Pinckey Triputra Pinckey Triputra
Departemen Ilmu Komunikasi, FISIP Universitas Indonesia

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Self-Disclosure Pengguna Aplikasi Kencan Online (Studi pada Individu yang Menjalin Hubungan Romansa Melalui Tinder) Chicilia Wongsodiredjo; Pinckey Triputra; Lusia Savitri Setyo Utami
Koneksi Vol 1, No 2 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i2.1977

Abstract

Media online telah menjadi sarana untuk membangun hubungan antarpribadi, tak terkecuali hubungan romansa. Penelitian ini berfokus kepada pasangan yang sedang menjalin hubungan romansa yang dimulai melalui aplikasi kencan online, Tinder. Penelitian ini ingin memahami proses self-disclosure yang terjadi dalam pengembangan hubungan romansa pengguna Tinder dengan pasangannya. Penelitian ini didasari Teori Penetrasi Sosial dan Computer Mediated Communication (CMC), lalu dikaitan dengan model Stages of Internet Relationship. Penelitian menggunakan metode fenomenologi dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam membangun sebuah hubungan dibutuhkan self-disclosure secara bertahap dan tidak akan berhenti walaupun seorang individu sudah pada tahap long term relationship. Adapun informasi yang diungkapkan seorang individu terhadap lawan bicaranya beragam serta kedalaman dan keluasan informasi tersebut tergantung dari kedekatan hubungan kedua individu.
Tahapan Gegar Budaya Yang Dialami Mahasiswa Indonesia (Studi Kasus Mahasiswa Aktif South China Normal University) Beatrix Beatrix; Pinckey Triputra
Koneksi Vol 1, No 2 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i2.1966

Abstract

Komunikasi merupakan suatu bagian penting dalam kehidupan manusia. Komunikasi dan kebudayaan merupakan dua konsep yang tidak dapat dipisahkan. Jumlah pelajar dan mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di negara China semakin meningkat tiap tahunnya. Gegar budaya merupakan salah satu hambatan dalam komunikasi antarbudaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tahapan gegar budaya yang dialami oleh mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi di South China Normal University, Guangzhou, China. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi, komunikasi antarbudaya, dan gegar budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif studi kasus secara deskriptif. Data yang dianalisis diperoleh dari hasil wawancara semistruktur dengan lima informan. Empat orang mahasiswa yang merupakan informan dalam penelitian ini mengalami gegar budaya yang terdiri dari empat fase, yaitu fase kesenangan, fase kekecewaan, fase awal resolusi, dan fase berfungsi dengan efektif. Masing-masing mengalami gegar budaya dalam derajat yang berbeda. Gegar budaya harus disikapi dengan baik agar seseorang dapat melewatinya dan tidak merasa putus asa.
Hubungan Antara Motif Mengikuti Akun Instagram @Dagelan Dengan Kepuasan Khalayak Florencia Florencia; Pinckey Triputra
Koneksi Vol 1, No 2 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i2.2006

Abstract

Akun Instagram @dagelan merupakan salah satu akun Instagram humor dengan jumlah pengikut cukup banyak di Indonesia. Akun Instagram @dagelan mengunggah gambar berupa guyonan, tips, berita, kuliner, dan sebagainya. Dalam Teori Uses and Gratification, khalayak pada dasarnya menggunakan media massa berdasarkan motif tertentu. Jika motif ini terpenuhi maka kebutuhan khalayak akan terpenuhi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara motif mengikuti akun instagram @dagelan dengan kepuasan khalayak. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif yang bersifat eksplanatif. Penelitian dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada 137 responden remaja yang merupakan pengikut akun Instragam @dagelan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara motif mengikuti akun Instagram @dagelan dengan kepuasan khalayak.
Analisis Isi Pelanggaran Kode Etik Citizen Journalism Pada Berita Olahraga Sepak Bola di Media Sosial Facebok Andreas Wijaya; Pinckey Triputra
Koneksi Vol 1, No 2 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i2.1961

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perbandingan pelanggaran Kode Etik Citizen Journalism yang dilakukan oleh citizen journalist pada bidang olahraga sepak bola di media sosial Facebook. Kecanggihan media sosial yang tidak diimbangi dengan pemahaman etika, mendorong penulis untuk meneliti masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan pelanggaran yang dilakukan oleh citizen journalist dalam bidang olahraga dan untuk mendeskripsikan kemampuan citizen journalist disaat ini lewat hasil yang diberikan. Teori yang digunakan secara garis besar oleh peneliti ialah etika komunikasi dan Kode Etik Pewarta Warga. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian analisis isi. Kasus berita yang diambil mengenai meninggalnya pesepak bola Persela Choirul Huda. Data primer diperoleh peneliti melalui observasi berita di media sosial Facebook, sedangkan data sekunder diperoleh peneliti melalui kajian pustaka. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelanggaran yang dilakukan oleh media citizen journalism Berita Liga Indonesia Today, Jurnal Sepakbola, dan Berita Bola Terkini relatif kecil. Sedangkan untuk elemen kode etik yang paling sering dilanggar dari ketiga media tersebut ialah tidak mencantumkan identitas atau sumber berita dan tidak menghormati kehidupan privasi seseorang lewat penyensoran.
Tipologi Feminisme Wanita Karier Dan Komunikasi Interpersonal Dengan Pasangan Eunike Tania; Pinckey Triputra; Septia Winduwati
Koneksi Vol 1, No 2 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i2.2002

Abstract

Penelitian ini mengangkat fenomena perempuan di Jakarta yang sudah berkeluarga dan terjun ke dalam pekerjaan publik. Tujuannya, peneliti mengelompokkan wanita karier di Jakarta ke dalam tipologi feminisme berdasarkan ciri dan karakteristik yang dimiliki. Selanjutnya, melihat komunikasi interpersonal antara wanita karier dengan pasangan berdasarkan tipologi feminisme yang dimiliki. Penelitian ini didasari oleh Teori Feminisme dan Teori Komunikasi Interpersonal. Metodologi penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif komparatif dengan teknik analisis data menggunakan uji cluster, crosstab dan chi square. Hasil dari penelitian ini yaitu terbentuk empat tipologi feminisme yaitu feminisme eksistensialis dan multikultural, feminisme modern, feminisme tradisional dan feminisme kritis. Lalu ditinjau dalam hal komunikasi interpersonal dengan pasangan yaitu feminisme eksistensialis dan multikultural, feminisme modern dan feminisme kritis memiliki komunikasi interpersonal yang baik kepada pasangan sedangkan feminisme tradisional memiliki komunikasi interpersonal yang cukup baik terhadap pasangan.
ENQUIRE OF THE IMPLEMENTATION OF EDUCATIONAL FUNCTION ON TELEVISI REPUBLIK INDONESIA (TVRI) AS A PUBLIC BROADCASTING INSTITUTION Ezki Tri Rezeki Widianti; Ade Armando; Pinckey Triputra
Profetik: Jurnal Komunikasi Vol. 16 No. 2 (2023)
Publisher : Faculty of Social Sciences and Humanities Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/pjk.v16i2.2818

Abstract

The function of education is traditionally attached to the role of the Public Broadcasting Service (PBS). Televisi Republik Indonesia (TVRI), stated in the Broadcasting Act 32/2002 as one of the public broadcasting institutions, along with Radio Republik Indonesia (RRI), are to carry out this educational function. This article will analyze the education function performed by TVRI. This research employs a single case study design. Data obtained through interviews and literature review. The results of the study show that educational broadcasts on TVRI have been around for a long time. The results of the documentation study show that educational broadcasts on TVRI receive a positive response from the public. Field research shows that one of the educational programs on TVRI, Study from Home (henceforth referred to as Belajar Dari Rumah/ BDR) has outperformed other public programs. Although traditionally considered one of the main functions of public television, the implementation of educational broadcasts, especially formal education on TVRI is not consistently carried out. The absence of formal education programs at TVRI was due to technical constraints in the form of a lack of compatible studio equipment to record formal education programs and unavailable budgets for the programs..