p-Index From 2021 - 2026
0.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JEBD Currency
Sitti Fatimah
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SEJARAH DAN PROSPEK SISTEM KEUANGAN SYARIAH DI INDONESIA: TINJAUAN HISTORIS DAN NORMATIF Sitti Fatimah; Sarmadani Sarmadani; Mukhtar Lutfi; Lince Bulutoding
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2170

Abstract

Perkembangan sistem keuangan syariah di Indonesia merupakan bagian dari transformasi sistem keuangan nasional yang berorientasi pada prinsip keadilan, kemitraan, transparansi, dan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejarah perkembangan, landasan normatif, serta prospek sistem keuangan syariah di Indonesia. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder, meliputi artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi, buku ilmiah, peraturan perundang-undangan, serta laporan resmi dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis melalui proses identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis terhadap literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem keuangan syariah di Indonesia berkembang secara bertahap sejak berdirinya Bank Muamalat Indonesia pada tahun 1991, kemudian mengalami penguatan melalui dukungan regulasi, inovasi kelembagaan, dan transformasi digital. Secara normatif, sistem keuangan syariah berlandaskan prinsip-prinsip syariah yang melarang riba, gharar, dan maysir serta mengedepankan mekanisme bagi hasil, keadilan, dan kemaslahatan. Prospek pengembangannya dinilai sangat besar karena didukung oleh populasi Muslim yang dominan, meningkatnya industri halal, perkembangan teknologi keuangan digital, serta komitmen pemerintah dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah. Meskipun demikian, sistem keuangan syariah masih menghadapi tantangan berupa rendahnya tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah, keterbatasan inovasi produk, serta kebutuhan akan sumber daya manusia yang kompeten. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, regulator, industri, akademisi, dan masyarakat untuk memperkuat daya saing serta mewujudkan sistem keuangan syariah yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
Pengaruh Kualitas Produk Dan Service Excellent Melalui Experiential Marketing Sebagai Variabel Moderasi Terhadap Minat Brand Pada Bank Muamalat Cabang Gowa Aliah Adillah; Sitti Fatimah; Nuraeni Gani; Kamaruddin Arsyad; IlhamĀ Gani
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan menunjukkan pengaruh Kualitas Produk dan Service Excellent Melalui Experiential Marketing Sebagai Variabel Moderasi Terhadap Minat Brand Pada Bank Muamalat Cabang Gowa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan asosiatif dan menggunakan data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 100 responden. Teknik analisis data menggunakan uji koefisien determinasi, uji parsial dan uji analisis MRA, namun sebelum itu dilakukan pengujian validitas, realibilitas dan asumsi klasik dengan alat bantu software SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat brand. Service excellent berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat brand. Kualitas produk dan service excellent secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap miant brand. Kualitas produk tidak mampu memoderasi experiential marketing terhadap minat brand. Service excellent mampu memoderasi experiential marketing terhadap minat brand. Penelitian ini dapat melengkapi teori yang sudah ada dan dapat menjadi rujukan bagi perbankan syariah dalam meningkatkan hubungan perusahaan dengan industri.