Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Pembelajaran Al-Qur’an Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam Hengki Saputra; Andika Triharnedy; Demina Demina; Zulmuqim Zulmuqim
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11403

Abstract

Studi ini memiliki tujuan untuk menganalisis serta mendeskripsikan implementasi kurikulum pembelajaran Al-Qur’an dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam. Dalam penulisan artikel ini penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan atau library research, metode ini dikenal dengan penelitian kepustakaan karena dalam penelitian semua bahannya diperoleh dari sumber-sumber pustaka, seperti buku, jurnal, skripsi, tesis, dan lainnya. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis konten yang berarti menganalisis data dari dokumen yang ada seperti naskah, siaran radio, televisi, dan lainnya.Hasil studi menunjukkan bahwa untuk meningkatkan mutu pendidikan, maka lembaga pendidikan harus memperhatikan semua komponen yang akan mempengaruhi pendidikan tersebut, komponen-komponen tersebut adalah sebagai berikut: peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, kurikulum, sarana dan prasarana, pengelolaan sekolah, atau lembaga pendidikan, pengelolaan proses pembelajaran, pengelolaan dana, serta evaluasi dari pendidik. Kurikulum merupakan salah satu komponen yang memegang peran sangat penting dalam meningkatkan mutu pendidikan, karena itu kurikulum yang dikembangkan oleh lembaga pendidikan harus memiliki kualitas yang baik, terlebih jika kurikulum tersebut berkaitan dengan agama Islam, maka kurikulum tersebut harus dipersiapkan dengan semaksimal mungkin agar dapat terimplementasi dengan baik.
Pengelolaan Sarana dan Prasarana dalam Pembelajaran di SLB Negeri 1 Lima Kaum Taftikhul Ummu Sa’adah; Demina Demina; Vicky Rizki Febrian; Abhanda Amra
Jurnal Manajemen Pendidikan Islam (MANAPI) Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/manapi.v1i2.7868

Abstract

The main problem in this thesis is that SLB Negeri 1 Lima Kaum in managing educational facilities and infrastructure has made plans but in the procurement of facilities and infrastructure it is not in accordance with the plans that have been made, there are some teachers who do not utilize the existing facilities and infrastructure optimally due to lack of ability. in operating teaching aids and learning media. The purpose of this study is to explain the management of facilities and infrastructure in learning. This research uses qualitative methods and takes place in SLB Negeri 1 Lima Kaum. Data analysis techniques used in this study are data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The technique of checking the validity of the author's data uses several techniques, namely: triangulation and using reference materials. Based on the results of research conducted by researchers, it can be concluded that the management of facilities and infrastructure in improving the quality of learning in SLB Negeri 1 Lima Kaum includes aspects of planning, procurement, use and maintenance of facilities and infrastructure. The management of facilities and infrastructure at SLB Negeri 1 Lima Kaum has several obstacles in its implementation, such as the lack of school land, insufficient school funds, lack of learning tools, and students who do not maintain school facilities and infrastructure. This has resulted in the management of facilities and infrastructure in SLBN 1 Lima Kaum not running optimally
Dampak Kurikulum Cinta Terhadap Sikap Peserta Didik Elga Ramanda Fitri; Leni Ratuna Ningsih; Yeni Fitri; Tensiswarni Tensiswarni; Rici Novika; Demina Demina
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kurikulum cinta dalam pendidikan Islam sebagai wujud pendidikan transformatif serta mengkaji dampaknya terhadap perspektif dan sikap peserta didik. Kurikulum cinta merupakan suatu pendekatan pedagogis yang menjadikan nilai-nilai kasih sayang, rahmah, dan mahabbah sebagai basis utama dalam proses pembelajaran. Dalam tradisi pendidikan Islam, cinta kepada Allah, Rasul, sesama manusia, dan alam semesta merupakan fondasi akhlak yang perlu diinternalisasikan secara sistematis. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan analisis kualitatif terhadap sumber-sumber primer dan sekunder, mencakup teks Al-Qur'an, hadis, kitab klasik pendidikan Islam, serta kajian kontemporer tentang pendidikan transformatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kurikulum cinta dalam pendidikan Islam memiliki landasan teologis dan filosofis yang kuat; (2) implementasi kurikulum cinta mampu membentuk perspektif peserta didik menjadi lebih humanis, inklusif, dan rahmatan lil 'alamin; (3) dampaknya terhadap sikap peserta didik meliputi peningkatan empati, toleransi, tanggung jawab sosial, dan ketahanan mental-spiritual. Penelitian ini merekomendasikan agar lembaga pendidikan Islam secara struktural memasukkan kurikulum cinta ke dalam rancangan pembelajaran sebagai strategi transformasi pendidikan yang menyeluruh.
Love Curriculum: Weaving Harmony in Islamic Education Reni Susanti; Uki Lestari; Nanda Mesrawita; Mira Shalwati; Eva Nursanti; Demina Demina
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.652

Abstract

This article examines the Love Curriculum as a paradigm of Islamic education that positions rahmah, empathy, tolerance, and social responsibility as the core of the learning process. This discussion is relevant because contemporary Islamic education frequently encounters tension between cognitive achievement, administrative expectations, and the need to cultivate humane moral character. The study applies a qualitative approach through library research. The data were drawn from scholarly articles, books, and related documents concerning the Love Curriculum, humanistic Islamic education, pedagogical love, hidden curriculum, and two supplementary Google Books sources. The data were examined using thematic content analysis involving data reduction, thematic coding, conceptual synthesis, and the formulation of educational implications. The study highlights three principal findings. First, the Love Curriculum should not be reduced to a romanticized policy phrase, since it represents a theo-humanistic framework that integrates reason, conscience, and spirituality. Second, the value of love can be translated into educational practice through Panca Cinta, empathy, compassion, tolerance, justice, respect, cooperation, responsibility, and creativity. Third, harmony in Islamic education cannot rely solely on formal curriculum documents but must also be supported by the hidden curriculum through teacher exemplarity, a safe school or madrasah culture, dialogical learning, and measurable affective assessment. This article concludes that the Love Curriculum may become a transformative strategy for Islamic education when it is consistently reflected in learning objectives, content, methods, institutional culture, and assessment.