Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Uji antagonis Pseudomonas fluorescens untuk mengendalikan penyakit bercak ungu pada tanaman bawang merah Andri Laksono; Joko Gagung Sunaryono; Rika Despita
Agrovigor Vol 14, No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrovigor.v14i1.8327

Abstract

Penyakit bercak ungu pada tanaman bawang merah yang disebabkan oleh cendawan Alternaria porri dapat mengakibatkan  persentase kehilangan hasil panen mencapai 57%. Penggunaan fungisida kimia secara terus menerus memiliki dampak negatif bagi manusia dan lingkungan. Salah satu pengendalian yang aman dan ramah lingkungan yaitu pengendalian hayati dengan mikroorganisme antagonis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi terbaik agen hayati Pseudomonas fluorescens  untuk mengendalikan penyakit bercak ungu pada tanaman bawang merah varietas bauji. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan dan jumlah ulangan sebanyak  4 kali. Perlakuan tersebut meliputi : P1(kontrol), P2 (konsentrasi 20 ml/l), P3 (konsentrasi 40 ml/l), P4 (konsentrasi 60 ml/l), P5 (konsentrasi 80ml/l), P6 (konsentrasi 100 ml/l). Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis varian, dan uji lanjut menggunakan Duncan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Pseudomonas fluorescens 100 ml/l mampu mengendalikan penyakit bercak ungu dengan intensitas serangan sebesar 22,47%, selain itu Pseudomonas fluorescens mampu memperpanjang periode inkubasi penyakit dan menghasilkan bobot basah umbi yang berbeda nyata dibandingkan dengan kontrol.
Analisa Nilai Tambah dari Produk Marning Jagung dan Emping Jagung Prasetyo Kurniawan; Muhammad Saikhu; Joko Gagung Sunaryono
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 19 No. 1 (2020): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.518 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v19i1.409

Abstract

Jagung merupakan sumber energi tanaman di dunia yang mempunyai peranan penting, salah satunya dapat dijadikan alternatif sumber karbohidrat selain nasi. Di kalangan pelaku usaha bahan baku jagung, khususnya di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang sebagai sentra marning jagung dan emping jagung belum mengetahui pertambahan nilai antara produk marning jagung dan emping jagung yang di usahakan oleh mereka. Tujuan kajian ini adalah agar mengetahui nilai tambah antara produk marning jagung dan emping jagung dengan bahan baku jagung pipil. Analisis data dalam kajian ini menggunakan metode Hayami dengan menganalisis sebuah produk dalam satu kali produksi. Dari hasil kajian diperoleh data bahwa satu kali proses produksi marning mengalami penyusutan yang awal bahan baku pipil jagungnya sebanyak 500 kg menghasilkan produk 400 kg marning jagung dengan nilai tambah sebesar Rp. 20.748,00 sedangkan emping jagung yang awal baku pipil jagungnya sebanyak 500 kg menghasilkan produk 425 kg emping jagung dengan nilai tambah sebesar Rp. 37.682,00. Nilai tambah antara produk marning jagung dan emping jagung yang tertinggi, yaitu produk emping jagung, dikarenakan tenaga kerja dan sumbangan input lain yang dibutuhkan lebih rendah.
ANALISIS NILAI TAMBAH KULIT KOPI ARABIKA (Coffea arabica) SEBAGAI PRODUK OLAHAN TEH CELUP CASCARA DI DESA TAJI KECAMATAN JABUNG KABUPATEN MALANG Ni Made Krisna Indrayani; Joko Gagung Sunaryono; Eny Wahyuning Purwanti
Jurnal Pengolahan Pangan Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pangan.v7i2.77

Abstract

Desa Taji Kecamatan Jabung menghasilkan produksi kopi 300 ton per bulannya. Akibat produksi kopi yang tinggi, berdampak pada banyaknya limbah kulit kopi yang dihasilkan. Sejauh ini, pengolahan kopi yang dilakukan di Desa Taji sebatas panen lalu diolah menjadi produk akhir berupa bubuk kopi. Salah satu upaya pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dengan cara melakukan diversifikasi olahan, yakni teh cascara Arabika. Teh cascara merupakan teh dari kulit buah kopi matang berwarna merah yang dikeringkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasio penyeduhan teh celup cascara Arabika, selanjutnya akan dikembangkan ke aspek nilai tambah pengolahan teh cascara. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap 1 faktorial, yakni rasio penyeduhan teh kering : air (1:200; 3:200; 5:200). Variabel pengamatan uji organoleptik adalah warna, rasa, dan aroma. Analisis data yang digunakan adalah uji Friedman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuatan teh cascara dilakukan dengan proses pencucian buah kopi, pemisahan kulit dengan buah kopi, pengeringan kulit kopi, penggilingan dan pengepakan teh cascara yang dibuat dengan metode pengeringan food dehydrator. Rasio penyeduhan 3:200 merupakan perlakuan yang paling disukai oleh panelis menunjukkan rank Warna (2.80), Rasa (2.48), Aroma (2.62). Besar nilai tambah yang dihasilkan teh celup cascara adalah Rp. 16.072 dalam satu kali produksi.
Keragaman Arthropoda pada Teknologi Bujangseta di Tanaman Jeruk Siam Lisa Navitasari; Harwanto, Harwanto; Gagung Sunaryono, Joko; Purwanti, Eny Wahyuning
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 29 No. 4 (2024): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.29.4.590

Abstract

Bujangseta is a technology used throughout the year to produce citrus fruits. This technology has economically succeeded in increasing the income of citrus farmers by 23.5%. Sustainable management of bujangseta technology is neede, one of which is maintaining the sustainability of the agroecosystem. A stable agroecosystem ensures the availability of ecosystem services through nutrient cycling and the natural control of pest and disease populations. The stability of agroecosystems is coherent with the high biodiversity of arthropods. This study aims to evaluate the effect of applying the citrus plant bujangseta in Karangwidoro village and Krajan village, Dau District, Malang Regency, East Java, from June to December 2022. The two application methods were light trapping (lighttrap) and pit trap (pitfall glass), and the results were analyzed using a t-test. The diversity index, species richness index, species evenness index, and dominance index were calculated. The results showed that the detrivores of the Collembola group dominated the diversity of arthropods, the primary pest of the Diaphorina citri, and the predatory arthropods of Paederus sp. and Braconidae. Diversity and community structure of arthopods indicated there at significant differences in diversity, dominance, evenness, and species richness in those two locations. Bujangseta in the Krajan has a higher community structure compared to the Karangwidoro, showing that the ecosystem at the Krajan location is better preserved. Keywords: arthropods, bujangseta, citrus, community structure
Efektivitas Pemasaran Susu Jagung Melalui Strategi Digital Marketing dalam Upaya Peningkatan Nilai Tambah oleh UMKM di Desa Sidokumpul Kecamatan Lamongan Sunaryono, Joko Gagung; Zagita, Nadia Ingrid; Romadi, Ugik
Jurnal Penyuluhan Vol. 21 No. 01 (2025): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/21202547513

Abstract

Strategi pemasaran menjadi hal yang akan mendukung keberlanjutan dan berkembangnya suatu usaha. Berbelanja online adalah efek penggunaan internet, yang memungkinkan para pembeli untuk melakukan penyebaran positive word of mouth dan berpotensi memberikan efek promosi ke pembeli lain. Salah satu UMKM di Desa Sidokumpul merupakan pelopor produk olahan jagung yaitu minuman susu jagung di Kecamatan Lamongan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemasaran melalui digital marketing berdasarkan analisis SWOT dan metode FGD serta untuk dapat mengetahui efektifitas pemasaran susu jagung melalui digital marketing. Penelitian menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam kajian ini adalah seluruh anggota kelompok Wanita UMKM di Desa Sidokumpul sejumlah 25 orang. Penetapan sampel menggunakan teknik sensus sampling yaitu mengambil keseluruhan dari jumlah pupulasi yang ada. Penelitian ini menghasilkan tiga strategi yang dinyatakan sebagai strategi terbaik berdasarkan strategi SO dengan total skor 4,15. Hasil dari implementasi strategi diamati selama kurun waktu dua minggu dan dinyatakan efektif berdasarkan hasil perhitungan efektivitas pemasaran sebesar 125%.
Preferensi Konsumen terhadap Mangga Putar Pasuruan: Implementasi Discrete Choice Experiment terhadap Atribut Produk dan Willingness to Pay Maghrobi, Aghitsni Aulia; Sunaryono, Joko Gagung; Sule, Suryaman
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i2.19195

Abstract

Mangga Putar Pasuruan is one of the distinctive varieties from Pasuruan, East Java, which has significant economic potential and cultivation value. However, this horticultural product has not yet been maximally optimized in its marketing strategy. This research aims to analyze consumer preferences for Pasuruan Spin Mango, focusing on several attributes prioritized by consumers such as taste, size, packaging, and price. The purpose of this research is: 1) Identifying the characteristics of Mangga Putar Pasuruan consumers, 2) Analyzing consumer preferences for Mangga Pasuruan attributes, and 3) Analyzing the marginal Willingness to Pay for Mangga Putar Pasuruan. The descriptive quantitative study using the Discrete Choice Experiment (DCE) approach is the method employed in this research. Non-probability sampling with random or accidental sampling techniques was used to determine the research sample. This research was conducted online through a questionnaire distributed on social media with the criteria that respondents had previously consumed Mangga Putar Pasuruan. The number of respondents collected was 239 respondents. The research results show that respondents prefer attributes such as sweet taste, medium size, large cardboard packaging, and an affordable price of IDR 10,000. Meanwhile, the sociodemographic aspect produced several attribute combinations that matched the characteristics of each respondent. Additionally, the attribute of sweetness has a high value in the marginal Willingness to Pay results. From the results of this study, farmers or producers of Mangga Putar Pasuruan need to develop market-oriented marketing strategies by adjusting production and distribution of products based on the attributes most favored by consumers.
Pemberian Pakan Complete Feed Domba (CFD) Pada Usaha Pembibitan Domba Ditinjau Dari Nilai Ekonomis Studi Kasus di Peternakan UD Kambing Burja Lawang Kabupaten Malang Cahyanti, Ratih Laraswati Dwi; Aini, Fitria Nur; Sunaryono, Joko Gagung
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol. 8 No. 2 (2025): JNT Jurnal Nutrisi Ternak Tropis September
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2025.008.02.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pemberian pakan Complete Feed Domba (CFD) terhadap tingkat kebuntingan domba melalui metode Inseminasi Buatan (IB) laparoskopi, serta menilai aspek ekonomis usaha pembibitan di peternakan UD Kambing Burja Lawang Kab. Malang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 sampai Desember 2024. Permasalahan utama yang diangkat adalah menurunnya populasi domba, sehingga IB laparoskopi menjadi alternatif untuk mempercepat peningkatan populasi. Namun, keberhasilan metode ini juga dipengaruhi oleh kualitas pakan yang diberikan. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, menggunakan teknik purposive sampling. Sebanyak 21 ekor domba betina jenis Awassi dan Lokal DEG digunakan sebagai sampel dan diberi pakan CFD. Analisis data menggunakan data primer dan sekunder yang bersifat kuantitatif dipaparkan secara deskriptif. Variabel yang diamati meliputi konsumsi pakan, performa ternak (Body Condition Score, pertambahan bobot badan harian, dan Feed Conversion Ratio), tingkat keberhasilan IB laparoskopi, dan nilai ekonomis usaha. Hasil penelitian menunjukkan kandungan nutrisi pakan CFD telah memenuhi standar NRC, tetapi tingkat kebuntingan yang dicapai masih rendah, yaitu sebesar 38%. Hal ini disebabkan pemberian hijauan tidak konsisten sehingga jumlah konsumsi bahan kering pakan didapat 2,8% BB dengan kriteria tidak memenuhi standar NRC. Analisis nilai ekonomis dari aspek efisiensi ekonomi didapatkan nilai sebesar 1,13 dan nilai IOFC sebesar Rp 108.320 per ekor, menunjukkan bahwa pakan CFD efisien dan efektif secara ekonomi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan pakan CFD akan optimal memberikan nilai ekonomis dan peningkatan keberhasilan IB laparoskopi pada usaha pembibitan domba apabila manajemen pemberian pakan hijauan dan konsentrat CFD yang diberikan selalu konsisten tersedia untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ternak induk domba.
ANALISIS KEBERLANJUTAN PENGHIDUPAN DAN USAHA PETERNAKAN KAMBING DAN DOMBA DI KABUPATEN TULUNGAGUNG Hana Nur Eritrina; Joko Gagung Sunaryono
BUANA SAINS Vol 25, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/bs.v25i3.7753

Abstract

Goat and sheep farming in Tulungagung Regency plays a crucial role in rural livelihoods, yet it still faces economic vulnerability, institutional limitations, and environmental pressures. Furthermore, studies on sustainability, which link livelihood assets to business performance at the local level, are still limited. This study aims to assess the level of livelihood and business sustainability among farmers and identify key livelihood assets that influence business resilience. Data were collected from 73 farmers through structured questionnaires and analysed using an ordinal scoring method (1–3) for 14 indicators grouped into five livelihood assets and three dimensions of sustainability (economic, social, and environmental). The results show that 49.32% of farmers have achieved the sustainable livelihood category, while 54.79% of businesses remain in the moderately sustainable category. The environmental dimension shows the best performance, and the economic dimension is the weakest, due to low income, limited access to capital, and price fluctuations. The main obstacles faced include livestock diseases, limited feed, and lack of institutional support. It can therefore be concluded that the sustainability of goat and sheep farming businesses in Tulungagung is still relatively fragile and requires strengthening in economic and institutional aspects, particularly through increased access to capital, feed provision, and strengthening of marketing institutions.
Evaluasi Pemberian Pakan Complete Feed Domba (CFD) Berbahan Baku Lokal Pada Usaha Penggemukan Domba Ditinjau Dari Nilai Ekonomi Dipeternakn UD Kambing Burja Lawang Kabupaten Malang Ningtyas, Novi Faradilla Dwi; Aini, Fitria Nur; Sunaryono, Joko Gagung
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol. 9 No. 1 (2026): JNT Jurnal Nutrisi Ternak Tropis March
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2026.009.01.8

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi manajemen pakan Complete Feed Domba (CFD) berbahan baku lokal terhadap performa produksi dan nilai ekonomi usaha penggemukan domba di Peternakan UD. Kambing Burja Lawang, Kabupaten Malang. Pakan CFD dirancang untuk mengoptimalkan kebutuhan nutrisi domba dengan menggunakan bahan lokal seperti pongkol singkong, kulit kopi, kulit singkong, dan bungkil kopra, untuk mengurangi ketergantungan pada hijauan yang berfluktuasi serta menekan biaya produksi. Penelitian ini dilakukan selama dua bulan (November 2024 - Januari 2025) menggunakan metode observasi dan wawancara. Sampel domba dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan jenis ternak (Dorper, Awassi, Lokal), jenis kelamin, umur dan kondisi kesehatan. Data yang dikumpulkan meliputi konsumsi pakan, analisis kadar air, bobot badan awal dan akhir, pertambahan bobot badan harian (PBBH) konversi pakan serta analisis efisiensi dan analisis kelayakan finansial (R/C Ratio, B/C Ratio, ROI, Payback Period, dan BEP). Hasil penelitian menunjukan bahwa pakan Complete Feed Domba (CFD) berbahan baku lokal sudah memenuhi standar NRC dan memiliki kualitas nutrisi yang sesuai, sehingga mampu menghasilkan rata-rata konsumsi bahan kering sebesar 1,48 kg/ekor/hari atau 4,5% dari bobot badan, dengan rata-rata pertambahan bobot badan harian sebesar 245,0±76,6 g/ekor/hari, nilai efisiensi sebesar 17,7%, dan konversi pakan (FCR) sebesar 5,6 yang menunjukan efisien cukup baik. Secara sisi ekonomi, usaha ini layak dijalankan dengan nilai R/C Ratio 1,24, B/C Ratio 0,24, ROI 13,1% per periode, dan periode balik modal (Payback period) selama 1,4 tahun. Titik impas usaha (BEP unit) tercapai pada penjualan minimal 21-22 ekor domba/periode dengan harga jual minimal Rp. 2.460.700/ekor. Hasil penelitian ini merekomendasikan penggunaan pakan Complete Feed Domba (CFD) berbahan baku lokal sebagai alternatif strategis dalam usaha penggemukan domba, guna meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha peternakan secara ekonomis.