Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis pemungutan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Klaten Tri Nur Rohmah; Anastasia Luruk Nahak; Iwan Budiherwanto; Susianti Susianti; Annida Khoiriani
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 11 No. 3 (2022): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/pdpd.v11i3.23536

Abstract

Land and Building Tax Rural and Urban sector (PBB-P2) is a source of regional own-source revenue from the local tax sector, whose management has been transferred to the local government since 2013. Some regions have made it a potential source of local revenue, or even a reliable source of income. PBB-P2 in districts is one that has a positive trend in its realization because it always increases from year to year. This study aims to analyze the effectiveness of PBB-P2 collection and see its contribution to local taxes and Local Revenue in Klaten Regency in the 2016-2020 period. The research method is to use a descriptive quantitative approach and analysis of effectiveness and contribution analysis. The results of the study show that the trend of realization of PBB-P2 revenues is always increasing, while the average level of effectiveness is very effective except for 2019 (effective). PBB-P2’s contribution to regional taxes and PAD is very significant. Increasing the achievement of PBB-P2 can be done by increasing socialization and educating the public regarding the importance of taxes for development and validating turnover data in the SPTPD (Regional Tax Notification Letter) so that no potential is overlooked.
KELINCAHAN KOMUNIKASI DAN KUALITAS KERJA SAMA MENUJU EFISIENSI KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA DIMASA NEW NORMAL BERBASIS KOMPETENSI DIGITAL Tri Nur Rohmah
Stability: Journal of Management and Business Vol 3, No 1 (2020): July
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sta.v3i1.6432

Abstract

AbstrakEra normal baru telah mengejar perilaku baru dan kompetensi baru untuk melakukan perubahan. Kompetensi digital dan kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik untuk melayani pariwisata merupakan tantangan baru dalam manajemen destinasi pariwisata. mangunan adalah salah satu dari beberapa desa di jogjakarta yang memiliki pendapatan sendiri dari sektor pariwisata. manajemen tujuan dipegang oleh pemuda dan diawasi oleh pemerintah desa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana model peningkatan kinerja sumber daya manusia dipengaruhi kelincahan komunikasi dan kerjasama berbasis kompetensi digital karyawan destinasi pariwisata di Mangunan, Bantul, Jogjakarta. Data yang diperoleh dari kuesioner yang diberikan kepada 78 karyawan tujuan Wisata Mangunan dianalisis dengan alalisis software statistik PLS (Partial Least Square), maka kesimpulan hipotesisnya adalah sebagai berikut: kelincahan komunikasi memiliki hubungan yang signifikan dengan kerja tim, kelincahan komunikasi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja, kerja tim akan mempengaruhi peningkatan kinerja, kompetensi digital tidak memoderasi hubungan antara kelincahan komunikasi dan kinerja dan hubungan antara kerja tim dan kinerja.Kata Kunci : kinerja; kerja tim; kelincahan kompetensi digital; dan komunikasi; normal baru.AbstractThe new normal era has pursue a new behaviour and new competence to take the changes. Digital competence and the ability to communicate well to serve the tourism is a new challenge in tourism destination management.   mangunan is one of several vilages in jogjakarta which has its own income from tourism sectors. the destination management held by the youth and supervised by the villange goverment. This research purposed to examine how the model of performance improvement of human resources is influenced Communication agility and cooperation based on digital competency Tourism destination employee in Mangunan, Bantul,  Jogjakarta. The data obtained from questionaire given to 78 Mangunan Tourism destination employee were analized with PLS statistic software  alalysis ( Partial Least Square), then the hypothesis conclusion is as follows : communication agility has significant relationship with team work, communication agility  has significant effect on improving the performance, team work will affect the performance improvement, digital competency does not moderate the relationship between communication agility and performance and  the relationship between the team work and performance.Keywords :  performance;  teamwork; digital competency agility; and communication; new normal.
Analisis Kontribusi Pajak Hotel Terhadap Pajak Daerah Di Kabupaten Bantul Tahun 2016-2020 Daniel Yosepho Trimillenio Wodong; Tri Nur Rohmah; Iwan Budiherwanto
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5718

Abstract

Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui besarnya kontribusi pajak hotel terhadap pajak daerah tahun 2016–2020, untuk mengetahui perkembangan kontribusi Pajak Hotel terhadap hasil pajak daerah Kabupaten Bantul tahun 2016–2020, untuk mengetahui besarnya prediksi penerimaan Pajak Hotel terhadap pajak daerah Kabupaten Bantul tahun 2021–2025, untuk mengetahui faktor penghambat yang dihadapi dalam meningkatkan Pajak Hotel dan upaya yang dilakukan oleh Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Bantul dalam meningkatkan Pajak Hotel. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa a. Kontribusi pajak hotel terhadap pajak daerah pada tahun 2016–2020 berkisar antara 1,004% hingga 0,726%.(2) Ada perkembangan kontribusi pendapatan pajak hotel yang signifikan terhadap pajak daerah di Kabupaten Bantul pada tahun 2016 sampai dengan tahun 2020. b. Besarnya prediksi penerimaan pajak hotel terus meningkat setiap tahunnya pada tahun 2021 diprediksikan mengalami kenaikan sebesar Rp.2.935.705.234 kemudian naik menjadi Rp. 3.184.660.886 pada tahun 2022. c. Faktor penghambat yang dihadapi oleh Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Bantul dalam meningkatkan pajak hotel diantaranya yaitu terjadinya penurunan jumlah wisatawan, fluktuasi ekonomi, kurangnya kepatuhan wajib pajak dalam membayar, adanya wajib pajak yang tidak melaporkan omzet yang sebenarnya, adanya wajib pajak baru yang belum terdaftar sebagai wajib pajak.