Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendekatan Advokasi Berbasis Kearifan Lokal dalam Penyelesaian Konflik Pembangunan Wilayah Transmigrasi Wike Putri Meilia; Aldri Frinaldi; Asnil; Angga Putra Tri Rezeki
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik dalam pembangunan wilayah transmigrasi di Indonesia merupakan persoalan kompleks yang tidak hanya berkaitan dengan distribusi lahan dan ketimpangan ekonomi, tetapi juga melibatkan benturan nilai, identitas, dan sistem pengetahuan antara masyarakat lokal dan aktor pembangunan. Pendekatan penyelesaian konflik yang bersifat teknokratis dan administratif terbukti belum mampu menyentuh akar sosial-kultural konflik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran advokasi berbasis kearifan lokal dalam penyelesaian konflik pembangunan wilayah transmigrasi serta implikasinya terhadap transformasi kebijakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, dianalisis menggunakan Advocacy Coalition Framework (ACF) untuk memahami dinamika aktor, sistem keyakinan, dan proses pembelajaran kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal berfungsi tidak hanya sebagai aset budaya, tetapi juga sebagai instrumen advokasi yang memiliki legitimasi sosial kuat dalam memengaruhi proses kebijakan. Analisis ACF mengungkap adanya dua koalisi utama, yakni koalisi pembangunan berorientasi pertumbuhan dan koalisi berbasis kearifan lokal, yang berinteraksi melalui proses pembelajaran kebijakan. Penelitian ini merumuskan model advokasi integratif berbasis kearifan lokal yang mencakup tahapan pembingkaian isu, pembangunan koalisi, serta pelembagaan kebijakan. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi nilai lokal dalam strategi advokasi sebagai pendekatan yang lebih inklusif, kontekstual, dan berkelanjutan dalam penyelesaian konflik pembangunan wilayah transmigrasi.
Budaya Inovasi yang Dipaksakan: Kritik atas Lomba Inovasi Pelayanan Publik Mulyadi; Aldri Frinaldi; Angga Putra Tri Rezeki
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3655

Abstract

Artikel ini bertujuan mengkaji secara kritis praktik lomba inovasi pelayanan publik dan implikasinya terhadap pembentukan budaya inovasi dalam organisasi sektor publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan narrative review dengan menelaah literatur internasional yang relevan mengenai inovasi sektor publik, budaya organisasi, dan mekanisme kompetisi dalam reformasi birokrasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa orientasi berlebihan pada indikator kinerja, pemeringkatan, dan tuntutan institusional dalam lomba inovasi berpotensi menggeser inovasi dari proses pembelajaran organisasi menjadi artefak simbolik yang bersifat administratif. Praktik tersebut cenderung melemahkan motivasi intrinsik aparatur, membatasi kolaborasi lintas aktor, serta menghambat keberlanjutan inovasi dan transformasi birokrasi. Artikel ini menegaskan perlunya reorientasi kebijakan inovasi pelayanan publik dari pendekatan kompetitif menuju pendekatan yang menekankan penciptaan nilai publik, pembelajaran organisasi yang berkelanjutan, dan partisipasi masyarakat sebagai fondasi utama penguatan budaya inovasi di sektor publik
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembentukan dan Penguatan Kelembagaan Kelompok Sadar Lingkungan sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan di Nagari Sungai Batang Aldri Frinaldi; Boni Saputra; Desri Nora AN; Ichsan Nasution; Yose Fajar Pratama; Adil Mubarak; Syamsir Syamsir; Asnil Asnil; Angga Putra Tri Rezeki; Irvan Renaldi
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v5i3.10457

Abstract

This community service program aims to empower the community of Nagari Sungai Batang, Agam Regency, by establishing and strengthening the Environmental Awareness Group (POKDARLING) to preserve the local ecosystem. This initiative involves youth and community leaders as agents of change in environmental conservation. The method employed is the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach, which includes surveys, discussions, lectures, brainstorming sessions, and mentoring, conducted over six months (January–June 2025). The results of the activity demonstrate the establishment of a legitimate POKDARLING organizational structure through Village Head Decree No. 26 of 2025, increased community knowledge regarding environmental awareness, as well as the formation of the Youth Forum for Environmental Care and the implementation of environmental cleanup actions, all serving as tangible evidence of the program’s success. This program is expected to serve as a model for community-based environmental management that other villages in the surrounding area can adopt.
The Dynamics of the Relationship Between Government and Citizens from the Perspective of Administrative Court Decisions: Dinamika Hubungan antara Pemerintah dan Warga Negara dalam Perspektif Keputusan Tata Usaha Negara Angga Putra Tri Rezeki; Aldri Frinaldi; Roberia
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 9 No 6 (2025): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA)
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v9i6.5687

Abstract

The relationship between the government and citizens within the realm of administrative law often encounters tensions, particularly when State Administrative Decisions (Keputusan Tata Usaha Negara/KTUN) fail to embody principles of justice and the protection of rights. This study aims to explore the dynamics of this relationship by analyzing academic literature related to KTUN. The research employs a systematic literature review combined with a bibliometric approach using 176 journal articles sourced from Google Scholar. Overlay visualization analysis was conducted through VOSviewer software to identify thematic trends and keyword co-occurrence. The results reveal that terms such as e-government, authority, and state administrative decision dominate recent academic discourse, indicating the growing relevance of digital governance and administrative accountability. The study finds that the effectiveness of KTUN is closely linked to its legal validity, institutional accountability, and the extent of public participation in administrative processes. This research highlights a critical gap in how KTUN is formulated and implemented in practice, suggesting that existing administrative legal frameworks may lack responsiveness to evolving societal needs. The novelty of this study lies in its bibliometric-based mapping of current academic perspectives on KTUN, which provides a clearer understanding of emerging patterns and theoretical directions in the field. The study recommends strengthening adaptive legal frameworks in state administration that are more participatory and responsive to societal transformations, thereby improving the quality of public decisions and governance outcomes in Indonesia.