Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Sistem Informasi Manajemen Aplikasi Pesona Tanah Datar Pada Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Tanah Datar Ratih Oktayuresti; Syamsir Syamsir; Windi Kurnia Putri; Widea Pitaloka; Wike Putri Meilia; Zidane Alfarizi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN, BAHASA, SASTRA, SENI, DAN BUDAYA Vol. 1 No. 2 (2022): November : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN, BAHASA, SASTRA, SENI, DAN BUD
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.019 KB) | DOI: 10.55606/mateandrau.v1i2.162

Abstract

The management information system in the form of the “Pesona Tanah Datar” application is part of Digital Governance which aims to realize good governance by utilizing technology. Modern tourism really needs technology for marketing, documentation and data collection which is very important to support the development of tourism as well as providing information services to the public regarding tourism, youth and sports in Tanah Datar district. applicable tourism information to support and develop regional tourism. This tourism information system will provide optimal value benefits when used in conjunction with a good tourism website and tourism multimedia. This study aims to determine the Implementation of the Pesona Tanah Datar Application Management Information System at the Youth and Sports Office of Tanah Datar Regency. In this study the authors used a descriptive qualitative research type. Data collection was not guided by theory, but guided by facts found in the field. Therefore, the data analysis carried out is inductive based on the facts found and can then be constructed into hypotheses and theories. The results showed that the implementation of a flat land charm management information system at the Department of Tourism, Youth and Sports went well.
Pendekatan Advokasi Berbasis Kearifan Lokal dalam Penyelesaian Konflik Pembangunan Wilayah Transmigrasi Wike Putri Meilia; Aldri Frinaldi; Asnil; Angga Putra Tri Rezeki
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik dalam pembangunan wilayah transmigrasi di Indonesia merupakan persoalan kompleks yang tidak hanya berkaitan dengan distribusi lahan dan ketimpangan ekonomi, tetapi juga melibatkan benturan nilai, identitas, dan sistem pengetahuan antara masyarakat lokal dan aktor pembangunan. Pendekatan penyelesaian konflik yang bersifat teknokratis dan administratif terbukti belum mampu menyentuh akar sosial-kultural konflik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran advokasi berbasis kearifan lokal dalam penyelesaian konflik pembangunan wilayah transmigrasi serta implikasinya terhadap transformasi kebijakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, dianalisis menggunakan Advocacy Coalition Framework (ACF) untuk memahami dinamika aktor, sistem keyakinan, dan proses pembelajaran kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal berfungsi tidak hanya sebagai aset budaya, tetapi juga sebagai instrumen advokasi yang memiliki legitimasi sosial kuat dalam memengaruhi proses kebijakan. Analisis ACF mengungkap adanya dua koalisi utama, yakni koalisi pembangunan berorientasi pertumbuhan dan koalisi berbasis kearifan lokal, yang berinteraksi melalui proses pembelajaran kebijakan. Penelitian ini merumuskan model advokasi integratif berbasis kearifan lokal yang mencakup tahapan pembingkaian isu, pembangunan koalisi, serta pelembagaan kebijakan. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi nilai lokal dalam strategi advokasi sebagai pendekatan yang lebih inklusif, kontekstual, dan berkelanjutan dalam penyelesaian konflik pembangunan wilayah transmigrasi.