Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Biosense

OPTIMASI KOMBINASI KAYU SECANG, JAHE, DAN STEVIA DALAM MENINGKATKAN KANDUNGAN TOTAL FENOL: OPTIMASI KOMBINASI KAYU SECANG, JAHE, DAN STEVIA DALAM MENINGKATKAN KANDUNGAN TOTAL FENOL Arum, Mentari Sekar; Bumi, Candra; Mualimin, Lulus; Mujayanah, Ani Rosa Putri Ayu
JURNAL BIOSENSE Vol 8 No 3 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v8i3.5540

Abstract

Tanaman herbal telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional karena kandungan senyawa bioaktifnya, terutama fenol yang berfungsi sebagai antioksidan alami. Di antara tanaman tersebut, kayu secang (Caesalpinia sappan), jahe (Zingiber officinale), dan stevia (Stevia rebaudiana) dikenal memiliki potensi aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi kombinasi ketiga bahan tersebut guna meningkatkan kandungan total fenol dalam formulasi minuman herbal. Pendekatan eksperimen menggunakan metode Response Surface Methodology (RSM) dengan rancangan Central Composite Design (CCD). Proses ekstraksi dilakukan melalui metode infusa pada suhu terkendali, dan kandungan fenol dianalisis menggunakan metode Folin-Ciocalteu dengan spektrofotometer UV-Vis. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa kayu secang memberikan pengaruh kuadratik yang sangat signifikan (p < 0,0001) terhadap peningkatan kadar fenol, sedangkan jahe dan stevia tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan baik secara individu maupun interaksi. Model regresi yang dihasilkan signifikan (p = 0,0014) dan sesuai dengan data eksperimen. Grafik kontur menunjukkan bahwa kombinasi konsentrasi menengah antara kayu secang dan jahe menghasilkan kadar fenol tertinggi. Sementara itu, stevia lebih berperan sebagai pemanis alami tanpa kontribusi signifikan terhadap senyawa fenolik. Hasil ini menunjukkan bahwa pengoptimalan proporsi kayu secang dan jahe dapat secara signifikan meningkatkan potensi antioksidan minuman herbal, serta mendukung pengembangan produk fungsional berbasis bahan alami lokal.