Suci Septiani
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Sistem Akuntansi Syariah dalam Asuransi Syariah di Indonesia Nilfah; Suci Septiani; Muhammad Nasri Katman
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 3 No 2 (2022): Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v3i2.129

Abstract

Perkembangan ekonomi dunia yang semakin pesat telah menghasilkan berbagai macam perusahaan dan lembaga-lembaga keuangan di Indonesia, baik itu bank ataupun non-bank. Sejalan dengan perkembangan tersebut juga memicu pemikiran masyrakat muslim akan keberadaan serta aktivitas dari perusahaan dan lembaga keuangan. masyrakat muslim meragukan aktivitas lembaga keuangan, sehingga berdirilah lembaga keuangan dengan basic syariah. Namun perkembangan lembaga keuangan syariah yang semakin pesat juga memicu masyarakat akan perlakuan akuntansinya yang sama dengan lembaga keuangan konven lainnya, sehingga ditetapkanlah sistem akuntansi syariah untuk lembaga keuangan syariah. Dalam hal ini penulis membahas menggunakan metode penelitian jenis kajian yang datanya di ambil dari buku hingga jurnal ilmiah. Hasil diskusi yang penulis peroleh pada penelitian artikel kali ini yaitu Akuntansi syariah merupakan proses pencatatan, pernggolongan, pengikhtisaran dan pelaporan keuangan di dalam satu perusahaan selama periode tertentu yang mengacu pada syariat islam. Sistem Akuntansi dalam asuransi yang berbasis syariat terdapat pada perlakuannya, prinsipnya yakni keadilan, dan penerapannya.
Analysis of the History and Development of Islamic Economic Thought in the Ottoman Turkey (1299–1922 CE) Suci Septiani; Nurhikmah Nurhikmah; Idris Parakkasi
Jurnal BAABU AL-ILMI: Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11, No 2 (2026): Islamic economics and banking research
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ba.v11i2.10472

Abstract

This study aims to explore the intellectual and institutional contributions of the Ottoman Caliphate to the development of modern Islamic economics. Using a qualitative historical approach and library research, the study analyzes key Ottoman economic institutions, such as productive waqf (cash waqf), hisbah, timar, iltizam, as well as the scholarly thoughts of Ottoman ulama on ethics and economic regulation. The findings indicate that the Ottoman cash waqf served as a foundation for modern Sharia financial innovations, including waqf-based microfinance and sukuk, while hisbah and fiscal regulations provided early models for market governance and Sharia- based public finance. The intellectual contributions of Ottoman scholars emphasized the integration of justice, trust (amanah), and social welfare in economic practice, inspiring contemporary Islamic business ethics and Sharia governance. This study concludes that the Ottoman intellectual and institutional legacy is not only historically significant but also provides strategic references for developing a just, inclusive, and sustainable modern Islamic economy.
FORMULASI STRATEGI BISNIS SYARIAH Sitti Fatimah; Rabiatul Adawiah; Suci Septiani; Murtiadi Awaluddin
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2175

Abstract

Formulasi strategi bisnis syariah merupakan tahapan penting dalam penyusunan arah dan kebijakan organisasi agar mampu mencapai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan tanpa mengabaikan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep, proses, dan implementasi formulasi strategi bisnis syariah berdasarkan perspektif manajemen strategis dan ekonomi Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal bereputasi, dokumen resmi, serta literatur yang relevan mengenai manajemen strategis dan bisnis syariah. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan mengintegrasikan teori formulasi strategi, analisis lingkungan internal dan eksternal, serta prinsip-prinsip syariah seperti tauhid, amanah, keadilan, musyawarah, dan kemaslahatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa formulasi strategi bisnis syariah tidak hanya berorientasi pada pencapaian keuntungan dan keunggulan kompetitif, tetapi juga diarahkan untuk mewujudkan keberkahan, keberlanjutan usaha, serta kesejahteraan masyarakat. Proses formulasi strategi diawali dengan penetapan visi, misi, dan tujuan yang selaras dengan nilai-nilai Islam, dilanjutkan dengan analisis lingkungan internal dan eksternal, identifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman, serta penyusunan strategi yang sesuai dengan prinsip syariah. Implementasi strategi yang didasarkan pada kepatuhan syariah, tata kelola yang baik, inovasi, dan profesionalisme mampu meningkatkan daya saing organisasi sekaligus memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan. Dengan demikian, formulasi strategi bisnis syariah menjadi landasan penting bagi organisasi dalam membangun sistem bisnis yang kompetitif, beretika, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Comparison Of The Economic Thought Of Ibn Khaldun, Abu Hamid Al-Ghazali, And Ibn Taimiyyah Related To Prices And Market Mechanisms Nurhikmah; Suci Septiani; Siradjuddin
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 8 No. 1 (2026): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v8i1.8753

Abstract

This study aims to compare the economic thinking of three great Islamic scholars, namely Ibn Khaldun, Abu Hamid Al-Gazali, and Ibn Taymiyyah, specifically regarding the concept of price and market mechanisms. Ibn Khaldun emphasized the importance of the forces of supply and demand in determining prices and viewed prices as a reflection of socio-economic dynamics. Al-Gazali emphasized the ethical and moral dimensions of trade, emphasizing the prohibition of hoarding and the importance of justice so that market mechanisms do not harm society. Meanwhile, Ibn Taymiyyah emphasized that prices are basically formed naturally through market interactions, but the state has the right to intervene if fraud and injustice disrupt the balance. A comparison of these three figures shows a similar view regarding the role of the market as the main mechanism and price formation, but differs in the emphasis on social, ethical, and regulatory aspects. Classical Islamic economic thought has provided a relevant normative and practical foundation for understanding modern market mechanisms in a just manner