Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Strategi Usaha Sambal Pecel Lumpang Mas Kota Madiun Vinsensius Widdy Tri Prasetyo
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 2 No. 1 (2023): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi masyarakat ditunjukkan dari bagaimana perkembangan sektor industri kreatif dari suatu daerah yang perkembangannya tergantung dari strategi keunggulan bersaing yang diterapkannya. Sambal pecel merupakan makanan khas yang menjadi identitas Kota Madiun yang berbahan dasar kacang tanah. Sambal pecel menjadi pelengkap makanan yang dipadukan dengan nasi ataupun lontong. Salah satu usaha sambal pecel adalah Lumpang Mas. Untuk bisa tetap eksis, Lumpang Mas harus mampu bersaing dengan usaha sambal pecel lain melalui pembangkitan strategi dan keunggulan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi usaha sambal pecel Lumpang Mas Kota Madiun. Desain penelitian melalui studi kasus dengan rancangan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) dan analisis internal eksternal matrik. Pemilihan alternatif strategi melalui brandstorming dilakukan dengan cara wawancara. Hasil penelitian yang diperoleh adalah alternatif strategi yang dapat diterapkan yaitu perluasan pangsa pasar melalui diversifikasi produk dan peningkatan kapasitas produksi, melakukan rekayasa teknologi proses produksi melalui pembinaan dan pendampingan dari pemerintah atau instansi lain, melakukan pemusatan pasar sasaran tertentu, dan efisiensi produksi. Strategi yang bisa diimplementasikan strategi market penetration melalui perluasan cakupan pangsa pasar, market development melalui pencarian pelanggan dengan segmen pasar yang baru, dan product development melalui modifikasi produk sambal pecel
Pengembangan Produk Hand Sanitizer Beraroma Parfum Veronica Shinta Apriliana; Theresia Liris Windyaningrum; Vinsensius Widdy Tri Prasetyo
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hand sanitizer merupakan produk kesehatan yang sangat dikenal oleh masyarakat dan mampu membunuh kuman yang berada pada telapak tangan. Di sisi lain, penggunaan parfum sebagai wewangian telah lama menjadi kebiasaan sehari-hari yang dapat memberikan rasa percaya diri bagi penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formula hand sanitizer yang dipadukan dengan parfum yang disesuaikan dengan selera pengguna, sehingga aroma parfum yang digunakan oleh pengguna akan sama dengan aroma yang terdapat pada hand sanitizer. Penentuan komposisi dilakukan dengan metode desain eksperimen faktorial. Pengujian produk terdiri dari uji pH, uji organoleptik serta uji penerimaan konsumen terhadap formula yang dihasilkan. Analisis data diolah menggunakan metode deskriptif dan hasil penelitian menunjukkan bahwa formula A adalah formula yang paling banyak diminati konsumen.
Sustainability of SMEs In Madiun City: The Role of Business Networks and Absorptive Capacity Ardianus Laurens Paulus; Vinsensius Widdy Tri Prasetyo
Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 12 No. 2 (2024): December (2024)
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jmdk.v12i2.13138

Abstract

The sustainability of SMEs is greatly influenced by the role played by business networks and absorptive capacity in absorbing and exploiting new knowledge and market opportunities. This article discusses the influence of business networks on business sustainability, as well as the role of absorptive capacity in connecting the two. This research focuses on SMEs in Madiun City with 60 respondents surveyed. Smart PLS 3.0 is used as an analysis tool. The results show that business networks have a positive and significant effect on absorptive capacity and business sustainability. However, absorptive capacity does not have an impact on business sustainability. In addition, absorptive capacity does not act as a mediator between business networks and business sustainability, indicating that business networks have a direct influence on business sustainability. Thus, this article not only provides valuable insights for academics but also for business practitioners and policy makers who are interested in improving the micro-enterprise ecosystem at the local level in the context of local economic development, especially in Madiun City, East Java.