Renny Nurhasana
Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS PENGINAPAN DAN WARUNG MAKAN UNTUK PELAYANAN PARIWISATA DI KEPULAUAN SERIBU, DKI JAKARTA Reinhard George Sirait; Renny Nurhasana; Asep Parantika
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 6: Januari 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/mbi.v17i6.242

Abstract

Pariwisata merupakan sektor penting dalam pembangunan. Saat ini banyak dikembangkan model pariwisata berbasis desa wisata. Tujuan dikembangkan desa wisata adalah pelibatan masyarakat setempat dengan mengembangkan mutu produk desa tersebut. Desa wisata dibangun dengan konsep kembali ke alam dan menawarkan gaya hidup masyarakat yang lebih alami dengan menunjukkan keaslian budaya daerah. Dalam pengembangannya, desa wisata membutuhkan sarana dan prasarana penunjang kegiatan pariwisata, salah satunya adalah penginapan dan warung makan dan minum. Kepulauan Seribu merupakan tempat tujuan pariwisata yang diminati masyarakat, membutuhkan edukasi potensi usaha penginapan dan usaha warung makan serta minum. Peningkatan kualitas dari usaha penginapan dan usaha warung makan serta minum memberikan dampak terhadap kegiatan pariwisata. Setelah adanya edukasi yang sesuai dan dipraktekkan dengan pendampingan secara langsung, usaha penginapan dan usaha warung makan serta minum dapat memperbaiki standar dan terpromosi dengan baik.
Hambatan Sosial Budaya dalam Pelayanan Kesehatan pada Komunitas Tradisional: Studi Literatur Akhlish Dzikrullah Ahmad; Margaretha Hanita; Renny Nurhasana
ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Vol 14 No 3 (2025): Volume 14, Issue 3, October 2025
Publisher : Laboratory of Anthropology Department, Faculty of Humanity, Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/etnoreflika.v14i3.3123

Abstract

Traditional communities in various regions of Indonesia continue to face multiple barriers in accessing modern healthcare services. These barriers are not only geographical and structural but also socio-cultural in nature. This article aims to identify and analyze socio-cultural barriers affecting healthcare access and utilization among traditional communities through a systematic literature review. The study employed a literature review approach by searching for scholarly articles in PubMed, Scopus, Google Scholar, and ISJD databases published between 2015 and 2025. In total, 41 articles were retrieved and analyzed from these databases. Inclusion criteria encompassed studies addressing socio-cultural barriers and the integration of traditional and modern medicine within healthcare services for traditional communities in Indonesia. Five key socio-cultural barriers were identified: (1) reliance on traditional healing systems; (2) communication gaps between healthcare providers and communities; (3) social values and norms that restrict access; (4) incongruence between healthcare services and cultural needs; and (5) stigma toward disease and modern medicine. These barriers significantly influence service quality and accessibility. Culturally responsive strategies are therefore required, including the integration of traditional and modern medicine, enhancement of healthcare workers’ cultural competence, empowerment of local cadres, and the adaptation of services to align with community cultural values, in order to improve healthcare access and quality among Indigenous populations.