di Desa Labuhan Maringgai sebanyak 73 jiwa. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuisioner dengan metode analisis statistik deskriptif, uji korelasi product-moment, uji hipotesis, dan uji besar pengaruh variabel. Berdasarkan hasil penelitian, sebanyak 76% lansia sudah rutin melaksanakan ibadah shalat Subuh, Zuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya yang disertai dengan zikir. Persentase lansia yang merutinkan baca Al quran sebesar 47%, sedangkan yang menghadiri pengajian di masjid sebesar 50%. Lansia yang belum merutinkan ibadah disebabkan oleh faktor pekerjaan. Diketahui sebesar 44% lansia masih bekerja untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Kemudian, berdasarkan hasil uji statistik diketahui adanya hubungan yang positif antara rutinitas ibadah terhadap kebahagiaan lansia. Penduduk lansia yang rutin melaksanakan ibadah merasakan ketenangan secara psikis dan berdampak pada kesehatan jasmani. Adapun lansia yang belum rutin melaksanakan ibadah dalam kehidupan sehai-hari mudah merasakan cemas atas situasi yang dihadapinya. Oleh karena itu, perlu adanya perhatian dari anggota keluarga dan pemerintah desa untuk mengupayakan kesejahteraan lansia.
KERAGAMAN SOSIAL DAN INTOLERANSI: Sebuah Tinjauan Kasus Potensi Konflik di Desa Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur Ardi Saputra; Yin Yin Septiani; Dian Sri Andriani
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 8, No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v8i2.15985

Abstract

Perpindahan penduduk yang berdampak terhadap pertumbuhan penduduk di Indonesia tidak terlepas dari peluang dan kesempatan kerja di tiap wilayah. Pada haikatnya manusia berpindah dari satu tempat ketempat yang lain dengan tujuan untuk keberlangsungan hidup, tidak terkecuali penduduk yang da di Desa Labuhan Maringgai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan sosial antara penduduk migran dan non-migran di Desa Labuhan Maringgai. Lokasi penelitian berada di Desa Labuhan Maringgai, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pengambilan sampel setiap wilayah sebanyak 50 responden kepala keluarga migran dan non-migran. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah observasi, dokumentasi, wawancara terstruktur dan wawancara mendalam. Teknik analisis data dilakukan dengan menggabungkan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi sikap intoleransi antara migran dan non-migran. Sehingga perlu dilakukan kajian dan kebijakan yang tepat untuk perkembangan desa yang lebih baik dimasa akan datang.Kata kunci: Keragaman Sosial, Intoleran, Migran dan Non Migran
PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER BERWAWASAN KEARIFAN LOKAL BAGI GENERASI Z DI SMAN 1 TANAH ABANG Azizah Husin; Dian Sri Andriani; Ardi Saputra; Silvia AR
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v9i2.16138

Abstract

Sejak lahir, remaja yang berasal dari kohor generasi Z sudah akrab dengan internet dan perangkat digital. Kecanggihan teknologi memudahkan manusia mengakses berbagai informasi tanpa batas waktu dan ruang. Terlebih lagi, selama pembelajaran daring akibat pandemi Covid-19, remaja semakin tidak terpisahkan dengan telepon seluler. Apabila orang tua tidak mengontrol pemakaian telepon seluler dan internet maka berbagai dampak negatif akan timbul sehingga diperlukan adanya sosialisasi tentang pendidikan karakter yang dapat menyelaraskan antara teknologi dengan manusia itu sendiri. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kearifan lokal dalam membentuk kepribadian siswa SMAN 1 Tanah Abang sebagai aktor generasi Z. Kegiatan ini dilakukan dengan metode tanya jawab guna menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam mengenali nilai-nilai kearifan lokal sebagai bekal dalam mengembangkan kepribadian yang berkarakter. Namun, upaya ini membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, seperti orang tua, guru, perangkat sekolah, pemangku adat, dan remaja itu sendiri guna mewujudkan generasi yang berkarakter.
Pengetahuan Remaja tentang Generasi Berencana (GenRe) melalui Kearifan Lokal Ardi Saputra; Dian Sri Andriani; Azizah Husin; Silvia AR; Rizky Ghoffar Ismail
ABDIMASY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): ABDIMASY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/ams.v3i1.489

Abstract

Coaching for adolescents can be initiated through knowledge of future challenges, both in personal life and in socializing. This study aims to determine the knowledge of adolescents about Generation Planning (GenRe) through the values ​​of local wisdom. The research was conducted at a senior high school in Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir with the research subjects being high school students who were selected by random sampling technique. Data were collected through questionnaires on knowledge of reproductive health, drugs and addictive substances, as well as local wisdom. The results showed that 68.33% of students knew enough about reproductive health, 80% of students knew well about drugs and addictive substances and their consequences, and only 50.40% of students knew and practiced the values ​​of local wisdom in everyday life. Based on the results of the study, students' knowledge regarding Generation Planning is included in the sufficient category so that it is necessary to inculcate the values ​​of local wisdom and socialize Generation Planning by parents, teachers, and community leaders in order to create a golden generation in the future.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Batik Eco Print Pada Kader PKK Sebagai Peluang Home Industry Creative Di Desa Limbang Jaya Ogan Ilir Yanti Karmila Nengsih; Azizah Husin; Shomedran Shomedran; Ardi Saputra
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 2, No 4 (2022): December
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.2.4.1235-1252.2022

Abstract

Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi yang harus dilakukan oleh dosen. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat adalah berpartisipasi dalam usaha meningkatkan pengetahuan maupun keterampilan masyarakat yang salah satu bentuk kegiatannya yaitu pelatihan dan pendampingan pembuatan batik eco print yang mana bisa menjadi peluang usaha rumah tangga untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan praktik langsung. Khalayak sasaran dalam kegiatan ini adalah kader PKK desa limbang jaya ogan ilir. Kegiatan ini diikuti sebanyak 30 oarang dan waktu pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat mulai tanggal 27 agustus 2022 sampai dengan tanggal 01 oktober 2022. Adapun rincian kegiatan pelatihan dan pendampingan pembuatan batik eco print adalah 1) Pembukaan pelatihan dan pemebrian angket pretest tentang pembuatan batik eco print, 2) Pendampingan pembuatan batik eco print, 3) Praktik mandiri pembuatan batik eco print oleh peserta, 4) Praktik mandiri kedua pembuatan batik eco print oleh peserta, dan 5) Monitoring dan evaluasi kegiatan pelatihan dan pendampingan pembuatan batik eco print serta pemberian angket posttest kepada peserta. Kegiatan pengabdian ini dapat terlaksana dengan baik dan para peserta sangat antusias serta bersemangat dalam mengikuti semua rangkaian kegiatan pelatihan dan pendampingan. Hal tersebut juga terlihat dari peningkatan pengetahuan dan keterampilan pembuatan batik eco print yang ditunjukkan oleh hasil pretest dan posttest.
Monetary Policy and Demographics: Empirical Evidence for Housing Prices in Indonesia Alghifari Mahdi Igamo; Azwardi Azwardi; Ardi Saputra; Rizky Ghoffar Ismail; Gustriani Gustriani; Vinny Dwi Melliny
SRIWIJAYA INTERNATIONAL JOURNAL OF DYNAMIC ECONOMICS AND BUSINESS SIJDEB, Vol. 6, No. 4, December 2022
Publisher : Faculty of Economics, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29259/sijdeb.v6i4.371-384

Abstract

The housing market in Indonesia has different characteristics for each region. These differences underlie changes in house prices, factors that affect house prices include Loan to Value (LTV), mortgage rate, income, and population. The data was obtained from relevant agencies of Bank Indonesia and the Statistics Indonesia, using data from 2012-2021, which is a combination of time-series data and a cross-section of 18 cities in Indonesia. The research method used is a regression panel. The results of the study of income levels, population, and Loan to Ratio (LTV) are significant to house prices, except for mortgage rates which not be effective in depressing housing price during the observation period.
EVALUASI CONTEXT, INPUT, PROCESS, PRODUCT (CIPP) PADA PROGRAM KESETARAAN PAKET C DI PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT TUNAS BANGSA OKU TIMUR Shomedran Shomedran; Ardi Saputra
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 10, No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v10i1.20150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program Pendidikan Kesetaraan Paket C di PKBM Tunas Bangsa dengan menggunakan metode evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Pendekatan penelitian menggunakan jenis kualitatif deskripsif, subjek penelitian diambil dari unsur pengelola, tutor dan warga belajar.  Hasil penelitian menjukkan aspek context yakni program yang diselenggarakan sudah cukup sesuai dengan kebutuhan yang ada di masyarakat, Input program yakni sudah sesuai mencakup masukan sarana, masukan mentah dan masukan lainnya. Sedangkan unsur Process, yakni telah dijalankan pembelajaran dengan didukung materi, jadwal, tutor, serta penilaian yang berkelanjutan. Aspek Product telah menunjukkan bahwa warga belajar dan lulusan telah mengalami peningkatan perilaku, sikap, pengetahuan dan kompetensi yang ditunjukkan sebaran lulusan yang diserap pada dunia kerja.
Monetary Policy and Demographics: Empirical Evidence for Housing Prices in Indonesia Alghifari Mahdi Igamo; Azwardi Azwardi; Ardi Saputra; Rizky Ghoffar Ismail; Gustriani Gustriani; Vinny Dwi Melliny
SRIWIJAYA INTERNATIONAL JOURNAL OF DYNAMIC ECONOMICS AND BUSINESS SIJDEB, Vol. 6, No. 4, December 2022
Publisher : Faculty of Economics, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29259/sijdeb.v6i4.371-384

Abstract

The housing market in Indonesia has different characteristics for each region. These differences underlie changes in house prices, factors that affect house prices include Loan to Value (LTV), mortgage rate, income, and population. The data was obtained from relevant agencies of Bank Indonesia and the Statistics Indonesia, using data from 2012-2021, which is a combination of time-series data and a cross-section of 18 cities in Indonesia. The research method used is a regression panel. The results of the study of income levels, population, and Loan to Ratio (LTV) are significant to house prices, except for mortgage rates which not be effective in depressing housing price during the observation period.
Utilizing the potential of local arts and culture as economic capital in the Sanggar Karawitan Mudo Raharjo Ogan Komering Ulu Timur district Ardi Saputra; Dian Sri Andriani; Deni Puji Hartono
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 19 No. 2 (2023): Transformasi Desember
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v19i2.8702

Abstract

[Bahasa]: Sanggar Karawitan Mudo Raharjo merupakan kelompok penggiat seni budaya yang lahir dari kecintaan masyarakat transmigran asal Jawa Tengah di Desa Margotani Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Provinsi Sumatera Selatan. Pada awal pembentukan, kelompok sanggar melestarikan kesenian musik karawitan dengan hiburan seni ketoprak. Namun, eksistensi kegiatan seni karawitan dan ketoprak sudah mulai berkurang karena beberapa pemain sudah mulai tidak ada. Di sisi lain, proses regenerasi tidak berjalan sebagaimana mestinya. Kondisi ini mengakibatkan berkurangnya pemasukan sanggar dan hilangnya pewaris seni budaya leluhur sehingga diperlukan adanya pelatihan pengembangan kreatifitas seni budaya dan pelatihan pemasaran secara online. Pelatihan ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan jiwa kreativitas dan socialpreneur sehingga mitra kedepannya dapat menghasilkan karya unggulan yang dibutuhkan pasar dan bernilai ekonomi tinggi. Pelatihan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang dilakukan pada 30 orang, terdiri dari kelompok orang tua dan kelompok remaja yang ada di Desa Margotani. Pelatihan yang diberikan mencakup teknis produksi karya, seperti pelatihan Dalang, prosesi Temon, tari kreasi dan tradisional Jawa, dan pemasaran karya melaui pembuatan media pemasaran secara online. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan peserta dari 6,7% menjadi 72,8%. Selain itu, juga terjadi peningkatan kreativitas dari yang sebelumnya hanya memainkan seni karawitan menjadi mampu memainkan seni tari kreasi tradisi, prosesi adat temu manten, dan berperan sebagai Dalang. Hasil wawancara menunjukan bahwa peserta memperoleh motivasi, dorongan, terbukanya jalan untuk melanjutkan dan mengembangkan kesenian karawitan agar dapat dikenal oleh publik sehingga bernilai ekonomi yang dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa. Kata Kunci: seni budaya, pelatihan, sanggar karawitan [English]: The Mudo Raharjo Karawitan Studio is a group of arts and culture activists born from the love of the transmigrant community from Central Java in Margotani Village, East Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra Province. At the beginning of its formation, the studio group preserved the art of Karawitan music with Ketoprak art entertainment. However, musical and Ketoprak art activities have decreased because some players have begun to disappear. On the other hand, the regeneration process does not work as it should. This condition results in reduced income for studios and the loss of heirs to ancestral arts and culture, so there is a need for training in the development of creative arts and culture and online marketing training. This training aims to develop the spirit of creativity and social entrepreneurship so that future partners can produce superior work that is needed by the market and has high economic value. The training used the Asset Based Community Development (ABCD) approach, which was carried out on 30 people, consisting of parents and youth groups in Margotani Village. The training includes technical work production, such as Dalang training, Temon processions, creative and traditional Javanese dances, and marketing works through creating online marketing media. The results of the community service program showed an increase in participants' knowledge from 6.7% to 72.8%. Apart from that, there was also an increase in creativity from previously only playing musical arts to being able to play traditional dance creations, traditional meeting Manten processions, and acting as Dalang. The results of the interviews showed that the participants received motivation and encouragement and opened up a way to continue and develop the art of karawitan so that the public can recognize that it has economic value that can realize the welfare of the village community. Keywords: arts and culture, training, karawitan studio