Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Asbabul Wurud Ahmad Paruqi Hasiolani; Radiansyah Radiansyah; Mawardiy Abdul Hamid
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11113

Abstract

Asbabul al-Wurud al-hadits merupakan susunan idafah, yang terdiri dari tiga unsur kata, yaitu asbab, wurud dan al-hadis. Asbab adalah bentuk jam’ (fulral) dari sabab, yang berarti dengan al-habl (tali), saluran yang artinya dijelaskan sebagai segala yang menghubungkan satu benda lainnya. Ketika kita mencoba memahami suatu hadis, tidak cukup hanya melihat teks hadisnya saja, khususnya ketika hadis itu mempunyai asbabul wurud, melainkan kita harus melihat konteksnya. Dengan lain ungkapan, ketika kita ingin menggali pesan moral dari suatu hadis, perlu memperhatikan konteks historitasnya, kepada siapa hadis itu disampaikan Nabi, dalam kondisi sosio kultural yang bagaimana Nabi waktu itu menyampaikannya. Mengetahui asbab al-wurud merupakan cara yang paling baik untuk memahami makna hadits dengan benar, sehingga kita bisa membumikannya dalam prilaku kita dengan benar pula. Juga ia merupakan ilmu yang penting dalam menunjukkan hubungan teks dengan realitas. Atau dengan kata lain ia adalah konteks sosial bagi teks (hadits).
The Effect of Sharia Financing in Sharia Financial Services Cooperatives (KJKS) on Microenterprise Development (A Case Study of BMT Mawaridussalam) Radiansyah Radiansyah; Muhammad Syahbudi; Sri Ramadhani
Social Science Academic Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.10625

Abstract

This study aims to analyze the contribution of sharia financing to the development of micro-enterprises among members of BMT Mawaridussalam. Micro-enterprise development is measured by comparing business conditions before and after receiving sharia financing, which includes increases in business income and micro-enterprise development scores. This study uses a quantitative approach with descriptive and comparative methods. The study population was all members receiving sharia financing at BMT Mawaridussalam, with a sample of 81 respondents selected using a purposive sampling technique. Data were collected through questionnaires and documentation, then analyzed using descriptive statistics and a Paired Sample t-Test using SPSS. The results indicate that sharia financing has a positive contribution to the development of micro-enterprises. Descriptive analysis shows that all respondents experienced an increase in business income after receiving sharia financing, with the majority of respondents in the Very Effective and Effective categories. In addition, the results of the Paired Sample t-Test showed a significant difference between the conditions of micro-enterprises before and after receiving sharia financing. These findings indicate that sharia financing distributed by BMT Mawaridussalam is effective in supporting the development of micro-enterprises by increasing business capital, business capacity, and business income.