Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Aktivitas dan Latihan Fisik dalam Mendukung Kesehatan Lanjut Usia di Yayasan Al Aziz Kendari Waode Syahrani Hajri; Saida Saida; Ida Mardhiah Afrini
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6763

Abstract

Aktivitas dan latihan fisik telah terbukti memiliki manfaat dalam mewujudkan penuaan yang sehat pada lansia. Namun disayangkan, masih banyak lansia yang kurang menyadari dan menerapkan pola hidup aktif dikesehariannya. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada lansia tentang aktivitas dan latihan fisik yang dapat dilakukan secara mandiri dalam mendukung kesehatannya. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 9 Oktober 2021 oleh kelompok dosen keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo dengan mitra pengabdian yaitu kelompok lansia pada Yayasan Al Azis Kendari. Pengabdian menggunakan metode pendidikan masyarakat melalui penyuluhan dan simulasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan partisipasi kelompok lanjut usia. Hasil evaluasi pengabdian masyarakat menunjukkan adanya pemahaman lansia tentang aktivitas dan latihan fisik yang dapat dilakukan sehari-hari yang ditujukan dengan kemampuan lansia dalam mempraktikan ragam gerak latihan fisik secara mandiri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan untuk dilakukannya praktik aktivitas/latihan fisik oleh lansia dengan pendampingan oleh pengurus Yayasan Al Aziz.Physical activity and exercise have been shown to promote healthy ageing in ageing. However, unfortunately, there are still many older people who are not aware of and apply an active lifestyle in their daily life. This community service aims to provide an understanding to the elderly about activities and physical exercises that can be done independently to support their health. Community service activities were carried out on October 9, 2021, by a group of lecturers from the Faculty of Medicine, Halu Oleo University, with service partners, namely a group of older people at the Al Azis Kendari Foundation. The service uses community education methods through counselling and simulations to increase the understanding and participation of the elderly group. The evaluation results of community service show that there is an understanding of the elderly regarding activities and physical exercises that can be carried out daily, which are aimed at the ability of the elderly to practice a variety of physical exercise movements independently. This community service activity is expected to provide ongoing benefits for the practice of physical activities/training by the elderly with assistance from the management of the Al Aziz Foundation.
Edukasi K3 untuk Meningkatkan Kesadaran Risiko pada Nelayan Penyelam Tradisional Arfiyan Sukmadi; Ida Mardhiah Afrini
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 7 No 1 (2026): Karya Kesehatan Journal of Community Engangement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v7i1.1703

Abstract

Nelayan penyelam tradisional merupakan kelompok pekerja dengan risiko tinggi terhadap gangguan kesehatan akibat aktivitas penyelaman yang tidak aman. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran risiko menjadi faktor penting yang mempengaruhi perilaku keselamatan kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran risiko nelayan penyelam melalui edukasi keselamatan dan kesehatan kerja. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dengan desain pre-test dan post-test yang dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan melibatkan 57 nelayan penyelam tradisional di wilayah pesisir Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan menggunakan ceramah interaktif, diskusi, serta media visual berupa leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan, serta observasi partisipasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada seluruh indikator, meliputi pemahaman risiko penyelaman, gejala penyakit dekompresi, penggunaan alat keselamatan, dan upaya pencegahan. Edukasi yang diberikan juga meningkatkan kesadaran risiko dan partisipasi aktif peserta selama kegiatan. Dengan demikian, edukasi keselamatan dan kesehatan kerja dapat menjadi strategi awal yang efektif dalam upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan keselamatan kerja nelayan penyelam.