p-Index From 2021 - 2026
0.817
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keolahragaan
Mohamad Rezha
Universitas Galuh

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Model Pembelajaran Direct Instruction dengan Personalized System For Instruction Terhadap Jumlah Waktu Aktif Belajar Pendidikan Jasmani Mutia Anjani; Ruli Sugiawardana; Mohamad Rezha
Jurnal Keolahragaan Vol 8, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v8i2.9631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran direct instruction dengan model pembelajaran Personalized System For Instruction terhadap peningkatan waktu aktif belajar pada siswa kelas XI SMA N I Kawali Kabupaten Ciamis. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen yaitu Pre-Experimental One-Group Pretest-Postest Design. Populasi yang dipilih sesuai dengan penelitian yang akan diterapkan yaitu siswa SMA N I Kawali Kabupaten Ciamis. Sampel diambil sebanyak 30 orang, selanjutnya sampel tersebut diukur (dites) menggunakan jumlah waktu aktif belajar. Instrumen yang digunakan yaitu penampilan mengajar dengan menggunakan metode observasi sistematis melalui teknik duration recording(Suherman, 2009)Berdasarkan analisis data menggunakan SPSS 22, hasil pengolahan data adalah menunjukkan bahwa kedua model pembelajaran yang diteliti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan waktu aktif belajar pada siswa kelas XI SMA N I Kawali Kabupaten Ciamis. Model pembelajaran direct instruction dengan model pembelajaran Personalized System For Instruction merupakan model pembelajaran antara yang biasa diberikan (direct instruction) dengan model yang belum terbiasa dilaksanakan oleh guru maupun muridnya yaitu Personalized System For Instruction. Kecenderungan siswa SMA N I Kawali l lebih menyukai Personalized System For Instruction.
Pengaruh Latihan Single Leg Stride Jump dengan Side Hop Terhadap peningkatan Power Tungkai Asep Firmansyah; Sri Maryati; Asep Ridwan Kurniawan; Mohamad Rezha
Jurnal Keolahragaan Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v8i3.20223

Abstract

Berdasarkan hasil analisis data yang sudah dijelaskan sebelumnya, penulis menyimpulkan latihan single leg stride jump dan side berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan power otot tungkai.Untuk lebih jelasnya kesimpulan secara keseluruhan dapat diuraikan sebagai berikut :Latihan single leg stride jump memberikan pengaruh secara signifikan terhadap peningkatan power otot tungkai pada siswa putra MAN 3 Ciamis Kabupaten Ciamis.Latihan side hop memberikan pengaruh secara signifikan terhadap peningkatan power otot tungkai pada siswa putra MAN 3 Ciamis Kabupaten Ciamis.Terdapat perbedaan secara signifikan antara latihan single leg stride jump dengan side hop terhadap peningkatan peningkatan power otot tungkai pada siswa putra MAN 3 Ciamis Kabupaten Ciamis. Sehubungan dengan hasil penelitian yang penulis lakukan, penulis  mengajukanbeberapa saran sebagai berikut :Penelitian ini diharapkan menjadi salah satu sumber referensi bagi peneliti lain agar penelitian pada bidang yang sama sehingga semakin berkembang.Diharapkan bagi peneliti lain dapat menemukan kelemahan-kelemahan yang mampu menyempurnakan penelitian pada bentuk latihan single leg stride jump dengan side hop.Diharapkan  sebagai  salah  satu  pertimbangan  bentuk  latihan single leg stride jump dengan side hop dapat dijadikan bahan latihan kondisi fisik pada unsur biomotorik power terutama bolavoli atau cabang olahraga yang berkaitan dengan power tungkai. Diharapkan guru PJOK maupun praktisi olahraga dan pendidikan jasmani  mampu mencurahkan keilmuan yang diperoleh dari kesarjanaan olahraga agar dapat membina dan mengembangkan ilmu kepada para siswanya agar memiliki kemampuan dari segi motorik serta sebagai generasi penerus pada bidang olahraga dan pendidikan jasmani.
Perbandingan Pengaruh Latihan Wessel Pass & Loop Skip Terhadapi PeningkataniOtot Tungkai PadaiSiswa Kelas X SMK PGRI Cikoneng Tedy Rizky Nurhakim; Gani Kardani; Ucu Abdul Ropi; Mohamad Rezha
Jurnal Keolahragaan Vol 10, No 3 (2024): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v10i3.20371

Abstract

ABSTRACTPhysical Education and Health (Penjaskes) plays a crucial role in fostering a healthy lifestyle and improving student fitness. The Independent Curriculum (Kurikulum Merdeka) encourages students to be active, independent, and capable of developing physical fitness, including leg muscle power, which is essential for sports activities such as kicking, jumping, and running. However, many tenth-grade students at SMK PGRI Cikoneng still have low leg muscle power. Power is a crucial component in supporting performance in various sports. Plyometric training has been proven effective in increasing power, especially through explosive movements. Two forms of plyometric training that are suitable and engaging for students are the wessel pass and the loop skip. Both exercises are game-like and adhere to plyometric principles, although they have limitations in loading. Based on this, this study was conducted to determine and compare the effects of wessel pass and loop skip training on increasing leg muscle power at tenth-grade students at SMK PGRI Cikoneng. Keywords: (Leg muscle power, Plyometric training, Wessel pass, Loop skip, Vocational school students)  ABSTRAKPendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes) berperan penting dalam membentuk gaya hidup sehat dan meningkatkan kebugaran siswa. Dalam Kurikulum Merdeka, siswa didorong untuk aktif, mandiri, dan mampu mengembangkan kebugaran jasmani, termasuk power otot tungkai yang sangat dibutuhkan dalam aktivitas olahraga seperti menendang, melompat, dan berlari. Namun, banyak siswa kelas X SMK PGRI Cikoneng masih memiliki power otot tungkai yang rendah. Padahal, power merupakan komponen penting dalam menunjang performa di berbagai cabang olahraga. Latihan pliometrik terbukti efektif untuk meningkatkan power, terutama melalui gerakan eksplosif. Dua bentuk latihan pliometrik yang sesuai dan menarik bagi siswa adalah wessel pass dan loop skip. Kedua latihan ini berbentuk permainan dan sesuai dengan prinsip pliometrik, meskipun memiliki keterbatasan pembebanan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan membandingkan pengaruh latihan wessel pass dan loop skip terhadap peningkatan power otot tungkai siswa kelas X SMK PGRI Cikoneng. Kata Kunci:(Power otot tungkai, Latihan pliometrik, Wessel pass, Loop skip, Siswa SMK)
Hubungan Sedentary Behavior Dengan Index Massa Tubuh Mahasiswa Pendidikan Jasmani Universitas Galuh Wandi Haeruman; Gani Kardani; Asep Ridwan Kurniawan; Mohamad Rezha
Jurnal Keolahragaan Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v12i1.20345

Abstract

This study aims to examine the relationship between sedentary behavior and body mass index (BMI) among students of the Physical Education Study Program at Galuh University. The background of this research is the high level of passive activities among students, such as prolonged sitting and low physical activity, which may affect their nutritional status and overall health. This is a quantitative correlational study using a cross-sectional design. The sample consisted of 100 respondents out of a total population of 120 active students from the 2022–2024 cohorts, selected through random sampling and calculated using the Slovin formula. Data were collected using the Sedentary Behavior Questionnaire (SBQ) and by measuring weight and height to calculate BMI. Data analysis was performed using the Pearson Chi-Square test with SPSS version 30.00. The results show that most students (70%) had a high level of sedentary behavior and were categorized as overweight (BMI > 25). Statistical analysis revealed a significant relationship between sedentary behavior and body mass index, with a p-value of 0.004 (< 0.05). Based on these findings, it can be concluded that sedentary behavior is significantly associated with increased body mass index in students. This research is expected to serve as a foundation for health education and lifestyle interventions among university students to prevent obesity.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan guna untuk mengidentifikasi keterkaitan antara sedentary (gaya hidup menetap) dengan status gizi (index massa tubuh) Mahasiswa Penjas Universitas Galuh. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional dengan menggunakan design cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan jasmani universitas galuh yang masih aktif kuliah berdasarkan keterangan siakad tahun masuk perguruan tinggi 2022-2024 sebanyak 120 orang mahasiswa. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dan rumus slovin untuk menentukan banyaknya responden. Berdasarkan ketentuan tersebut sehingga jumlah sampel sebanyak 100 responden. Selanjutnya pada index massa tubuh menggunakan penghitungan berat badan dan tinggi badan dengan menggunakan rumus SBQ (Sendentary Behavior Quisioner) karangan (Adolphe Quetelet) analisis yang digunakan yaitu pearson che square. Hasil penelitian diketahui bahwa nilai Sendentary Behavior mahasiswa pendidikan jasmani memiliki nilai rata-rata keseluruhan sebesar 54 (sangat buruk) dan Index Massa Tubuh  sebesar 26 (Gemuk).