Mauna Th. B. Maramis
EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGARUH INFLASI, SUKU BUNGA BANK INDONESIA DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP HARGA INDEKS SAHAM LQ45 PADA BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017:Q1-2021:Q4 Christian Maniil; Robby J. Kumaat; Mauna Th. B. Maramis
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 1 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Investasi adalah aktivitas menempatkan dana atau aset berharga lainnya pada instrumen tertentu dalam jangka waktu tertentu. Sehingga dari penempatan dana tersebut diharapkan menghasilkan keuntungan bagi investor. Salah satu sarana investasi adalah pasar modal. Pasar modal adalah kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek. Saham adalah bukti kepemilikan nilai sebuah perusahaan atau bukti penyertaan modal, artinya ketika kita membeli atau berinvestasi di suatu perusahaan maka kita adalah salah satu pemilik dari perusahaan tersebut. Dalam pasar saham sendiri terdapat beberapa indeks saham untuk mempermudah calon investor memahami dan mengambil keputusan dalam berinvestasi. Liquid 45 (LQ45) adalah salah satu indeks saham unggulan yang di miliki oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Salah satu yang mempengaruhi fluktuasi harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah faktor ekonomi makro, diantaranya adalah inflasi, suku bunga Bank Indonesia (BI) dan nilai tukar Rupiah.
ANALISIS SEKTOR PARIWISATA TERHADAP PEREKONOMIAN KOTA BITUNG Claudia Monica; Ita Pingkan F. Rorong; Mauna Th. B. Maramis
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata telah banyak dikembangkan oleh negara-negara di dunia termasuk Indonesia sebagai salah satu penghasil devisa. Secara global perkembangan kepariwisataan serta meningkatnya arus kunjungan wisatawan mancanegara dapat menekan tuntuan dengan harus adanya penyediaan komponen sector pariwisata, semakin lengkap suatu sarana dan prasarana yang disediakan maka semakin menarik minat wisatawan yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Jumlah Wisatawan, Lama Tinggal Wisatawan, dan Rata-rata Lama Menginap Wisatawan Asing yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Bitung. Data yang digunakan adalah data sekunder pada tahum 2012-2021. Penelitian ini menggunakan metode analis regresi berganda. Perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan analisis adalah Eviews8. Hasil penelitian bahwa variabel Jumlah Wisatawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembentukan nilai PDRB Kota Bitung, variabel Tingkat Hunian Hotel berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembentukan nilai PDRB Kota Bitung, dan variabel Rata-rata Lama Menginap Wisatawan Asing tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembentukan nilai PDRB Kota Bitung.
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, UPAH MINIMUM DAN PENDIDIKAN TERHADAP KEMISKINAN DI KOTA TOMOHON Giovan Frendisa Chandra Mengko; Josep Bintang Kalangi; Mauna Th. B. Maramis
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan kemiskinan memang merupakan permasalahan yang kompleks dan bersifat multidimensional. Oleh karena itu, upaya pengentasan kemiskinan harus dilakukan secara menyeluruh, mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat, dan dilaksanakan secara terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum dan Pendidikan terhadap Kemiskinan di Kota Tomohon. Kemiskinan adalah kondisi sosial ekonomi seseorang atau sekelompok orang yang tidak terpenuhinya hak-hak dasarnya untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan Microsoft Excel dan SPSS 22, untuk mengelola data yang di ambil dari BPS. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat di tarik beberapa kesimpulan sebagai berikut: Secara parsial variabel Pertumbuhan Ekonomi memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kemiskinan di Kota Tomohon, Secara parsial variabel Upah Minimum memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan di Kota Tomohon, Secara parsial variabel Tingkat Pendidikan memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kemiskinan di Kota Tomohon, Secara parsial variabel Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum dan Tingkat Pendidikan berpengaruh signifikan terhadap Kemiskinan di Kota Tomohon.
Pengaruh IPM, Tingkat Pengangguran Terbuka dan Belanja Pemerintah terhadap Kemiskinan di Bolaang Mongondow Anjela Nadia Wongkar; Tri Oldy Rotinsulu; Mauna Th. B. Maramis
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 3 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan suatu kondisi ketidakmampuan secara ekonomi untuk memenuhi standar hidup rata-rata masyarakat di suatu daerah. Kondisi ketidakmampuan ini ditandai dengan rendahnya kemampuan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan pokok baik berupa pangan, sandang, maupun papan. Kemampuan pendapatan yang rendah ini juga akan berdampak berkurangnya kemampuan untuk memenuhi standar hidup rata-rata seperti standar kesehatan masyarakat dan standar pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh IPM, Tingkat Pengangguran Terbuka dan Belanja Pemerintah terhadap Kemiskinan secara parsial maupun simultan di Kabupaten Bolaang Mogondow tahun 2015-2021. Penelitian ini menggunakan data Sekunder dengan pendekatan Kuantitatif dengan analisis data Analisis Regresi Linear Berganda dengan sumber data dari Badan Pusat Statistik Bolaang Mongondow, Badan Pusat Statistik Sulawesi Utara dan DJPK Kemenkeu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial IPM memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow. Tingkat pengangguran terbuka berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow. Belanja Pemerintah memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow. IPM, Tingkat Pengangguran Terbuka dan Belanja Pemerintah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow. Kata Kunci : IPM; Tingkat Pengangguran Terbuka; Belanja Pemerintah; Kemiskinan
Pengaruh Sektor Pariwisata Terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Sulawesi Utara Vincent G. Citra; Een N. Walewangko; Mauna Th. B. Maramis
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 3 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi yang baik menunjukkan bahwa suatu daerah atau wilayah telah mampu mengembangkan semua sektor, baik manajerial maupun organisasi. Salah satu sektor yang dapat mendatangkan devisa besar bagi negara adalah sektor pariwisata. Pentingnya sektor pariwisata dalam perekonomian juga diakui oleh para akademisi, lembaga sosial dan pemerintah. Sulawesi Utara merupakan provinsi berkembang dengan potensi pariwisata yang cukup luas dan berdaya saing. Sebagai daerah dengan potensi wisata yang cukup besar, Sulawesi Utara memiliki beberapa tempat wisata yang menonjol di daerah tersebut, seperti wisata bahari di Taman Nasional Laut Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Lihaga, Likupang, Perairan Berbagai macam flora dan fauna. Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh jumlah wisatawan, lama tinggal wisatawan dan tingkat hunian hotel terhadap perekonomian di Sulawesi Utara 2011-2021. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif, dalam artian data yang akan dideskripsikan ialah data yang berupa angka atau numerik atau statistik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Dan Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian adalah Analisis Regresi Berganda hasil penelitian ini menujujan Pengaruh Jumlah Wisatawan, Rata-rata Lama Menginap Wisatawan Dan Tingkat Penghunian Kamar Hotel secara bersama-sama memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Sulawesi Utara 2011-2021. Kata Kunci: Jumlah Wisatawan; Lama Tinggal Wisatawan; Tingkat Hunian Hotel; Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)
Pengaruh Jumlah Penduduk, Produk Domestik Regional Bruto Dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Jumlah Penduduk Miskin Di Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara Michelle Graciella Karauan; Agnes L. Ch. P. Lapian; Mauna Th. B. Maramis
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 5 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat  berlindung, pendidikan dan kesehatan. Kemiskinan masih menjadi perhatian utama dari tahun ke tahun di seluruh dunia dimana kemiskinan masih merupakan masalah yang cukup rumit dan belum terselesaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah penduduk, Indeks Pembangunan Manusia dan Produk Domestik Regional Bruto terhadap jumlah penduduk miskin di Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2011-2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk, Indeks Pembangunan Manusia, dan Produk Domestik Regional Bruto berpengaruh terhadap jumlah penduduk miskin. Variabel jumlah penduduk dan Indeks Pembangunan Manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah penduduk miskin. Variabel Produk Domestik Regional Bruto berpengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah penduduk miskin di Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara. Kata Kunci: Jumlah Penduduk; IPM; PDRB; Jumlah Penduduk Miskin.
Analisis Strategi Pengembangan Desa Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif di Desa Budo Kabupaten Minahasa Utara (Studi Pada Objek Wisata Hutan Mangrove) Micka Paembonan; Vecky A.J Masinambow; Mauna Th. B. Maramis
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 7 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pariwisata dan mengetahui strategi pengembangan desa wisata berbasis ekonomi kreatif di Desa Budo pada destinasi wisata hutan mangrove. Jenis data yang digunakan adalah data primer melalui wawancara dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data diolah menggunakan metode Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi-potensi pariwisata yang ada di desa Budo Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara yaitu: spot snorkling, diving dan homestay bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara, adanya gunung dapi-dapi yang sementara dalam proses pengembangan serta kearifan lokal yang masih terjaga seperti tarian Masamper, budaya mapalus dan karya seni anyaman dari bahan rumput ginto (rumput liar lokal) dan terdapat tiga strategi pokok yang dapat dilakukan dalam mengembangkan desa wisata yaitu: (1) menerapkan model partisipasi masyarakat (Community Based Tourism); (2) menjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah dan masyarakat serta para pihak akademisi dan praktisi; (3) pengembangan dan pembangunan objek wisata yang ramah lingkungan dengan cara melakukan kontrol yang tegas bagi para pelaku yang menyeleweng di objek wisata. Kata Kunci: Desa Budo, Desa Wisata, Ekonomi Kreatif, Hutan Mangrove.
Pengaruh Tingkat Pendidikan Dan Investasi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Provinsi Sulawesi Utara ( Studi Pada Kota - Kota Di Sulawesi Utara) Rifaldo Silalahi; Vecky A.J Masinambow; Mauna Th. B. Maramis
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 8 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama pada sektor ketenagakerjaan terletak pada tingkat kesempatan kerja yang tersedia. Semakin bertambahnya jumlah penduduk maka akan semakin banyak jumlah angkatan kerja yang ada. Bertambahnya angkatan kerja yang tidak diikuti dengan tersedianya lapangan dan kesempatan kerja akan menimbulkan pengangguran. meningkatnya angka pengangguran akan mengakibatkan pemborosan sumber daya dan potensi angkatan kerja yang ada, meningkatnya beban masyarakat, dan mendorong terjadinya peningkatan keresahan sosial, serta manghambat pembangunan ekonomi dalam jangka panjang. Kegiatan ekonomi harus terus tumbuh dan berkembang lebih cepat dari pertambahan jumlah orang yang mencari pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendidikan dan investasi terhadap penyerapan tenaga kerja di kota – kota Provinsi Sulawesi Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan data sekunder dari tahun 2010-2021 dengan silang tempat 4 kota di Provinsi Sulawesi Utara. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dan diolah menggunakan Eviews 9. Hasil regresi menunjukan bahwa secara parsial variabel tingkat pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Variabel investasi berpengaruh positif dan signifikan. Tingkat pendidikan dan investasi secara simultan berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di kota – kota Provinsi Sulawesi Utara. Kata Kunci : Tingkat Pendidikan, Investasi, Penyerapan Tenaga Kerja, Angkatan Kerja.
Analisis Pengaruh Tingkat Suku Bunga, Inflasi dan PDRB Terhadap Permintaan Kredit Pada Bank SulutGo Tahun 2014-2021 Jessica T. Lossu; Tri Oldy Rotinsulu; Mauna Th. B. Maramis
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 9 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbankan merupakan sumber permodalan utama dan peran itu masih relatif besar dan diandalkan dibandingkan dengan pasar modal dan sumber permodalan lainnya. Dalam hal pengkreditan tidak pernah lepas dari pemberian bunga pinjaman, selain itu permintaan kredit dapat dipengaruhi oleh inflasi dan PDRB. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh tingkat suku bunga, inflasi dan PDRB terhadap permintaan kredit perbankan yang merupakan sumber pendanaan terbesar bagi perkembangan perekonomian Indonesia. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif yang diolah menggunakan aplikasi komputer yaitu Eviews 12. Dari hasil estimasi regresi dapat diketahui bahwa nilai probabilitas variabel suku bunga kredit berpengaruh negatif  terhadap permintaan kredit pada Bank SulutGo dimana tingkat suku bunga mengalami kenaikan maka permintaan kredit akan mengalami penurunan.Pada hasil estimasi regresi yang dilakukan pada variabel inflasi dapat diketahui bahwa nilai probabilitas variabel inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap permintaan kredit pada Bank SulutGo dimana Inflasi mengalami kenaikan maka Permintaan Kredit akan mengalami penurunan.Hasil estimasi regresi pada variabel Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) memiliki hubungan yang signifikan dengan permintaan kredit pada Bank SulutGo yaitu setiap kenaikan PDRB menyebabkan permintaan kredit pada bank SulutGo naik. Kata kunci: Tingkat Suku Bunga; Inflasi; Produk Domestik Regional Bruto (PDRB); Permintaan Kredit