Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Organisasi Polri di Era Industri 4.0 Ghalih Widyo Nugroho; Chairul Muriman Setyabudi; Muhamad Erza Aminanto
LITERATUS Vol 4 No 3 (2022): Pergeseran Sosial, Budaya, dan Hukum dalam Menghadapi Era Society 5.0
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/lit.v4i3.1019

Abstract

Industri 4.0 merupakan istilah yang didasarkan pada gagasan revolusi industri keempat terkait dengan pesatnya perkembangan teknologi. Revolusi industri ini tidak hanya berdampak positif tetapi juga berdampak negatif. Salah satu dampak negatifnya adalah berkembangnya berbagai bentuk kejahatan. Kondisi tersebut memberikan tantangan baru bagi kepolisian untuk melakukan perubahan organisasi dan meningkatkan kualitas serta kapabilitas sumber daya manusianya untuk dapat menghadapi segala dinamika yang berkembang di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan sumber daya manusia Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menghadapi era 4.0 dan upaya transformasinya di era 4.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif-analitik. Data dikumpulkan melalui penelitian kepustakaan. Hasil studi menunjukkan bahwa SDM INP masih belum siap menghadapi era 4.0, sehingga Kapolri membawa program transformasi menjadi empat bentuk. Salah satunya adalah melakukan transformasi organisasi melalui upaya penataan kelembagaan, peningkatan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia INP, serta melaksanakan perkembangan teknologi dalam menjalankan tugas dan fungsinya disertai dengan upaya penyediaan dan pemenuhan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh INP.
Handling of Online Fraud Cyber Crimes During the Covid-19 Pandemic in the National Police of the Republic of Indonesia Muhammad Ghazy Al kindy*; Surya Nita; Muhamad Erza Aminanto
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 7, No 3 (2024): July, Educational and Social Issue
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v7i3.39698

Abstract

Electronic transactions offer various conveniences and benefits while also giving rise to legal problems, one of which is the crime of fraud. To minimize the occurrence of this, a more in-depth study is needed regarding legal regulations, forms and modes, as well as efforts to prevent and overcome them. The existence of the Covid-19 virus has had a negative impact on the reduction of workers in Indonesia and the rise of online fraud, especially using more and more electronic media. This was also influenced by the economic situation of Indonesian society when Covid-19 was on the rise. Cybercrime is a form of crime that arises from the use of internet technology. The rapid development in the use of internet services invites crime. With the increasing number of requests for internet access, crimes against the use of information technology are increasing along with the development of the technology itself. More and more parties will be harmed by the actions of cybercriminals if there is no law that regulates it.