Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Politeknik LP3I Jakarta Kampus Jakarta Utara Iis Kartini; Muhamad Yayandi; Selvi Handayani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11251

Abstract

Dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Politeknik LP3I Jakarta Kampus Jakarta Utara, maka dukungan kualitas SDM menjadi sebuah keharusan. Kualitas SDM merupakan salah satu faktor untuk meningkatkan produktivitas kinerja suatu organisasi atau instansi. Oleh karena itu, diperlukan sumber daya manusia yang mempunyai kompetensi tinggi karena kompetensi akan dapat mendukung peningkatan prestasi kinerja karyawan. Karyawan yang belum mempunyai kompetensi yang memadai akan dibuktikan dengan rendahnya produktivitas karyawan tersebut. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pengaruh kompetensi terhadap kinerja karyawan pada Politeknik LP3I Jakarta Kampus Jakarta Utara? Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi terhadap kinerja karyawan pada Politeknik LP3I Jakarta Kampus Jakarta Utara. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian survei dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksposisi, yaitu untuk menjelaskan hubungan kausal dan pengujian hipotesis. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan pada Politeknik LP3I Jakarta Kampus Jakarta Utara yang berjumlah 30 orang. Metode pengambilan sampel adalah teknik sampling jenuh, dimana semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel (penelitian populasi). Untuk mendapatkan data yang komprehensif, maka digunakan angket (kuesioner) sebagai sumber data primer. Dokumentasi sebagai sumber data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan (bersama-sama) kompetensi berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan pada Politeknik LP3I Jakarta Kampus Jakarta Utara.
PENGUATAN MANAJEMEN PENGELOLAAN KELOMPOK PEKARANGAN PANGAN LESTARI (P2L) AGROWISATA ADILUHUR (SALUR) MENUJU DESA WISATA INTERNASIONAL BERBASIS KETAHANAN PANGAN Arief Rais Bahtiar; Yulian Zetta Maulana; Muhamad Yayandi
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 4 (2025): Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i4.4968

Abstract

The Community Service Program (PKM) in Adiluhur Tourism Village was implemented to address challenges faced by the SALUR Sustainable Food Garden (P2L), which previously lacked structured management, documentation, and integration with the village’s tourism sector. Initial observations revealed the absence of standard operating procedures, weak production records, and limited digital identity, resulting in minimal added value for both food security and tourism. This program aimed to strengthen P2L’s management capacity, integrate it into educational agro-tourism, and establish digital branding through official platforms. The implementation method was comprehensive, consisting of situational analysis, technology development, capacity-building training, intensive mentoring, and evaluation. Key innovations included the introduction of the Telang Dry infrared-based flower dryer, which improved product quality and efficiency, and the creation of an interactive marketplace website to support digital marketing and storytelling of local products. Training activities covered SOP-based management, production documentation, organizational structuring, digital marketing, and tourism integration, delivered through participatory workshops involving community members, youth, and local tourism actors. The program outcomes demonstrated significant improvements: P2L management is now documented with SOPs and organizational structures, agro-tourism packages have been developed, and digital branding has been established through an official website and active social media. These transformations distinguish the post-program condition from the previous state, contributing to enhanced food security, local economic growth, and the visibility of Adiluhur Tourism Village as a sustainable educational destination. The success of this initiative highlights the effectiveness of the training–mentoring–technology approach and its relevance to achieving SDGs and higher education performance indicators.