Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Penggunaan Strategi Pembelajaran Kursus Komputer Pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Yolanda Ruliantika; Agus Zainal; Dwi Ismawati
Jurnal Pendidikan Sepanjang Hayat Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran kursus computer pada pusat kegiatan masyarakat (PKBM) kecamatan mekar sari tanjung kemuning kaur.Peneliti menggunakan metode kualitatif. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh peneliti pada penelitian ini yaitu, tujuan pembelajaran kursus komputer di PKBM Mekar Sari adalah memperbaiki kualitas diri dan kualitas sosial setiap warga belajar, memberikan rasa aman dan nyaman saat belajar komputer, sumber belajar di PKBM Mekar Sari terdiri dari media digital, buku panduan dan referensi dari internet,strategi pembelajaran kursus komputer pada PKBM Mekar Sari yaitu memberikan teori terlebih dahulu baru masuk praktek sedangkan metode yang digunakan yaitu metode ceramah, diskusi dan praktek, media yang digunakan dalam pembelajaran kursus komputer di PKBM Mekar Sari yaitu komputer, LCD, Printer dan mempunyai sarana dan prasarana yang berupa ruang kursus, gedung kantor dan komputer, dan evaluasi pembelajaran yang dilakukan dengan ujian praktek pada peserta belajar komputer.
TRADITIONAL GAME BOYBOYAN: ANAYLISIS OF CHARACTER VALUES AND THE PROCESS OF CHARACTER BUILDING FOR EARLY CHILDHOOD Ari Putra; Elwan Stiadi; Dwi Ismawati; Dayat Hidayat
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 8 No 1 (2023): JANUARI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.8.1.72-85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembentukan nilai dan karakter anak usia dini melalui permainan tradisional boyboyan yang diadakan di lembaga pendidikan nonformal ECO Bambu Cipaku Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subyek penelitian ini adalah peserta kegiatan literasi budaya yang melakukan kunjungan belajar melalui kegiatan rekreasi edukatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan triangulasi subjek dengan mengklarifikasi informasi pada informan sehingga memperoleh data jenuh dan dijadikan hasil temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat nilai karakter dalam permainan tradisional boyboyan. Berdasarkan temuan, nilai karakter dapat dilihat dari kegiatan bermain yang dilakukan secara spontan dan berulang-ulang oleh para peserta sehingga terjadi pembentukan nilai dari sikap dan tindakan para peserta. Nilai-nilai karakter yang terkandung dalam permainan ini adalah nilai-nilai disiplin, kerja keras, kreatif, kebangsaan, rasa ingin tahu, kejujuran, tanggung jawab, menghargai prestasi, religius, toleransi, kemandirian, demokrasi, bersahabat/komunikatif, dan peduli sosial. Permainan tradisional bukan hanya permainan sederhana yang dapat memberikan kesenangan bagi pemainnya tetapi tidak kita sadari bahwa kegiatan permainan tradisional memiliki banyak nilai karakter dan memiliki filosofi yang kuat bagi pembentukan jati diri peserta permainan. Penemuan nilai-nilai karakter dalam permainan tradisional boyboyan dapat dijadikan sebagai media dalam pembentukan karakter khususnya untuk kegiatan pembelajaran baik secara formal maupun informal. Keberlanjutan dalam inventarisasi nilai-nilai karakter dalam permainan tradisional harus terus digali sehingga dapat menjadi inovasi dalam pembelajaran dan upaya pelestarian budaya lokal.
Tailor Training Strategy for Persons with Disabilities at UPTD Bina Karya Workshop, South Bengkulu Manna Regency Citra Dwi Palenti; Ririn Gusti; Dwi Ismawati; Afrizah Widhea; Ari Putra
SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Vol 11, No 1 (2023): SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS): Publishing Februari 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/spektrumpls.v11i1.121314

Abstract

The aim of this study is to describe the sewing training for people with disabilities at the UPTD Loka Bina Karya Manna, South Bengkulu Regency. This study utilized a qualitative descriptive method. The findings indicate that the participants who attended the training were able to acquire sewing skills. The learning materials used in the training include introduction to sewing machines from the sewing machine knowledge module, basic pattern-making from the fashion pattern-making module, various stitches from the fabric knowledge and basic stitches module, and simple sewing process from the simple sewing process module. The learning tools provided were pins, hand needles for hand sewing, and machine needles for using the sewing machines and overlock machines. The learning approach focused on skill empowerment, while the learning strategy used direct teaching, beginning from stating the training objectives, providing explanations of the materials by the instructor in front of the class, and ending with question and answer sessions. The training evaluation utilized a summative evaluation method.
PENGGUNAAN GAYA BAHASA SINDIRAN KIKY SAPUTRI UNTUK KRITIK SOSIAL PADA TAYANGAN “LAPOR PAK!” Meli Afrodita; Dwi Ismawati; Dwi Lyna Sari; Lazfihma Lazfihma; Fina Hiasa
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v8i1.19584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa sindiran yang digunakan oleh Kiky Saputri pada tayangan youtube ‘Lapor Pak!’ segmen Kiky Saputri roasting pejabat. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penggunaan gaya bahasa sindiran dalam tayangan ‘Lapor Pak! Segmen Kiky Saputri Roasting Peiabat’dan makna gaya bahasa sindiran pada tayangan ‘Lapor Pak! Segmen Kiky Saputri Roasting Peiabat’. Pada tayangan ‘Lapor Pak!’ terdapat segmen Kiky Saputri roasting pejabat dan banyak ditemukan gaya bahasa sindiran untuk mengkritik bintang tamu yang merupakan pejabat atau tokoh politik, sehingga menarik perhatian peneliti untuk melakukan penelitian. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini terletak pada jenis-jenis gaya bahasa sindiran, makna gaya bahasa sindiran dalam tayangan ‘Lapor Pak! Segmen Kiky Saputri roasting pejabat’. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak dan catat oleh peneliti sendiri dibantu dengan tabel pengumpulan data. Hasil penelitian ini adalah ditemukan 14 penggunaan gaya bahasa sindiran dalam tiga tayangan youtube ‘Lapor Pak!’. Gaya bahasa sindiran yang digunakan oleh Kiky Saputri memiliki fungsi memperhalus dan menyamarkan maksud sebenarnya yang ingin disampaikan untuk melontarkan kritikan kepada pejabat yang diroasting.
Model Pembelajaran oleh Tutor Pkbm Centella Asiatica pada Program Paket C Di Pondok Rumah Belajar An Najma Suci Cahya Fadila; Sofino Sofino; Dwi Ismawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode pembelajaran yang diterapkan oleh tutor di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Centella Asiatica dalam program Paket C yang diselenggarakan di Pondok Rumah Belajar An Najma. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen pembelajaran. Proses pengumpulan data dilakukan secara sistematis untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai strategi pembelajaran yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutor menggunakan berbagai metode, antara lain ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan praktik langsung. Metode tersebut diterapkan secara terpadu dengan menekankan pendekatan kontekstual dan fleksibel, sehingga selaras dengan karakteristik peserta didik dewasa yang memerlukan pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik, membangun suasana belajar yang partisipatif, serta mendorong pencapaian kompetensi dasar yang ditetapkan dalam kurikulum Paket C. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa variasi metode yang adaptif dapat memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan praktik pembelajaran di lembaga pendidikan nonformal serupa.
Evaluasi Model CIPP pada Program Global Skill Training (GST) Melalui Pelatihan Fotografi di LPK Sonic Traning Center Kota Bengkulu Febi Febrianti; Dwi Ismawati; Wiwin Yunita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan program Global Skill Training (GST) pada pelatihan fotografi menggunakan evalusi model CIPP pada LPK Sonic Training Center kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan metode evaluasi. Teknik penggumpulan data digunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk validitas data penelitian dilakukan dengan cara triangulasi: triangulasi subjek, teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ditemukan: (1) Evaluasi konteks menunjukkan bahwa program GST merupakan respons terhadap kebutuhan keterampilan generasi muda usia produktif, khususnya siswa SMA/SMK dan mahasiswa tingkat akhir yang belum bekerja, untuk meningkatkan kemampuan hard skil dan soft skill yang relevan dengan perkembangan dunia fotografi. (2) Evaluasi input mengindikasikan bahwa program ini didukung oleh sistem yang terstruktur, melibatkan 16 peserta (13 laki-laki dan 3 perempuan), serta instruktur eksternal yang berpengalaman di bidangnya. (3) Evaluasi proses menunjukkan bahwa program dilaksanakan secara sistematis dengan metode pembelajaran partisipatif, ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta diakhiri dengan uji kompetensi oleh asesor dari LSP-BNSP. (4) Evaluasi produk memperlihatkan pengembangan keterampilan peserta dalam aspek teknis fotografi, penguatan sikap dan relasi kerja, serta perolehan sertifikat BNSP yang mendukung peluang kerja maupun usaha mandiri.
Proses Pembelajaran Informal Musik Dol Di Sanggar Pesona Rumpun Pesisir Kota Bengkulu Septha Dwi Syafitri; Sofino Sofino; Dwi Ismawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran informal musik dol di Sanggar Pesona Rumpun Pesisir Kota Bengkulu, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan hambatan dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses Pembelajaran dilakukan dengan mengajak anak-anak belajar berdasarkan minat dan bakat mereka. Pembelajaran dilaksanakan melalui pendekatan sistematis dan kerja tim, di mana materi yang diajarkan mencakup tiga pukulan dasar alat musik dol tamatam, suena, dan sueri. Tujuan dari pembelajaran ini adalah agar anak-anak dapat membangun teknik dasar sebelum mengembangkan karya musik yang lebih kompleks. Faktor pendukung internal terdiri dari pengurus, pelatih, dan yang berkolaborasi untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Dukungan eksternal dari pemerintah dan komunitas juga berperan penting dalam penyelenggaraan acara dan penyediaan alat musik. Namun, penelitian ini mengidentifikasi beberapa hambatan internal, seperti ketidakstabilan cuaca yang mempengaruhi latihan yang dilakukan di luar ruangan, serta kurangnya keterlibatan orang tua. Hambatan eksternal, seperti kondisi cuaca yang tidak menentu, juga dapat mengganggu kelancaran program. Dari hasil penelitian, disarankan agar Sanggar Pesona Rumpun Pesisir lebih aktif dalam menjalin kerjasama dengan pihak luar, mengembangkan program pelatihan yang lebih terstruktur, serta meningkatkan keterlibatan orang tua dan pemantauan rutin. Dengan mengikuti rekomendasi ini, diharapkan sanggar dapat terus berkontribusi pada perkembangan seni dan budaya lokal serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan generasi mendatang
Penerapan Metode Pembelajaran Orang Dewasa pada Pelatihan Audio Visual di UPTD BLK Kota Bengkulu Muhammad Iqbal Permana; Ririn Gusti; Dwi Ismawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode pembelajaran orang dewasa (andragogi) dalam pelatihan audio visual di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari sekretaris, instruktur, dan staf tata usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang diterapkan mencakup pembelajaran individual, kelompok, dan komunitas, serta mengedepankan pendekatan partisipatif dan kolaboratif. Prinsip andragogi terlihat dari pemberian keleluasaan belajar mandiri, relevansi materi dengan kebutuhan peserta, dan penerapan pembelajaran berbasis praktik langsung. Faktor pendukung meliputi ketersediaan fasilitas dan instruktur kompeten, sedangkan hambatan mencakup keterbatasan alat dan perbedaan latar belakang peserta. Penerapan metode andragogi terbukti meningkatkan partisipasi aktif, motivasi, serta kompetensi peserta dalam bidang audio visual.
Prinsip Andragogi dalam Program Best Practice Percepatan Penurunan Stunting di Kampung Keluarga Berkualitas Lingkar Barat Kota Bengkulu Asih Lestari; Dwi Ismawati; Wiwin Yunita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4621

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan pendekatan andragogi dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya pada program best practice percepatan penurunan stunting di kampung keluarga berkualitas lingkar barat, kota bengkulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi delapan prinsip andragogi dalam proses pembelajaran orang dewasa pada program tersebut. metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kader, fasilitator, serta peserta kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh prinsip andragogi telah diterapkan secara nyata. peserta menunjukkan perubahan perilaku dan peningkatan pengetahuan mengenai gizi seimbang, kebersihan, dan pengasuhan anak; mereka belajar melalui praktik langsung seperti kegiatan dapur sehat atasi stunting (DASHAT) dan cuci tangan pakai sabun (CTPS), serta memperoleh pendampingan berkelanjutan tanpa tekanan penilaian. lingkungan belajar yang informal, metode pembelajaran yang bervariasi, serta relevansi materi dengan kebutuhan peserta mampu meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif dalam kegiatan. Kesimpulannya, penerapan prinsip andragogi dalam program best practice berhasil menciptakan proses pembelajaran yang efektif, partisipatif, dan berdampak nyata terhadap perubahan perilaku keluarga dalam upaya pencegahan stunting, serta memberikan kontribusi terhadap penguatan model pendidikan masyarakat berbasis keluarga.
Implementasi Pembelajaran Al-Qur’an Di Rumah Al-Qur’an At-Tartil Kota Bengkulu Rani Chairunisya; Sofino Sofino; Dwi Ismawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Al-Qur’an serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya di Rumah Al-Qur’an At-Tartil Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta divalidasi menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran Al-Qur’an di Rumah Al-Qur’an At-Tartil dilaksanakan secara efektif, terstruktur, dan adaptif. Proses pembelajaran mencakup kegiatan inti seperti tahsin, talaqqi (menirukan bacaan guru), tahfiz, dan tasqif, dengan Metode Usmani sebagai metode utama. Pendekatan pengajaran disesuaikan berdasarkan kelompok usia; anak-anak menggunakan metode kreatif dan menyenangkan, sementara remaja/dewasa menggunakan diskusi dan pendalaman makna. Tujuan pembelajaran tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga membentuk karakter sholeh pribadi dan sholeh sosial. Faktor pendukung utama meliputi antusiasme santri yang tinggi, pendekatan guru yang ramah, dan fasilitas yang memadai. Sementara itu, faktor penghambat yang dihadapi adalah kurangnya konsistensi santri dalam mengulang hafalan di rumah dan perbedaan tingkat kemampuan santri. Hambatan diatasi melalui evaluasi rutin, pembinaan guru, dan kerja sama dengan orang tua.