Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Increasing Knowledge About Basic Immunization In Village Cihideung Udik Kec. Ciampea Kab. Bogor Jawa Barat Lela Zakiah; Nurul Azmi Fauziah
AbdimasMu UMTAS Vol. 1 No. 2 (2022): AbdimasMu UMTAS: Journal Of Community Service
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.419 KB) | DOI: 10.35568/amu.v1i2.2554

Abstract

mmunization is an attempt to increase a person's immunity against certain diseases. Community service in the form of counseling on basic immunization in Cihideung Udik Village, Kec. Ciampea, Kab. Bogor, West Java intend to provide information to the public, especially parents who have children aged 0-12 months.
EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PERILAKU SEKSUAL BERISIKO DI KOTA BOGOR Lela Zakiah; Nina Yusnia; Aruni Umniyyatal Aliyyah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (BHAKTIMAS)
Publisher : UNIT PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - UTPAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70429/bhaktimas.v3i2.263

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh lingkungan yang kurangsehat, termasuk dalam hal perilaku seksual. Kurangnya pemahaman tentang kesehatan reproduksidapat meningkatkan risiko perilaku menyimpang. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untukmemberikan pemahaman yang tepat kepada remaja mengenai kesehatan reproduksi, dampaknegatif dari perilaku seksual beresiko, serta pentingnya menjaga organ reproduksi sejak dini.Edukasi diberikan melalui metode ceramah dengan bantuan media poster dan leaflet kepada 30remaja di wilayah Gang Makam, Kota Bogor. Sebelum penyuluhan, dilakukan pre-test untukmengukur tingkat pengetahuan awal peserta. Hasilnya menunjukkan bahwa hanya 26,7%responden berada pada kategori pengetahuan baik, sementara 73,3% lainnya masih tergolongkurang. Setelah edukasi diberikan, dilakukan post- test dan terjadi peningkatan signifikan, di mana83,3% peserta menunjukkan pengetahuan yang baik. Analisis data menggunakan uji Tberpasangan menunjukkan nilai t = -4,011 dengan p = 0,000 (p < 0,05), menandakan terdapatperbedaan yang bermakna antara sebelum dan sesudah edukasi. Dapat disimpulkan bahwakegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi. Olehkarena itu, disarankan agar program edukasi seperti ini dilaksanakan secara berkala, denganpendekatan yang lebih variatif dan sesuai dengan kebutuhan remaja saat ini.
Edukasi ASI Eksklusif dan MPASI terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Bayi dan Balita untuk Pencegahan Stunting Nina Yusnia; Lela Zakiah; Rizkya Putri; Aruni Ummiyyatal
Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak bersama Masyarakat. Vol. 4 No. 2 (2026): May: Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak bersama Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/natural.v4i2.2265

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that impacts children's growth and development, especially during the First 1000 Days of Life (HPK). One of the main factors causing stunting is mothers' lack of knowledge regarding exclusive breastfeeding and appropriate complementary foods (MP-ASI). This activity aims to improve mothers' knowledge about exclusive breastfeeding and MP-ASI as an effort to prevent stunting in infants and toddlers in RW 06, Kertamaya Village, Bogor City. The method used was community midwifery intervention practices through health education to 30 mothers with infants and toddlers. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to assess changes in respondents' levels of knowledge. The results of the activity showed a significant increase in knowledge, with an average pre-test score of 57.67 and a post-test score of 91.33, and a percentage increase of 58.37%. This indicates that health education regarding exclusive breastfeeding and MP-ASI is effective in improving mothers' understanding regarding stunting prevention. The conclusion of this activity is that exclusive breastfeeding and complementary feeding counseling can be an effective community midwifery intervention in efforts to prevent stunting by increasing maternal knowledge.