Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Penerapan Sistem Akuntansi Terhadap Tata Kelola Keuangan Pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Cabang Makassar Aunilah Azzahrah; Firman Menne; Indrayani Nur
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 4 No. 1 (2026): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, April 2026
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v4i1.3068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem akuntansi terhadap tata kelola keuangan pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Cabang Makassar dengan menitikberatkan pada efektivitas sistem, integrasi proses, serta implikasinya terhadap kualitas pelaporan keuangan. Sistem akuntansi berperan sebagai fondasi dalam mengelola transaksi keuangan secara terstruktur, menghasilkan informasi yang akurat, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Perkembangan teknologi informasi mendorong transformasi sistem akuntansi menjadi lebih terintegrasi dan adaptif terhadap kebutuhan organisasi publik. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi yang diterapkan mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas melalui penyajian informasi yang tepat waktu dan dapat ditelusuri. Integrasi sistem mempermudah alur proses bisnis mulai dari pencatatan hingga pelaporan keuangan. Meskipun demikian, masih ditemukan keterbatasan pada tingkat cabang terkait distribusi fungsi pembukuan yang belum sepenuhnya terintegrasi dengan pusat. Penerapan standar akuntansi yang berbeda pada masing-masing program memberikan fleksibilitas dalam penyusunan laporan keuangan tanpa mengurangi konsistensi. Temuan ini memperlihatkan bahwa sistem akuntansi memiliki peran strategis dalam membentuk tata kelola keuangan yang berkualitas. Kontribusi penelitian ini diharapkan dapat memperkuat pengembangan sistem akuntansi dan praktik pengelolaan keuangan pada sektor publik. This study aims to analyze the implementation of accounting systems on financial governance at the Social Security Administering Body for Employment Makassar Branch, focusing on system effectiveness, process integration, and its implications for financial reporting quality. Accounting systems serve as a fundamental framework for managing financial transactions systematically, generating accurate information, and supporting data-driven decision making. The advancement of information technology has transformed accounting systems into more integrated and adaptive tools for public sector organizations. This research employs a qualitative approach using in-depth interviews, direct observation, and documentation as data collection techniques. The findings indicate that the implemented accounting system enhances transparency and accountability through timely and traceable financial information. System integration facilitates business processes from recording to financial reporting. However, limitations remain at the branch level regarding the distribution of bookkeeping functions that are not fully integrated with the central system. The use of different accounting standards across programs provides flexibility while maintaining consistency in reporting. These findings highlight the strategic role of accounting systems in improving financial governance quality. This study contributes to the development of accounting systems and financial management practices in public sector institutions.
Penerapan Pencatatan Dan Pelaporan Akuntansi Pajak Pertambahan Nilai pada Kendaraan Kapasitas Besar Pada PT. Kumala Motor Nurul Aulia Aswad; Firman Menne; Abdul Karim
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 4 No. 1 (2026): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, April 2026
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v4i1.4235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pencatatan, perhitungan, dan pelaporan Pajak Pertambahan Nilai pada perusahaan otomotif dengan fokus pada kesesuaian praktik terhadap ketentuan perpajakan yang berlaku. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara sistematis melalui proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan makna untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai praktik akuntansi pajak yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan sistem pencatatan dan pelaporan yang relatif terstruktur, namun masih terdapat ketidakkonsistenan pada perlakuan transaksi tertentu, khususnya transaksi uang muka yang berimplikasi pada pengakuan Pajak Pertambahan Nilai. Proses perhitungan pajak telah menggunakan mekanisme pengkreditan antara pajak keluaran dan pajak masukan, namun variasi dalam penentuan dasar pengenaan pajak menunjukkan adanya perbedaan interpretasi terhadap regulasi. Pelaporan pajak dilakukan secara berkala melalui Surat Pemberitahuan Masa, tetapi masih ditemukan kendala dalam rekonsiliasi data antara pencatatan dan pelaporan. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas pengelolaan pajak tidak hanya ditentukan oleh sistem yang digunakan, tetapi juga oleh kompetensi sumber daya manusia dan integrasi antar proses. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas teknis, standarisasi prosedur, serta penguatan sistem untuk meningkatkan kualitas pelaporan pajak secara berkelanjutan. This study aims to analyze the implementation of Value Added Tax recording, calculation, and reporting in automotive companies, with a focus on the conformity of practices with applicable tax regulations. The research employs a descriptive qualitative approach, using data collection techniques such as interviews, observations, and documentation. The collected data were analyzed systematically through data reduction, data presentation, and interpretation to obtain a comprehensive understanding of tax accounting practices. The findings indicate that the company has implemented a relatively structured system of recording and reporting; however, inconsistencies remain in the treatment of certain transactions, particularly advance payments that affect VAT recognition. The tax calculation process has adopted a crediting mechanism between output and input tax, yet variations in determining the tax base reflect differences in regulatory interpretation. Tax reporting is conducted periodically through tax returns, although challenges persist in reconciling data between accounting records and reported figures. These findings highlight that tax management quality is influenced not only by the system but also by human resource competence and process integration. The study underscores the importance of strengthening technical capacity, standardizing procedures, and enhancing system integration to improve sustainable tax reporting quality.
Analisis Pendapatan Dan Beban Operasional Pada PT. PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan Juliana Situmorang; Firman Menne; Indrayani Nur
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 3 No. 3 (2025): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, Desember 2025
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v3i3.3555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan beban operasional PT. PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan ketentuan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 23. Pendapatan dan beban operasional merupakan komponen utama dalam laporan laba rugi yang secara langsung memengaruhi kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif, yang difokuskan pada analisis laporan keuangan periode 2020–2022. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan laba rugi perusahaan, kemudian dianalisis untuk melihat perkembangan, struktur, dan kecenderungan pendapatan serta beban operasional selama periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan usaha PT. PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan mengalami peningkatan yang konsisten selama periode penelitian, terutama didorong oleh pertumbuhan penjualan tenaga listrik serta dukungan subsidi dan kompensasi pemerintah. Di sisi lain, beban operasional juga mengalami peningkatan yang signifikan, dengan biaya pembelian tenaga listrik sebagai komponen yang paling dominan. Kondisi ini mencerminkan bahwa peningkatan aktivitas operasional perusahaan membawa konsekuensi berupa peningkatan biaya yang perlu dikelola secara efektif. Evaluasi terhadap perlakuan akuntansi menunjukkan bahwa pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan pendapatan telah dilakukan sesuai dengan PSAK No. 23, serta beban operasional telah diakui secara akrual dan disajikan secara transparan dalam laporan keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi manajemen perusahaan dalam mengevaluasi efisiensi pengelolaan pendapatan dan beban operasional, serta memberikan kontribusi akademik dalam memperkaya kajian mengenai analisis keuangan pada perusahaan milik negara di sektor ketenagalistrikan. This study aims to analyze PT's revenue and operating expenses. PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan and to evaluate its compliance with Indonesian Financial Accounting Standards, particularly PSAK No. 23, Revenue. Revenue and operating expenses are key components of the income statement that directly affect a company's financial performance. This research adopts a quantitative approach with a descriptive research design, focusing on the analysis of financial statements for the period 2020–2022. The data used in this study are secondary data obtained from the company's income statements, which are analyzed to examine trends, structures, and developments in revenue and operating expenses during the research period. The results indicate that the operating revenue of PT. PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan increased consistently over the observed period, primarily driven by growth in electricity sales as well as government subsidies and compensation. At the same time, operating expenses increased significantly, with electricity purchase costs constituting the largest share of total operating expenses. This condition reflects characteristics of the electricity industry, in which increased operational activity is accompanied by rising cost structures. The evaluation of accounting treatment reveals that revenue recognition, measurement, presentation, and disclosure have been carried out in accordance with PSAK No. 23. At the same time, operating expenses have been recognized on an accrual basis and presented transparently in the financial statements. This study offers practical implications for company management to improve the efficiency of revenue and operating expense management. In addition, it contributes to the empirical literature on the analysis of financial performance in state-owned enterprises in the electricity sector.
Konflik AS–Israel dan Iran Serta Implikasinya Terhadap Stabilitas Ekonomi Global dan Ketahanan Ekonomi Indonesia Andi Purnawarman; Firman Menne; Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 26 No. 1 (2026): Ecosystem Vol. 26 No 1, Januari - April Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v26i1.8933

Abstract

Konflik geopolitik antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran telah menjadi salah satu sumber utama ketidakstabilan politik dan ekonomi global dalam beberapa dekade terakhir. Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah tidak hanya memengaruhi stabilitas keamanan internasional, tetapi juga berdampak signifikan terhadap rantai pasok energi dunia, fluktuasi harga minyak, perdagangan internasional, inflasi global, serta ketidakpastian pasar keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi konflik AS–Israel dan Iran terhadap stabilitas ekonomi global serta dampaknya terhadap ketahanan ekonomi Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) melalui penelusuran berbagai artikel ilmiah, laporan lembaga internasional, dan publikasi ekonomi global yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik geopolitik di Timur Tengah menyebabkan meningkatnya volatilitas harga energi dan tekanan inflasi global yang berdampak pada pelemahan pertumbuhan ekonomi dunia. Bagi Indonesia, dampak konflik tercermin pada kenaikan harga impor energi, tekanan terhadap nilai tukar rupiah, potensi defisit fiskal, serta gangguan terhadap stabilitas perdagangan internasional. Penelitian ini juga menemukan bahwa penguatan diversifikasi energi, hilirisasi industri, ketahanan pangan, penguatan cadangan devisa, dan diplomasi ekonomi internasional menjadi langkah strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. The escalation of tensions in the Middle East has significantly affected international security stability, global energy supply chains, oil price volatility, international trade, global inflation, and financial market uncertainty. This study aims to analyze the implications of the USA–Israel and Iran conflict on global economic stability and its impact on Indonesia’s economic resilience. The study employs a qualitative approach using the Systematic Literature Review (SLR) method by examining various scientific articles, international institutional reports, and relevant global economic publications. The findings indicate that geopolitical conflicts in the Middle East increase energy price volatility and global inflationary pressures, which weaken global economic growth. For Indonesia, the conflict affects rising energy import costs, pressure on the rupiah exchange rate, potential fiscal deficits, and disruptions in international trade stability. The study also reveals that strengthening energy diversification, industrial downstreaming, food security, foreign exchange reserves, and international economic diplomacy are strategic measures to maintain national economic resilience amid global uncertainty.