Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Nama Sebagai Simbol Dan Bahasa Gaul Erwan Efendi; Syifa Arrahmah; Muhammad Nur; Cindy Patikasari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11628

Abstract

Bahasa adalah alat komunikasi yang dipakai oleh masyarakat untuk mengekspresikan gagasan yang telah menjadi konsensus bersama. Ekspresi bahasa tersebut menggambarkan kecenderungan masyarakat penuturnya. Oleh karenanya, untuk mempelajari dan menjelaskan bahasa niscaya harus melibatkan aspek-aspek sosial yang mencitrakan masyarakat tersebut. Maka itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara bahasa wanita dan pria, ragam dalam bahasa inggris, dan bagaimana pengalihan bahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe riset kepustakaan (library research) dan teknik analisis konten (content analysis). Selain itu, pendekatan historis diterapkan guna pendalaman kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara bahasa dan jender merupakan hubungan antara bahasa dan gagasan kita tentang pria dan perempuan, serta menerjemahkan merupakan suatu proses pengalihan bahasa sumber ke bahasa sasaran.
Lintas Etnis dan Agama dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan di Kelurahan Perumnas Mandala Muktarruddin Muktarruddin; Syifa Arrahman; Muhammad Nur; T. Rifa Hanafi; Rahmat Ridho Aljaera
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan yang dilakukan dengan kerjasama antara berbagai agama yang berada dilingkungan Perumanas Mandala, dann kita akan mengetahui faktor dan respon masyarakat lingkungan Perumnas Mandala akan kepeduliannya terhadap kebersihan lingkungan sekitar. Penelitian ini dilangsungkan dengan pendekatan metode kualitatif deskriptif yang diambil dengan beberapa proses seperti observasi, dan wawancara kepada para responden penelitian. Kriteria responden antara lain seseorang atau kelompok yang memiliki pandangan serta pengamatan dan mempunyai pengetahuan dan interpretasi tertendu yang menggambarkan suatu refleksi yang bertujuan kepada seluruh aspek kegiatan dalam proses penelitian terhadap objek penelitian. Subjek penelitian yang akan diambil datanya dalam penelitian ini adalah populasi dari warga masyarakat di Kecamatan Perumnas Mandala, penelitian ini menggunakan populasi daerah tertentu sebagai subjek penelitian. Proses analisis pada metode ini adalah dengan mengumpulkan data dan diolah menggunakan tabel sehingga mendapatkan hasil olahan data kualitatif tentang peningkatan partisipasi masyarakat terhadap kebersihan lingkungan serta mengetahui apakah ada hubungan antara pemahaman antar agama terhadap kebersihan yang dikatakan pada kebanyakan orang merupakan sebagian daripada iman di Kelurahan Perumnas Mandala. Hasil pengolahan data dalam bentuk analisis deskriptif yang menjabarkan data yang telah didapatkan dalam bentuk tabel-tabel dan dideskripsikan berbentuk kesimpulan dari pembahasan pengaruh keikutsertaan warga masyarakat dalam menyokong keberhasilan rencana pembangunan untuk meberikan efek yang positif mengenai keindahan dan tingkat kebersihan wilayah.
Peran Konseling Individu dalam Mengatasi Betrayal Trauma (Trauma Pengkhianatan) Ainul Mardiyah; Muhammad Ayyubi; Muhammad Nur; Muhammad Kahfi Saragih
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/8mkfn246

Abstract

Fenomena betrayal trauma (trauma pengkhianatan) dalam hubungan interpersonal merupakan isu psikososial yang memberikan dampak destruktif bagi kesejahteraan mental individu, khususnya di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran dan efektivitas konseling individu dalam membantu proses pemulihan mahasiswa yang mengalami trauma akibat pengkhianatan romantis, finansial, dan manipulasi emosional. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tiga narasumber laki-laki berusia 21-25 tahun yang belum menikah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trauma pengkhianatan memicu gangguan kecemasan, insomnia, hilangnya kepercayaan diri, hingga gejala PTSD ringan. Implementasi konseling individu melalui teknik restrukturisasi kognitif (Cognitive Behavioral Therapy), terapi naratif, dan latihan regulasi emosi terbukti efektif dalam merekonstruksi pola pikir negatif narasumber. Proses konseling membantu narasumber memahami batasan hubungan yang sehat, memvalidasi emosi yang tertekan, dan mendorong pertumbuhan pasca-trauma (post-traumatic growth). Temuan ini menegaskan bahwa intervensi konseling yang personal dan terstruktur sangat krusial untuk mengembalikan fungsi sosial dan resiliensi mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan layanan bimbingan konseling di lingkungan perguruan tinggi sebagai sarana mitigasi dampak trauma interpersonal agar tercipta lingkungan akademik yang lebih sehat dan inklusif.