Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Meaning of Childfree for Unmarried Women Reviewed from The Perspective of Symbolic Interaction Theory Fauzia, Irma; Mony, Husen
MEDIASI Jurnal Kajian dan Terapan Media, Bahasa, Komunikasi Vol 4 No 3 (2023): September
Publisher : P3M Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/mediasi.v4i3.835

Abstract

The study has been done to know the meaning, background, and self-concept of millennials women's who not married. This kind of study is qualitative by interview, observation, and be completed by references. The theory which the study used is symbolic interaksionism by Herbert Blume who delevop from George Herbert Mead's. Symbolic interactionism focuses on the relationships among individuals within a society which create a meaning become a symbol, s the symbols will have a meaning. The result of study shows the meaning of childfree based on the individual relationships on society, which is their parent, especially a mother. This thing built by the individual communications with them, which created their self-concept then make a meaning of childfree
Penguatan Learning agility melalui Keterampilan Komunikasi bagi Remaja Binaan Yayasan Al Kahfi, Johar Baru Mony, Husen
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21000

Abstract

Background: Remaja yang berada dalam pembinaan Yayasan Al Kahfi Cabang Johar Baru memiliki beragam problem, seperti dari keluarga kurang mampu, hidup dalam lingkungan yang penuh dengan kekerasan, bahkan sebagian dari mereka ikut dalam aksi tawuran, sehingga berdampak pada hilangnya keinginan untuk mengikuti pendidikan formal. Riset ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang learning agility dan motivasi melalui penguatan keterampilan komunikasi kepada remaja yang berada dalam binaan Yayasan Al Kahfi, Johar Baru. Metode: Metode yang dipilih adalah berupa kegiatan penyuluhan dengan pendekatan partisipasi aktif, antara penyuluh dengan para remaja tersebut. Hasil: Peserta mengalami peningkatan keterampilan berkomunikasi seperti keaktifan bertanya, menyampaikan pendapat, serta berinteraksi dengan sesama peserta maupun penyuluh. Selain itu peserta kembali termotivasi untuk menyelesaikan pendidikan formalnya. Kesimpulan: Kegiatan PKM berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja tentang learning agility.