Semiono Raharjo
Guru Fisika, SMAN 1 Piyungan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Pemulihan Pembelajaran Pasca Covid-19 Semiono Raharjo; Edi Istiyono; Sugeng Bayu Wahyono; Yenda Puspita
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11274

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar pasca Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) meningkatkan hasil belajar fisika, 2) memulihkan pembelajaran, dan 3) mengetahui keterlaksanaan implementasi PjBL pasca Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus dan masing-masing siklus terdiri dari 4 pertemuan yang terdiri dari 4 tahap: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilakukan di SMAN 1 Piyungan, Daerah Istimewa Yogyakarta. Subjek penelitian kelas XI MIPA-3 berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Jenis data kuantitatif berupa hasil belajar siswa. Data kualitatif berupa hasil observasi. Analisis data menggunakan Microsoft Excel dan uji statistik menggunakan JASP yaitu uji-t parametrik sampel berpasangan atau uji-t dependen untuk melihat perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah dilakukan treatment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1) implementasi PjBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan rerata hasil belajar pada siklus I sebesar 78,333 dan rerata hasil belajar pada siklus II sebesar 80,000, 2) pembelajaran dengan model PjBL dapat memulihkan pembelajaran fisika pada materi termodinamika dan pemanasan global, dan 3) implementasi PjBL pasca Covid-19 dapat terlaksana dengan baik dan lancar menggunakan 6 sintaks pembelajaran yaitu penentuan pertanyaan mendasar, mendesain perencanaan proyek, menyusun jadwal, memonitor siswa dan kemajuan proyek, menguji hasil, dan mengevaluasi pengalaman.
Dampak Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Dini Dwi Ismawati; yenda puspita; Semiono Raharjo
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v2i1.459

Abstract

Orang tua sebagai pendidik pertama, mempunyai kewajiban membimbing, melindungi serta membesarkan anak. Keberadaan orang tua sangatlah penting, sehingga peran orang tua merupakan dasar pertama dalam pembentukan pribadi anak. Upaya tersebut dapat terwujud apabila orang tua menerapkan pola asuh yang tepat, karena pola asuh yang diberikan kepada anak akan mempengerahui pekembangan sosial-emosional anak. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman orang tua yang lebih terhadap perkembangan sosial-emosional anak, agar perkembangan sosial-emosional anak berkembang baik dan diterima di lingkungan masyarakat. Tujuan penelitian ini guna mengetahui pentingnya pola asuh yang dilakukan oleh orang tua beserta dampaknya terhadap perkembangan sosial dan emosional anak. Hasil pembahasan ini menunjukkan bahwa terdapat tiga tipe pola asuh yang diterapkan orang tua di dalam mendidik anak yaitu demokratis, otoriter dan permisif. Ketiga pola asuh tersebut memiliki dampak yang berbeda terhadap perkembangan sosial-emosional anak. perbedaan tersebut ialah pola asuh demokratis lebih banyak memiliki dampak positif, sedangkan pola asuh otoriter dan permisif lebih banyak memiliki dampak yang negatif. Sehingga disarankan agar orang tua memimbing anak dengan pola asuh demokratis