Kemampuan membaca permulaan merupakan fondasi penting bagi keberhasilan belajar peserta didik, namun observasi awal di kelas 1 SD Negeri 146 Asaan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik masih mengalami kesulitan membaca akibat minimnya penggunaan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan media Big Book dalam mengatasi kesulitan membaca permulaan peserta didik kelas 1 SD Negeri 146 Asaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif model Kemmis dan Mc. Taggartyang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek sebanyak 17 peserta didik. Data dikumpulkan melalui tes membaca permulaan, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang konsisten pada setiap tahapan tindakan. Rata-rata skor pada pra siklus sebesar 59,12 dengan ketuntasan 11,76 persen, meningkat menjadi 68,94 dengan ketuntasan 35,29 persen pada siklus I, dan mencapai 80,88 dengan ketuntasan 88,24 persen pada siklus II, melampaui indikator keberhasilan sebesar 80 persen. Peningkatan ini menegaskan bahwa media Big Book mampu memperbaiki kemampuan pelafalan, intonasi, kelancaran, dan kejelasan suara peserta didik, sekaligus meningkatkan motivasi dan keberanian membaca. Temuan ini konsisten dengan sejumlah penelitian terdahulu yang membuktikan efektivitas media Big Book dalam pembelajaran membaca permulaan di sekolah dasar. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru dalam merancang pembelajaran membaca yang inovatif serta menjadi rujukan bagi penelitian lanjutan mengenai pengembangan media literasi kelas awal.