Sabran Sanutra
Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IDENTIFIKASI JENIS-JENIS IKAN YANG TERDAPAT DI SUNGAI AMPENAN, MATARAM NUSA TENGGARA BARAT Sabran Sanutra; Muhammad Syazali; Muhammad Erfan
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v2i2.514

Abstract

Sungai merupakan tempat hidup dari berbagai biota air tawar, salah satunya ikan. Sungai kini dipandang sebagai jalur akhir pembuangan berbagai limbah rumah tangga. Hal yang cukup menjadi perhatian yaitu pembuangan limbah detergen ke aliran sungai. Sungai Ampenan yang mengalir membelah Kota Mataram dengan kepadatan penduduk di dalamnya, juga mendapatkan imbasnya sebagai jalur akhir pembuangan limbah-limbah rumah tangga. Tentu jika hal tersebut dibiarkan berkelanjutan dan dalam jangka waktu yang cukup lama, akan berdampak langsung terhadap jalannya ekosistem di dalamnya. Berangkat dari hal tersebut, tentu tidak semua ikan mampu beradaptasi dan bertahan hidup dalam kondisi air yang telah tercemar. Hal ini mengindikasikan bahwa perlu dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi jenis-jenis ikan yang terdapat di Sungai Ampenan, Mataram. Kegiatan survei dilakukan pada bulan Oktober 2022 yang bertempat di Sungai Ampenan, Mataram. Data-data hasil identifikasi diperoleh dari metode Visual Encounter Survey (VES) dan juga melalui wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa telah teridentifikasi terdapat 5 jenis ikan digolongkan kedalam 4 ordo, 4 familia, dan 4 genus. Kelima spesies ini adalah Channa striata (Ikan gabus), Barbonymus gonionotus (Ikan tawes), Oreochromis niloticus (Ikan nila), Oreochromis mossambicus (Ikan mujair), dan Clariidae (Ikan lele). Dari kelima spesies yang berhasil diidentifikasikan ini menunjukkan bahwa hanya beberapa spesies ikan yang mampu beradaptasi dan bertahan hidup terhadap kondisi perairan sungai yang telah tercemar.