Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efek Job Enrichment Pada Kinerja Individu: OCBI Sebagai Mediasi Fikri Budi Aulia
EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL Vol 1 No 2 (2022): JURNAL EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL
Publisher : SMARTINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.073 KB) | DOI: 10.58765/ekobil.v1i2.56

Abstract

Tujuan–Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji Hackman and Oldham’s Job Characteristics Model melalui efek Job Enrichment (Task Significance, Task Identity, Skill Variety) pada Individual Performance dengan Organizational CitizenshipBehavior directed towards to Individual (OCBI) sebagai variabel mediasi. Desain/Metodologi/Pendekatan–Penelitian menggunakan klasifikasi kecukupan minimal sampel sebanyak 123 karyawan perusahaan swasta di Yogyakarta dengan berbagai bidang pekerjaandan level jabatan. Metode pengumpulan data dengan kuesioner dan observasi. Metode analisis data menggunakan kuantitatif. HasilPenelitian–Job enrichment mempunyai peran positif signifikan pada OCBI dan individual performance, sedangkan organizationalcitizenship behavior direct toward to individual (OCBI) mempunyai peran positif signifikan pada individual performance, dan OCBI bukan variabel mediasi peran job enrichment pada individual performance. Orisinalitas–Pengembangan Hackman and Oldham’s Job Characteristics Model masih perlu dilakukan. Oleh karena itu penelitianini menawarkan penggunaan variabel Organizational Citizenship Behavior directed towards to Individual (OCBI) serta Individual Performance dalam penelitian lingkup individu.Kata kunci : Job Enrichment, OCBI, Individual Performance
Pengembangan UMKM Angkringan Untuk Mendukung Perkembangan Ekonomi di Kemantren Tegalrejo Yogyakarta Fikri Budi Aulia; Mutolib; Cindy Meilona Wibowo; Maqsentio Anthony Langga Ratu; Riski Teguh Wiratsongko; Amhar Wildan Mufida; Lukman Sakurudin; Febriana Wulansari
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 02 (2023): Juli
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v1i02.488

Abstract

UMKM Angkringan adalah usaha mikro, kecil, dan menengah yang bergerak di bidang penjualan makanan atau minuman di dalam angkringan. Angkringan adalah warung kecil yang biasanya berlokasi di pinggir jalan ratau trotoar. Usaha ini umumnya terdapat di Indonesia, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta yang dikenal kuat dalam ekonomi kreatif yaitu sektor kuliner. Salah satu bentuk bisnis makanan tradisinonal yaitu UMKM angkringan yang merupakan sektor kuliner khas di Yogyakarta, dimana usaha ini merupakan usaha berjenis warung kaki lima dijual menggunakan gerobak. Kelurahan Tegalrejo merupakan salah satu wilayah yang berada di pusat kota Yogyakarta merupakan tempat dengan posisi strategis bagi masyarakat yang ingin menjalankan bisnis atau usaha berniaga. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kemantren Tegalrejo di 3 kelurahan, yaitu Kelurahan Tegalrejo, Kricak dan Karangwaru. Keberadaan UMKM Angkringan di Yogyakarta tidak hanya memberikan pengalaman kuliner yang lezat, tetapi juga mencerminkan budaya dan tradisi Jawa yang kaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjalan lancar dengan adanya pembinaan dan pemberdayaan melalui optimalisasi media sosial baik pemasaran maupun dalam sistem pembayaran, pelatihan pelayanan kepada pelanggan serta, perbaikan variasi menu yang tetap mempertahankan budaya aslinya. Dampak dari kegiatan ini adalah dapat mengoptimalisasi kreativitas dan inovasi dalam berjualan khususnya umkm angkringan yang ada di kemantren Tegalrejo Yogyakarta agar lebih mempertahankan budaya asli angkringan meskipun di era modern saat ini.
Determinants of Gold Prices in Indonesia: The Influence of Inflation, Exchange Rate, Oil Prices, Capital Market Performance, and Global Gold Prices (XAU/USD) Fikri Budi Aulia; Sutrisno Sutrisno; Zaenal Arifin M
International Journal of Economics and Management Research Vol. 5 No. 2 (2026): August : International Journal of Economics and Management Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijemr.v5i2.770

Abstract

This study aims to analyze the determinants of gold prices in Indonesia (Antam) by examining the strength of the influence of inflation, exchange rates (USD/IDR), world oil commodity prices, capital market performance (IHSG), and world gold prices (XAUUSD). Using monthly time series data in a comprehensive time span from 2009 to 2025, this study applies two analytical approaches: Ordinary Least Square (OLS) to capture static relationships and Vector Autoregression (VAR) to capture the dynamics of reciprocal relationships and time lags between variables. The OLS estimation results show that statically, world gold prices and exchange rates are the most dominant main determinants in influencing domestic gold prices, while inflation does not show a significant effect instantly. However, through the VAR approach, information transmission dynamics are found where inflation has a significant positive effect on gold prices with a one-month lag (lag-1). This finding empirically proves that gold in Indonesia functions as an effective inflation hedge in a dynamic time frame. Furthermore, an Impulse Response Function (IRF) analysis revealed that inflation shocks require nine periods to return to equilibrium. This study concludes that the gold price formation mechanism in Indonesia is a result of global market integration and a response to dynamic domestic monetary stability.